Mentan Andi Amran Sulaiman Tindak Tegas Distributor Nakal, Keterlambatan Pupuk Tak Ditoleransi

SIDOARJO, JURNALISWARGA.ID – Pemerintah menunjukkan respons cepat terhadap keluhan petani terkait distribusi pupuk subsidi. Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, langsung mengambil langkah tegas saat menerima laporan keterlambatan distribusi pupuk dalam kunjungan ke gudang Perum Bulog di Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (19/4/2026).

Aduan tersebut disampaikan oleh Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sidoarjo, Achmad Tirta, yang mengungkap adanya keterlambatan distribusi pupuk hingga 1–2 minggu di Desa Sumbersono, Kabupaten Mojokerto.

Menanggapi hal itu, Mentan Amran langsung meminta identifikasi distributor yang bertanggung jawab dan menegaskan bahwa keterlambatan tidak bisa ditoleransi karena berdampak langsung pada produktivitas petani.

“Tidak boleh terlambat. Kalau masih berulah, cabut izinnya,” tegas Andi Amran Sulaiman.

Baca Juga:  Gerakan Asri Dimulai, Bupati Frederik Victor Palimbong Tancap Gas Penataan Wisata Religi Bukit Singki

Sebagai bentuk respons cepat, ia langsung menghubungi jajaran terkait untuk menindaklanjuti laporan tersebut dan memberikan peringatan keras kepada pihak distributor agar segera memperbaiki distribusi.

Ia bahkan memberikan batas waktu tegas agar permasalahan segera diselesaikan pada hari yang sama, sekaligus memastikan pengawasan ketat terhadap penyaluran pupuk di lapangan.

Respons cepat ini mendapat apresiasi dari kalangan mahasiswa, yang menilai pemerintah terbuka terhadap masukan dan sigap dalam menangani persoalan yang dihadapi petani.

Selain menindaklanjuti aduan pupuk, kunjungan kerja tersebut juga dilakukan untuk meninjau kondisi cadangan beras nasional. Data menunjukkan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) saat ini mencapai sekitar 4,9 juta ton, dengan kontribusi Jawa Timur sebesar 1,2 juta ton. Di wilayah Sidoarjo, kapasitas gudang Bulog bahkan telah penuh sehingga memerlukan tambahan ruang penyimpanan.

Baca Juga:  Sertijab Wakapolda Sultra Digelar Hari Ini 2023, Brigjen Pol. Waris Agono Pamit

Mentan Amran menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan distribusi pupuk berjalan tepat waktu dan tepat sasaran, tanpa hambatan dari pihak manapun.

Ia juga mengajak mahasiswa dan masyarakat untuk turut aktif mengawal distribusi pupuk agar benar-benar sampai ke tangan petani.

“Kita tidak boleh lengah. Semua harus ikut mengawasi agar pupuk sampai ke petani tepat waktu,” pungkasnya.

Dilansir dari siaran pers Kementerian Pertanian RI, Senin, 20 April 2026.

 

SUMBER LINK BERITA, KLIK DISINI
https://www.pertanian.go.id/?show=news&act=view&id=7693

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Pemkot Bogor Gelar Edufair 2026, Pelajar Dibuka Akses Kuliah ke Inggris

BOGOR,JURNALISWARGA.ID – Pemerintah Kota Bogor terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui akses pendidikan global. Salah satunya dengan memfasilitasi kegiatan Edufair 2026 bertajuk...

Semangat Kartini Hidupkan “Dialog Mamase”, Pemkab Mamasa Perkuat Partisipasi Publik untuk Pembangunan 2026

MAMASA, JURNALISWARGA.ID – Pemerintah Kabupaten Mamasa menunjukkan komitmen kuat terhadap keterbukaan dan partisipasi masyarakat melalui forum “Dialog Mamase” yang digelar di Rumah Jabatan Bupati,...

DPRD Kota Bogor Sahkan Raperda Rumah Susun, Solusi Hunian Layak di Tengah Keterbatasan Lahan 2026

BOGOR (JURNALISWARGA.ID) – Pemerintah dan legislatif di Kota Bogor terus menunjukkan komitmen dalam menghadirkan solusi konkret bagi kebutuhan masyarakat. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)...

Pemerintah Perkuat Ketahanan Pangan, Mentan Konsolidasikan 170 Bupati dan Gelontorkan Triliunan Anggaran Irigasi

JAKARTA (JURNALISWARGA.ID) – Pemerintah terus menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengkonsolidasikan sekitar 170 bupati dari seluruh...

Kerja Sama Indonesia–Polandia Diperkuat, Pemerintah Fokus Jaga Ketahanan Pangan Nasional 2026

JAKARTA (JURNALISWARGA.ID) – Pemerintah Indonesia terus menunjukkan langkah progresif dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui penguatan kerja sama internasional. Hal ini ditandai dengan pertemuan...

 

ARTIKEL TERKAIT