Gubernur Jabar Kirim Anak Nakal ke Militer, Josephine: Setuju Sekali!

Jakarta, Jurnaliswarga.id – Anggota DPRD DKI Jakarta Josephine Simanjuntak setuju dengan Gubernur Jawa Barat Dedy Mulyadi Terkait anak nakal dikirim ke  barat militer untuk mengikuti serangkaian pendidikan.

“Saya setuju sekali, karena sangat berguna untuk melatih mental anak-anak agar hidup beretika dan bermoral,” kata Joshepine melalui telepon selulernya, Minggu (11/5/2025).

Joshepine Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini menyatakan keprihatinannya terhadap masa depan para pemuda saat ini.

“Bayangkan sekarang anak-anak tawuran, babak belur, bukannya ditolong, malah teman-temanya membikin konten video, how came? (Koq bisa),” Jelas Politisi PSI ini.

Oleh sebab itu, menurut Komisi C ini, apa yang dilakukan oleh Gubernur Jabar Dedy Mulyadi adalah salah satu langkah yang tepat untuk mengatasi persoalan tersebut.

Baca Juga:  <em>Presiden akan Keluarkan Inpres untuk Selesaikan Rekomendasi Tim PPHAM</em>

Menurut Dedi Mulyadi kriteria yang membuat seorang anak dianggap nakal dan layak dikirim ke barak militer yaitu:

1. Anak yang sering terlibat dalam tawuran, baik di lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.

2. Anak yang diketahui mengonsumsi alkohol atau terlibat dalam aktivitas mabuk-mabukan.

3. Anak yang terlalu sering bermain game seperti Mobile Legends hingga begadang, sehingga kesulitan bangun pagi dan malas bersekolah.

4. Anak yang berperilaku membangkang terhadap orang tua, termasuk anak yang bersikap kasar atau bahkan mengancam keluarga di rumah.

5. Anak yang kerap menciptakan kekacauan di sekolah dan mengganggu proses belajar.

Baca Juga:  Inilah Alasan Puan Maharani Tak Undang Paprol Lain di HUT Ke-50 PDIP, Klik Bertanya👇👇👇

6. Anak yang gemar membolos tanpa alasan jelas, bahkan yang meninggalkan rumah namun tidak pernah sampai ke sekolah.

Diketahui Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai menilai program Pemerintah Daerah Jabar mengirim anak ke barak militer tidak melanggar HAM.

Pernyataan tersebut disampaikan Pigai setelah bertemu dengan Gubernur Jabar Dedi Mulyadi di Jakarta, pada Kamis, 8 Mei 2025 lalu.

“Ternyata semua seiring dan seirama dengan hak asasi manusia,” ungkap Pigai.

Ia mengatakan program mengirim anak ke barak militer ini jauh dari sistem corporal punishment atau hukuman fisik sebagaimana ditakutkan banyak orang. ***

Rekomendasi Produk Shopee
Mesin Vacuum Sealer MakananLihat di Shopee

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Rilis Publikasi Indeks Pembangunan Manusia Kolaka Utara 2023

KOLAKA UTARA, JURNALISWARGA.ID - Rilis Publikasi Indeks Pembangunan Manusia Kolaka Utara 2023 tercantum sebagai judul berita dalam item RSS yang diterima.Rilis Indeks Pembangunan Manusia Kolaka UtaraRilis Publikasi Indeks Pembangunan Manusia Kolaka Utara 2023 menjadi informasi utama yang tersedia da

Banten Siapkan Elektrifikasi Jalur Kereta Rangkasbitung–Merak

BANTEN, JURNALISWARGA.ID - Elektrifikasi jalur kereta Rangkasbitung–Merak disiapkan di Banten. Gubernur Andra Soni menyebut langkah tersebut sebagai jawaban atas kebutuhan transportasi.Elektrifikasi jalur kereta Rangkasbitung–Merak menjadi fokus persiapan di Banten. Namun, item RSS ini tidak memuat

Selamat Dan Sukses Atas Kenaikan Pangkat Mayor Inf. Irian Yanto, CMH 2026

Bogor, Jurnaliswarga.id – Pimpinan dan seluruh kru media nasional Jurnaliswarga.id menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Irian Yanto atas kenaikan pangkat dari Kapten menjadi...

750 Zak Pupuk NPK Disalurkan ke 250 Petani Kolaka

KOLAKA, JURNALISWARGA.ID - Kartu Tani Beramal menyalurkan 750 zak pupuk NPK kepada 250 petani di Kolaka. Informasi tersebut tercantum dalam pemberitaan yang dipublikasikan pada Jumat, 2 Oktober 2026.750 Zak Pupuk NPK untuk Petani KolakaBantuan yang disebutkan berupa pupuk NPK dengan jumlah 750 zak.

NPCI Kabupaten Bogor Matangkan Angkat Berat untuk Peparda 2026

CIBINONG, JURNALISWARGA.ID - Angkat berat NPCI Kabupaten Bogor terus mematangkan persiapan untuk menghadapi Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) 2026.Cabang olahraga angkat berat National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Bogor tersebut membidik emas pada Peparda 2026.Persiapan Angkat Ber

 

ARTIKEL TERKAIT