Indonesia Kutuk Serangan terhadap Pasukan Perdamaian Prancis, Tegaskan Komitmen Lindungi Personel PBB 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.IDPemerintah Republik Indonesia menyampaikan sikap tegas atas serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian asal Prancis yang tergabung dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL) di Lebanon.

Melalui pernyataan resmi, Kementerian Luar Negeri RI menyampaikan belasungkawa mendalam kepada Pemerintah dan rakyat Prancis atas gugurnya salah satu personel serta adanya korban luka dalam insiden yang terjadi pada 18 April 2026.

Pemerintah Indonesia juga mengecam keras serangan tersebut, terutama karena terjadi di tengah kesepakatan gencatan senjata yang seharusnya dihormati oleh seluruh pihak.

“Serangan di tengah gencatan senjata merupakan hal yang tidak dapat diterima,” demikian penegasan resmi pemerintah.

Baca Juga:  Indonesia Tegaskan BRICS Harus Jadi Solusi Global, Menlu Sugiono Soroti Palestina dan Reformasi Dunia 2026

Indonesia menekankan pentingnya semua pihak menahan diri, menghormati kedaulatan negara, serta menjunjung tinggi hukum internasional, termasuk hukum humaniter internasional. Langkah ini dinilai krusial untuk mencegah eskalasi konflik yang lebih luas dan menjaga stabilitas kawasan.

Selain itu, pemerintah juga menyatakan keprihatinan atas meningkatnya ancaman terhadap pasukan penjaga perdamaian PBB di berbagai wilayah konflik. Indonesia menegaskan bahwa personel penjaga perdamaian tidak boleh menjadi sasaran serangan dalam kondisi apa pun.

“Serangan terhadap pasukan penjaga perdamaian dapat dikategorikan sebagai kejahatan perang,” tegas pernyataan tersebut.

Indonesia juga menyatakan solidaritas kepada Prancis dan negara-negara kontributor pasukan lainnya, serta kembali menegaskan komitmen untuk memperkuat perlindungan bagi personel PBB di lapangan.

Baca Juga:  BPI KPNPA RI Serahkan Bukti Rekaman Dugaan Korupsi Bupati Lingga dan Pejabat Kepri ke Jaksa Agung

Komitmen ini sejalan dengan upaya internasional dalam meningkatkan keselamatan dan keamanan pasukan penjaga perdamaian, termasuk melalui kerja sama global yang telah disepakati sebelumnya.

Di tengah dinamika konflik di Lebanon, Indonesia menegaskan akan terus berperan aktif dalam mendorong perdamaian dunia serta memastikan perlindungan maksimal bagi seluruh personel yang menjalankan misi kemanusiaan di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa. (Red/nR)

Dilansir dari pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia, Senin, 20 April 2026.

SUMBER LINK BERITA, KLIK DISINI

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

24 Tahun Kepri, Gubernur Ansar Tegaskan Semangat Bersama

JurnalisWarga.id — Gubernur Kepulauan Riau Ansar menegaskan semangat bersama untuk mewujudkan Kepri yang maju dan berkelanjutan dalam momentum peringatan 24 tahun Provinsi Kepulauan Riau.Pesan tersebut disampaikan dengan bertumpu pada kekuatan sejarah dan budaya Kepulauan Riau. Pemerintah Provinsi K

24 Tahun Kepri, Gubernur Ansar Tekankan Semangat Bersama

Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau memperingati 24 tahun perjalanan Kepri dengan menegaskan pentingnya semangat bersama untuk mewujudkan pembangunan daerah yang maju dan berkelanjutan. Pesan tersebut disampaikan Gubernur Kepulauan Riau Ansar dalam momentum 24 tahun Kepri. Arah pembangunan daerah dis

Wagub Sumbar Dorong Kantor Pelayanan Darurat di Solok

Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy mendorong Pemerintah Kabupaten Solok segera menyiapkan kantor pelayanan terpadu darurat pascabencana banjir bandang.Langkah tersebut diarahkan untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan setelah bencana. Dorongan itu disampaikan Vasko dalam

Gubernur Kalteng Salurkan 6.000 Paket Sembako di Barito Selatan

Palangka Raya — Gubernur Kalimantan Tengah menyalurkan 6.000 paket sembako untuk warga di Kabupaten Barito Selatan. Penyaluran bantuan tersebut disertai penegasan agar bantuan pemerintah diberikan secara tepat sasaran. Informasi mengenai penyaluran bantuan itu dipublikasikan Pemerintah Provinsi Kali

Wagub Sumbar Dorong Kantor Pelayanan Darurat Pascabanjir Solok

Wakil Gubernur Sumatera Barat Vasko Ruseimy mendorong Pemerintah Kabupaten Solok segera menyiapkan Kantor Pelayanan Terpadu Darurat setelah bencana banjir bandang. Langkah tersebut ditujukan untuk memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan. Informasi itu disampaikan dalam berita Pemerinta

 

ARTIKEL TERKAIT