Ketua TP PKK Eva Rudy Tegaskan Peran Keluarga dalam Deteksi Dini HIV

CIBINONG, JURNALISWARGA.ID – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Bogor, Eva Rudy Susmanto, menegaskan pentingnya peran keluarga dan masyarakat dalam pencegahan serta penanganan HIV. Hal itu disampaikannya saat menjadi narasumber dalam webinar bertema deteksi dini HIV, pencegahan, dan perlindungan sosial bagi orang dengan HIV (ODHIV), yang berlangsung di Ruang Rapat Bupati Bogor, Cibinong, Selasa (1/7/2025).

“HIV bukan sekadar masalah medis, tetapi juga memiliki dampak sosial dan psikologis yang mendalam. Oleh karena itu, penanganannya harus bersifat holistik dan melibatkan seluruh unsur, termasuk keluarga dan masyarakat,” ujar Eva.

Baca Juga:  Serah Terima Jabatan Pj Bupati Bogor 2023, Asmawa Tosepu Tekankan Pembangunan Tanpa Diskriminasi

Ia menekankan bahwa PKK sebagai organisasi yang tumbuh dari, oleh, dan untuk rakyat, memiliki peran strategis, khususnya melalui 10 program pokok PKK. Pokja IV, yang berfokus pada bidang kesehatan, menjadi ujung tombak dalam edukasi, deteksi dini penyakit, serta perlindungan terhadap kelompok rentan, termasuk ODHIV.

Ketua TP PKK Eva Rudy Tegaskan Peran Keluarga dalam Deteksi Dini HIV

Eva juga menyoroti tingginya angka penularan HIV di usia produktif dan dalam lingkup keluarga, seperti dari pasangan ke pasangan dan dari ibu ke bayi. Menurutnya, stigma dan ketakutan masih menjadi hambatan utama dalam upaya deteksi dini dan pengobatan HIV.

Baca Juga:  Bhabinkamtibmas Wilayah Hukum Polsek Caringin Polres Bogor Sambangi Warga Sampaikan Pesan Kamtibmas dan Edukasi TPPO 2023

“Melalui kegiatan seperti Posyandu, Dasawisma, dan program-program Pokja, para kader PKK dapat menjadi agen perubahan yang menyuarakan informasi penting terkait HIV, cara penularan, hingga pentingnya skrining HIV pada ibu hamil,” ungkapnya.

Di akhir paparannya, Eva Rudy mengajak seluruh kader PKK untuk terus aktif mengedukasi masyarakat dengan pendekatan yang persuasif dan humanis. “Kita semua memiliki tanggung jawab moral untuk menghapus stigma terhadap ODHIV dan menciptakan lingkungan yang mendukung mereka untuk hidup sehat dan bermartabat,” pungkasnya.

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

25 Pertemuan Tingkat Menteri, ASEAN–Uni Eropa Dorong CEPA dan Siap Sambut 50 Tahun Kemitraan

BANDAR SERI BEGAWAN, JURNALISWARGA.ID — Kemitraan antara Association of Southeast Asian Nations dan Uni Eropa semakin diperkuat melalui Pertemuan Tingkat Menteri ke-25 yang digelar...

2 Kajian KPK Ungkap 688 Kasus dan Potensi Rp355,34 Triliun, Sektor Kehutanan Jadi Sorotan

JAKARTA,JURNALISWARGA.ID — Komisi Pemberantasan Korupsi resmi meluncurkan 2 kajian strategis untuk memperkuat pencegahan korupsi di sektor kehutanan, di tengah temuan 688 perkara korupsi dan...

Piala Raja Sepatu Roda 2026 Siapkan Bibit Unggul Menuju PON 2032,900 Atlet Ditargetkan

YOGYAKARTA, JURNALISWARGA.ID — Kejuaraan Nasional Piala Raja cabang olahraga sepatu roda tahun 2026 diproyeksikan menjadi ajang strategis untuk mencetak atlet unggulan masa depan. Event...

217 TPA Terdata, 53 Anak Jadi Korban: Sri Sultan Perintahkan Penutupan Daycare Ilegal di DIY

YOGYAKARTA, JURNALISWARGA,ID, — Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, menginstruksikan penutupan seluruh daycare tak berizin tanpa pengecualian. Langkah tegas ini...

Level 4 dan 1 Penghargaan Nasional, Kota Bogor Raih Predikat Pangan Aman

BOGOR, JURNALISWARGA.ID — Pemerintah Kota (Pemkot) Kota Bogor kembali mencatat prestasi membanggakan dengan meraih 1 penghargaan nasional sebagai Kabupaten/Kota Pangan Aman Tahun 2025 dengan...

 

ARTIKEL TERKAIT