Endah Purwanti Soroti Serius Kasus Keracunan MBG Siswa Bosowa Bina Insani

Kota Bogor, Jurnaliswarga.id – Kasus keracunan makanan yang berasal dari dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bosowa Bina Insani, Tanah Sareal, mendapat perhatian serius dari Komisi IV DPRD Kota Bogor. Dipimpin oleh para anggotanya, Komisi IV bersama Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Pendidikan (Disdik), dan BPOM Kota Bogor mendatangi langsung lokasi dapur untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh.

Dalam kunjungan tersebut, Komisi IV menemukan sejumlah catatan penting terkait kebersihan dan kelayakan dapur, termasuk adanya lalat yang hinggap di makanan dan kondisi ruang pengemasan yang kurang bersih.

Endah Purwanti Soroti Serius Kasus Keracunan MBG Siswa Bosowa Bina Insani

Anggota Komisi IV, Endah Purwanti, menegaskan bahwa kejadian ini merupakan peringatan serius bagi semua pihak. Ia menilai peristiwa ini sudah dapat dikategorikan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB), mengingat hampir 10 persen dari penerima manfaat mengalami keracunan dan jumlah korban terus bertambah berdasarkan laporan terbaru dari Dinkes.

Baca Juga:  Polsek Cileungsi Gelar Olah TKP Dirumah Kontrakan ditemukannya Seorang Wanita Meninggal Dunia 2023

> “Kami dari DPRD Kota Bogor tetap mendukung program MBG karena manfaatnya sangat besar. Namun, kejadian ini jadi alarm keras agar pengawasan dan kualitas penyajian makanan ditingkatkan secara signifikan,” ujar Endah dengan tegas.

Ia juga meminta agar pihak yayasan menunjukkan empati kepada para korban dengan memberikan klarifikasi dan permintaan maaf secara terbuka.

Baca Juga:  Himpunan Kerukunan Jawa-Sunda-Madura se-Papua Berikan Dukungan dan Apresiasi Pj Gubernur Agus Fatoni

> “Ini bukan soal mencari siapa yang salah, tapi bagaimana semua pihak bisa lebih bertanggung jawab dan melakukan perbaikan agar kejadian seperti ini tidak terulang. Kualitas penyajian dan pengiriman makanan harus lebih baik ke depan,” tambahnya.

Endah juga menyampaikan bahwa DPRD menunggu hasil uji laboratorium yang dilakukan oleh Dinkes dan akan menindaklanjutinya dalam rapat terpadu bersama Pemerintah Kota Bogor pada Minggu (11/5/2025).

Dengan pendekatan yang solutif, Endah Purwanti berharap kasus ini menjadi pelajaran bagi semua stakeholder dalam mendukung program pemerintah pusat agar benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat tanpa menimbulkan risiko baru…cp

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

15 Jamaah Calon Haji Gunung Mas Siap Berangkat, Pemkab Pastikan Fasilitas dan Pendampingan Optimal

KUALA KURUN,JURNALISWARGA.ID – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas resmi melepas 15 jamaah calon haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi yang siap diberangkatkan ke Tanah Suci. Prosesi...

Pemerintah Tangani Hoaks Kesehatan dari Hulu, Wamen Nezar Dorong Kolaborasi Platform Digital 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Pemerintah mulai menggeser strategi penanganan hoaks kesehatan dengan pendekatan dari hulu, yakni melibatkan platform digital untuk memastikan masyarakat memperoleh informasi yang...

Wamen Nezar Patria: Indonesia Butuh Lompatan Digital, Teknologi Harus Berdampak Nyata 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, menegaskan bahwa Indonesia membutuhkan lompatan besar dalam transformasi digital, bukan sekadar pembangunan infrastruktur, tetapi pemanfaatan...

Mendiktisaintek Brian Yuliarto: Ketahanan Nasional Harus Bertumpu pada Sains dan Teknologi 2026

JAKARTA,JURNALISWARGA.ID – Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, menegaskan bahwa penguatan sains dan teknologi menjadi fondasi utama dalam membangun ketahanan nasional di...

Mentan Amran Umumkan Stok Beras RI Tembus 5 Juta Ton, Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah

KARAWANG, JURNALISWARGA.ID – Indonesia mencatat sejarah baru di sektor pangan. Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, mengumumkan bahwa Cadangan Beras Pemerintah (CBP) resmi menembus angka...

 

ARTIKEL TERKAIT