Program MBG Dongkrak Ekonomi Rakyat, Mentan Amran Pastikan Pasokan Pangan Nasional Aman

JAKARTA, jurnaliswarga.idKementerian Pertanian (Kementan) memastikan kesiapan penuh dalam mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui penguatan produksi, distribusi, dan stabilisasi pasokan pangan nasional.
Program MBG Dongkrak Ekonomi Rakyat, Mentan Amran Pastikan Pasokan Pangan Nasional Aman
Kementerian Pertanian (Kementan) memastikan kesiapan penuh dalam mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) melalui penguatan produksi, distribusi, dan stabilisasi pasokan pangan nasional.

Komitmen tersebut disampaikan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat menerima audiensi Dewan Pengurus Pusat (DPP) Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Makan Bergizi Gratis Indonesia (APPDMBGI), Senin (6/4/2026).

Mentan Amran menegaskan, MBG bukan sekadar program bantuan pangan, melainkan langkah strategis pemerintah yang berdampak langsung pada peningkatan kualitas sumber daya manusia sekaligus penguatan ekonomi rakyat.

“Ini bukan sekadar bantuan, tetapi investasi besar untuk masa depan bangsa.

Dampaknya luas, dari perbaikan gizi hingga menggerakkan ekonomi daerah,” ujar Mentan Amran.

Ia menjelaskan, besarnya jumlah penerima manfaat menjadikan MBG memiliki efek berganda (multiplier effect) yang signifikan terhadap sektor pertanian dan UMKM.

“Puluhan juta penerima manfaat akan mendorong produksi beras, ayam, telur, hingga sayuran secara masif. Ini akan menghidupkan ekonomi desa,” katanya.

Baca Juga:  Sudirman D'Hurry Pimpin Perayaan HUT TP Sriwijaya & Srikandi TP Sriwijaya dengan Potong Tumpeng & Tabur Bunga

Mentan Amran menegaskan bahwa kesiapan program ini ditopang oleh kondisi produksi dan cadangan pangan nasional yang kuat.

Cadangan beras nasional saat ini telah mencapai sekitar 4,5 juta ton, menjadi salah satu level tertinggi dalam beberapa tahun terakhir.

“Dengan produksi yang meningkat dan cadangan yang kuat, kita pastikan stok pangan aman untuk mendukung kebutuhan besar program MBG,” tegasnya.

Untuk memastikan kelancaran program, Kementan telah menyiapkan langkah strategis dari hulu hingga hilir, mulai dari menjamin ketersediaan bahan baku pangan, memperkuat distribusi ke dapur-dapur MBG, menjaga stabilitas harga, hingga mendorong keterlibatan petani dan pelaku usaha lokal.

“Kolaborasi adalah kunci. Pemerintah, pelaku usaha, dan masyarakat harus bergerak bersama agar program ini berjalan optimal,” tegasnya.

Dalam pertemuan tersebut, APPDMBGI melaporkan telah terbentuk di 38 provinsi dan ratusan kabupaten/kota, dengan jaringan dapur yang terus berkembang di seluruh Indonesia.

Baca Juga:  Pelayanan Humanis Polres Tangsel Disorot Positif, Rahmad Sukendar: “Inovasinya Luar Biasa, Layak Jadi Role Model Nasional!”

Kehadiran asosiasi ini dinilai strategis sebagai penghubung antara pemerintah dan pelaku usaha dalam memastikan distribusi makanan bergizi berjalan efektif dan tepat sasaran.

Lebih jauh, Mentan Amran menekankan bahwa MBG merupakan solusi konkret untuk menekan angka stunting sekaligus memperkuat fondasi pembangunan SDM nasional.

“Kalau anak-anak kita sehat dan cukup gizi, maka ke depan mereka akan menjadi generasi yang kuat. Ini fondasi menuju Indonesia maju,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga keadilan dalam ekosistem usaha, khususnya antara pelaku usaha besar dan kecil.

“Yang besar jangan menekan yang kecil. UMKM harus dibina dan diperkuat. Ini program rakyat, manfaatnya harus dirasakan bersama,” tambahnya.

Kementan optimistis, dengan dukungan lintas sektor, peningkatan produksi, serta cadangan beras nasional yang kuat, Program Makan Bergizi Gratis akan berjalan berkelanjutan dan menjadi pilar penting dalam memperkuat ketahanan pangan nasional serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Biro Media Kementerian Pertanian RI

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Pemkab Kolaka Perkuat Koperasi Modern untuk Dorong Ekonomi Daerah 2026

KOLAKA, JURNALISWARGA.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kolaka menegaskan komitmennya memperkuat gerakan koperasi sebagai salah satu pilar penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif,...

Bupati Kolaka Dorong Sinergi Eksekutif-Legislatif Percepat Pembangunan 2026

KOLAKA, JURNALISWARGA.ID – Bupati Kolaka H. Amri, S.STP., M.Si. mendorong penguatan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Kolaka dan DPRD untuk mempercepat pembangunan daerah serta meningkatkan...

KPK OTT Bupati Lombok Barat, Dugaan Korupsi Proyek Rp17,9 Miliar

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terkait dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lombok Barat, Nusa...

Menteri ATR/BPN Percepat Sertipikasi Tanah MBR, Warga Dapat Kepastian Hukum 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Pemerintah memperkuat langkah strategis untuk mempercepat sertipikasi tanah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR). Kebijakan ini diharapkan memberikan kepastian hukum atas kepemilikan...

Mensesneg Tegaskan Komitmen Bangun Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Pemerintah terus memperkuat komitmen untuk membangun ekosistem kendaraan listrik nasional sebagai bagian dari strategi transformasi energi sekaligus mendorong kemandirian industri otomotif...

 

ARTIKEL TERKAIT