Pemprov Papua Genjot Sosialisasi Program Cetak Sawah, Libatkan Masyarakat Adat Sejak Awal 2026

JAYAPURA, JURNALISWARGA.IDPemerintah Provinsi Papua menyiapkan langkah strategis melalui penguatan sosialisasi kepada masyarakat dalam mendukung pelaksanaan program cetak sawah di wilayahnya. Upaya ini difokuskan untuk memastikan program berjalan optimal, terutama pada lahan yang berkaitan dengan hak ulayat masyarakat adat.

Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menegaskan bahwa program cetak sawah dirancang untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, baik dari sisi pemanfaatan lahan hingga hasil produksi pertanian.

“Hal ini menciptakan siklus ekonomi yang langsung dirasakan, dari masyarakat untuk masyarakat,” ujar Fakhiri di Jayapura, Selasa (21/4/2026).

Baca Juga:  Himpunan Alumni PSL dan Ecologica PSL IPB Selenggarakan Pelatihan Pertanian di Pondok Pesantren 2023

Ia menekankan, keterlibatan masyarakat sejak tahap awal menjadi kunci utama agar program dapat diterima secara luas dan berjalan tanpa hambatan di lapangan, khususnya dalam konteks penghormatan terhadap hak ulayat.

Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri, menegaskan bahwa program cetak sawah dirancang untuk memberikan manfaat langsung bagi masyarakat, baik dari sisi pemanfaatan lahan hingga hasil produksi pertanian.
Gubernur Papua, Matius D. Fakhiri

Sementara itu, Direktur Jenderal Lahan dan Irigasi Pertanian Kementerian Pertanian, Hermanto, menyampaikan pentingnya peran pemerintah daerah dalam membangun komunikasi aktif dengan masyarakat.

“Kami harapkan dukungan pemerintah daerah untuk sosialisasi kepada masyarakat, sehingga pelaksanaan di lapangan tidak menemui hambatan,” ujarnya.

Baca Juga:  PUBLIKASI KINERJA DPMPTSP KABUPATEN BOGOR TAHUN 2025 “JADWAL PELAYANAN 3 JAM SELESAI DAN PELAKSANAAN SAFARI PELAYANAN"

Hermanto juga menjelaskan bahwa tahapan survei, identifikasi, dan desain (SID) tidak hanya mencakup aspek teknis, tetapi juga memperhatikan kesiapan sosial masyarakat setempat.

Pemprov Papua Genjot Sosialisasi Program Cetak Sawah, Libatkan Masyarakat Adat Sejak Awal 2026Pemprov Papua berharap sinergi antara pemerintah pusat, daerah, dan masyarakat dapat memperkuat implementasi program cetak sawah, sekaligus menjadi langkah konkret dalam mendukung ketahanan pangan di wilayah Papua.(Red/nR)

Sumber: Press Rilis Pemerintah Provinsi Papua (21 April 2026)

sumber link berita, Klik disini

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Mendiktisaintek Brian Yuliarto: Ketahanan Nasional Harus Bertumpu pada Sains dan Teknologi 2026

JAKARTA,JURNALISWARGA.ID – Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Brian Yuliarto, menegaskan bahwa penguatan sains dan teknologi menjadi fondasi utama dalam membangun ketahanan nasional di...

Mentan Amran Umumkan Stok Beras RI Tembus 5 Juta Ton, Rekor Tertinggi Sepanjang Sejarah

KARAWANG, JURNALISWARGA.ID – Indonesia mencatat sejarah baru di sektor pangan. Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman, mengumumkan bahwa Cadangan Beras Pemerintah (CBP) resmi menembus angka...

Bupati Rudy Percepat Penataan Puncak, Pemerintah Pusat Beri Apresiasi 2026

BANDUNG, JURNALISWARGA.ID – Komitmen Rudy Susmanto dalam menata kawasan Puncak mendapat apresiasi dari pemerintah pusat. Melalui Kementerian Pekerjaan Umum, kawasan Puncak ditetapkan sebagai prioritas...

CFD Tegar Beriman Melejit, Bupati Rudy Ubah Ruang Publik Jadi Motor Ekonomi dan Layanan Terpadu 2026

CIBINONG, JURNALISWARGA.ID – Program Car Free Day (CFD) Tegar Beriman yang digagas Rudy Susmanto menunjukkan lonjakan dampak signifikan di berbagai sektor. Tak sekadar ruang...

Bupati Rudy Dorong Penguatan Data Pembangunan, Diskominfo Bogor Gelar Desk Statistik Sektoral 2026

CIBINONG, Jurnaliswarga.id – Komitmen Rudy Susmanto dalam mendorong pembangunan berbasis data terus diperkuat. Melalui Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Bogor, Pemerintah Kabupaten Bogor menggelar...

 

ARTIKEL TERKAIT