Dugaan Hilangnya Kali Ciputat, Rahmad Sukendar Desak Kejaksaan Bertindak Tegas 2026

Tangerang Selatan, Jurnaliswarga.id — Dugaan hilangnya aliran Kali Ciputat di kawasan Bintaro Xchange menuai sorotan serius. Ketua Umum BPIKPNPARI, Rahmad Sukendar, mendesak aparat penegak hukum, khususnya Kejaksaan, untuk segera mengusut dugaan tersebut secara transparan dan menyeluruh.

Rahmad menegaskan, persoalan ini tidak bisa dipandang sebagai isu sepele. Selain menyangkut kepentingan publik, dugaan hilangnya aliran sungai juga berpotensi berkaitan dengan pelanggaran tata ruang dan kerusakan lingkungan yang berdampak luas bagi masyarakat.

“Jika benar Kali Ciputat hilang atau dialihkan tanpa dasar hukum yang jelas, maka ini harus diusut tuntas. Kejaksaan jangan diam, harus turun langsung melakukan penyelidikan,” tegas Rahmad, Rabu (22/4/2026).

Baca Juga:  Ketua DPR RI Puan Maharani Dorong Pembangunan Ekonomi Hijau Agar Jadi Investasi Kehidupan di Masa Depan

Dugaan Hilangnya Kali Ciputat, Rahmad Sukendar Desak Kejaksaan Bertindak Tegas 2026Menurutnya, sungai merupakan aset negara yang dilindungi oleh undang-undang. Oleh karena itu, setiap bentuk pengalihan, perubahan fungsi, hingga dugaan penghilangan aliran harus melalui prosedur hukum yang sah, terbuka, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Rahmad juga mengingatkan adanya potensi pelanggaran hukum dalam kasus ini, termasuk kemungkinan penyalahgunaan kewenangan maupun keterlibatan kepentingan korporasi tertentu.

“Jangan sampai ini menjadi preseden buruk. Lingkungan dikorbankan demi kepentingan tertentu. Kalau ada pelanggaran, siapapun yang terlibat harus diproses hukum,” lanjutnya.

Sebagai lembaga penegak hukum, Kejaksaan dinilai memiliki peran strategis dalam memastikan perlindungan terhadap aset negara dan kepentingan publik. Karena itu, Rahmad meminta agar tidak ada keraguan dalam mengambil langkah tegas jika ditemukan indikasi pelanggaran.

Baca Juga:  Kapolsek Ciawi Lakukan Penyerahan Bantuan Kitab Suci Al-Quran Kepada Sat-Tahti Polres Bogor Untuk Para Tahanan 2024

Selain mendesak penegakan hukum, Rahmad juga mengajak masyarakat untuk turut berperan aktif dalam pengawasan. Ia mendorong warga yang memiliki informasi atau bukti terkait dugaan ini agar segera melaporkannya kepada pihak berwenang.

BPIKPNPARI, lanjutnya, siap melakukan investigasi independen dan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum guna mengungkap fakta sebenarnya di balik dugaan hilangnya aliran Kali Ciputat.

“Ini bukan hanya soal sungai, tapi soal keadilan dan hak masyarakat atas lingkungan yang sehat. Negara tidak boleh kalah,” pungkas Rahmad.

(Redaksi Jurnaliswarga.id)

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Realisasi Anggaran 95 Persen, Sugeng Teguh Santoso Soroti Krisis Fasilitas Kelurahan

KOTA BOGOR, JURNALISWARGA.ID – Ketua Komisi I DPRD Kota Bogor, Sugeng Teguh Santoso (STS), menjadi sorotan utama dalam pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun...

150 Instruktur Osteoporosis se-Jabar Berkumpul di Bogor, Perkuat Edukasi Pencegahan Osteoporosis

BOGOR, JURNALISWARGA.ID – Sebanyak 150 Instruktur Osteoporosis yang tergabung dalam Perwatusi (IOP) se-Jawa Barat menggelar Halal Bihalal sekaligus latihan bersama di kawasan 5G Resort...

Polres Jayapura Teguhkan Komitmen Zona Integritas, Targetkan WBBM 2026

JAYAPURA, JURNALISWARGA.ID – Polres Jayapura menegaskan komitmennya dalam membangun Zona Integritas (ZI) menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani...

Pemprov Papua Genjot Sosialisasi Program Cetak Sawah, Libatkan Masyarakat Adat Sejak Awal 2026

JAYAPURA, JURNALISWARGA.ID – Pemerintah Provinsi Papua menyiapkan langkah strategis melalui penguatan sosialisasi kepada masyarakat dalam mendukung pelaksanaan program cetak sawah di wilayahnya. Upaya ini...

Satgas Tricakti Segel 15 Kontainer Zirkon, BPI KPNPA RI Desak Usut Tuntas Asal-usul Mineral PT PMM

Pangkalpinang, Jurnaliswarga.id — Langkah tegas Satgas Tricakti segel 15 kontainer berisi mineral zirkon milik PT Putra Prima Mineral Mandiri di Pelabuhan Pangkalbalam menuai apresiasi...

 

ARTIKEL TERKAIT