Endah Purwanti Soroti Serius Kasus Keracunan MBG Siswa Bosowa Bina Insani

Kota Bogor, Jurnaliswarga.id – Kasus keracunan makanan yang berasal dari dapur Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bosowa Bina Insani, Tanah Sareal, mendapat perhatian serius dari Komisi IV DPRD Kota Bogor. Dipimpin oleh para anggotanya, Komisi IV bersama Dinas Kesehatan (Dinkes), Dinas Pendidikan (Disdik), dan BPOM Kota Bogor mendatangi langsung lokasi dapur untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh.

Dalam kunjungan tersebut, Komisi IV menemukan sejumlah catatan penting terkait kebersihan dan kelayakan dapur, termasuk adanya lalat yang hinggap di makanan dan kondisi ruang pengemasan yang kurang bersih.

Endah Purwanti Soroti Serius Kasus Keracunan MBG Siswa Bosowa Bina Insani

Anggota Komisi IV, Endah Purwanti, menegaskan bahwa kejadian ini merupakan peringatan serius bagi semua pihak. Ia menilai peristiwa ini sudah dapat dikategorikan sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB), mengingat hampir 10 persen dari penerima manfaat mengalami keracunan dan jumlah korban terus bertambah berdasarkan laporan terbaru dari Dinkes.

Baca Juga:  DPRD Bersama Pemkot Bogor Jadikan Momen HJB ke-542 Sebagai Bahan Refleksi Kinerja

> “Kami dari DPRD Kota Bogor tetap mendukung program MBG karena manfaatnya sangat besar. Namun, kejadian ini jadi alarm keras agar pengawasan dan kualitas penyajian makanan ditingkatkan secara signifikan,” ujar Endah dengan tegas.

Ia juga meminta agar pihak yayasan menunjukkan empati kepada para korban dengan memberikan klarifikasi dan permintaan maaf secara terbuka.

Baca Juga:  Tutup Masa Sidang, DPRD Sampaikan Hasil Pengawasan Pembangunan dan Penjaringan Aspirasi Masyarakat 2024

> “Ini bukan soal mencari siapa yang salah, tapi bagaimana semua pihak bisa lebih bertanggung jawab dan melakukan perbaikan agar kejadian seperti ini tidak terulang. Kualitas penyajian dan pengiriman makanan harus lebih baik ke depan,” tambahnya.

Endah juga menyampaikan bahwa DPRD menunggu hasil uji laboratorium yang dilakukan oleh Dinkes dan akan menindaklanjutinya dalam rapat terpadu bersama Pemerintah Kota Bogor pada Minggu (11/5/2025).

Dengan pendekatan yang solutif, Endah Purwanti berharap kasus ini menjadi pelajaran bagi semua stakeholder dalam mendukung program pemerintah pusat agar benar-benar memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat tanpa menimbulkan risiko baru…cp

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

JP Morgan Tempatkan Indonesia Peringkat Kedua Dunia dalam Ketahanan Energi Global 2026

JAKARTA, Jurnaliswarga.id — Indonesia kembali mencatat capaian strategis di sektor energi global. Lembaga keuangan internasional JP Morgan Asset Management menempatkan Indonesia di peringkat kedua...

Indonesia–Korsel Perkuat Pengendalian Karhutla, Bangun Pusat Manajemen Kebakaran Hutan di OKI

JAKARTA, Jurnaliswarga.id — Pemerintah Indonesia bersama Pemerintah Republik Korea terus memperkuat kerja sama strategis dalam pengendalian kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui pengembangan Forest...

Industri Sambut Positif Permenhut 6/2026, Tonggak Baru Kepastian Pasar Karbon Indonesia

JAKARTA, Jurnaliswarga.id — Terbitnya Peraturan Menteri Kehutanan (Permenhut) Nomor 6 Tahun 2026 disambut positif oleh pelaku industri sebagai tonggak baru dalam menciptakan kepastian dan...

Mensos Gus Ipul Buka Pelatihan Manajemen Guru dan Kepala Sekolah Rakyat, Tekankan Sistem Adaptif dan Profesional 2026

BOGOR, Jurnaliswarga.id — Menteri Sosial RI, Saifullah Yusuf atau yang akrab disapa Gus Ipul, secara resmi membuka Pelatihan Manajemen Pembelajaran bagi Guru dan Kepala...

15 Jamaah Calon Haji Gunung Mas Siap Berangkat, Pemkab Pastikan Fasilitas dan Pendampingan Optimal

KUALA KURUN,JURNALISWARGA.ID – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas resmi melepas 15 jamaah calon haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi yang siap diberangkatkan ke Tanah Suci. Prosesi...

 

ARTIKEL TERKAIT