Mentan Andi Amran Sulaiman Tindak Tegas Distributor Nakal, Keterlambatan Pupuk Tak Ditoleransi 2026

SIDOARJO, JURNALISWARGA.ID – Pemerintah menunjukkan respons cepat terhadap keluhan petani terkait distribusi pupuk subsidi. Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, langsung mengambil langkah tegas saat menerima laporan keterlambatan distribusi pupuk dalam kunjungan ke gudang Perum Bulog di Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (19/4/2026).

Aduan tersebut disampaikan oleh Ketua Umum Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Sidoarjo, Achmad Tirta, yang mengungkap adanya keterlambatan distribusi pupuk hingga 1–2 minggu di Desa Sumbersono, Kabupaten Mojokerto.

Menanggapi hal itu, Mentan Amran langsung meminta identifikasi distributor yang bertanggung jawab dan menegaskan bahwa keterlambatan tidak bisa ditoleransi karena berdampak langsung pada produktivitas petani.

“Tidak boleh terlambat. Kalau masih berulah, cabut izinnya,” tegas Andi Amran Sulaiman.

Baca Juga:  Mentan Amran Tegaskan HAP Telur Rp26.500 Demi Peternak

Sebagai bentuk respons cepat, ia langsung menghubungi jajaran terkait untuk menindaklanjuti laporan tersebut dan memberikan peringatan keras kepada pihak distributor agar segera memperbaiki distribusi.

Ia bahkan memberikan batas waktu tegas agar permasalahan segera diselesaikan pada hari yang sama, sekaligus memastikan pengawasan ketat terhadap penyaluran pupuk di lapangan.

Respons cepat ini mendapat apresiasi dari kalangan mahasiswa, yang menilai pemerintah terbuka terhadap masukan dan sigap dalam menangani persoalan yang dihadapi petani.

Selain menindaklanjuti aduan pupuk, kunjungan kerja tersebut juga dilakukan untuk meninjau kondisi cadangan beras nasional. Data menunjukkan Cadangan Beras Pemerintah (CBP) saat ini mencapai sekitar 4,9 juta ton, dengan kontribusi Jawa Timur sebesar 1,2 juta ton. Di wilayah Sidoarjo, kapasitas gudang Bulog bahkan telah penuh sehingga memerlukan tambahan ruang penyimpanan.

Baca Juga:  25 Pertemuan Tingkat Menteri, ASEAN–Uni Eropa Dorong CEPA dan Siap Sambut 50 Tahun Kemitraan

Mentan Amran menegaskan komitmen pemerintah untuk memastikan distribusi pupuk berjalan tepat waktu dan tepat sasaran, tanpa hambatan dari pihak manapun.

Ia juga mengajak mahasiswa dan masyarakat untuk turut aktif mengawal distribusi pupuk agar benar-benar sampai ke tangan petani.

“Kita tidak boleh lengah. Semua harus ikut mengawasi agar pupuk sampai ke petani tepat waktu,” pungkasnya.(Red/nR)

Dilansir dari siaran pers Kementerian Pertanian RI, Senin, 20 April 2026.

SUMBER LINK BERITA, KLIK DISINI

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Kepala Otorita IKN Lepas 7 Putra Daerah Kuliah di Universitas Brawijaya

NUSANTARA, JURNALISWARGA.ID – Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) Basuki Hadimuljono melepas tujuh putra-putri warga kawasan delineasi IKN yang berhasil meraih Beasiswa Universitas Brawijaya...

Kepala Otorita IKN Dorong Generasi Muda Berani Berbahasa Inggris 2026

NUSANTARA, JURNALISWARGA.ID – Pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) terus diarahkan tidak hanya pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga penguatan kualitas sumber daya manusia. Melalui program...

Kapolri Dorong Sinergi Lintas Lembaga dan Pembinaan Atlet Menembak 2026

DEPOK, JURNALISWARGA.ID – Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo, M.Si. menegaskan bahwa Kapolri Cup Shooting Championship 2026 tidak sekadar menjadi ajang kompetisi olahraga...

Ketua KPK Perkuat Penindakan, 3 Tersangka Suap Hibah Jatim Ditahan

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Ketua KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi)  kembali memperluas pengembangan perkara dugaan suap pengurusan dana hibah Kelompok Masyarakat (Pokmas) di Jawa Timur Tahun...

Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Dorong Layanan Pertanahan Makin Cepat dan Transparan 2026

BANDA ACEH, JURNALISWARGA.ID – Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid, menegaskan bahwa transformasi pelayanan pertanahan harus berorientasi pada kepuasan...

 

ARTIKEL TERKAIT