Pemerintah Tangani Hoaks Kesehatan dari Hulu, Wamen Nezar Dorong Kolaborasi Platform Digital 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Pemerintah mulai menggeser strategi penanganan hoaks kesehatan dengan pendekatan dari hulu, yakni melibatkan platform digital untuk memastikan masyarakat memperoleh informasi yang jelas dan kredibel sejak awal.
Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria, menegaskan bahwa hoaks kesehatan menjadi salah satu ancaman paling serius di ruang digital karena dampaknya yang luas dan langsung menyentuh kehidupan masyarakat.Pemerintah Tangani Hoaks Kesehatan dari Hulu, Wamen Nezar Dorong Kolaborasi Platform Digital 2026

“Selain hoaks politik, hoaks kesehatan adalah yang paling viral karena menyangkut kebutuhan semua orang,” ujarnya dalam audiensi bersama Kementerian Kesehatan dan tim Risk Communication and Community Engagement (RCCE) di Kantor Kementerian Komdigi, Jakarta Pusat.Rabu (22/4/2026).

Menurutnya, pendekatan konvensional seperti patroli siber dan mekanisme aduan konten dinilai tidak lagi cukup efektif menghadapi masifnya penyebaran informasi palsu di bidang kesehatan.

Baca Juga:  Peduli Terhadap Pelestarian Lingkungan, Polda Sultra Tanam Ribuan Bibit Pohon Mangrove

“Untuk mendeteksi hoaks dengan jumlah konten yang bisa mencapai puluhan hingga ratusan ribu, metode biasa sudah sangat terbatas,” tegasnya.

Karena itu, pemerintah mendorong langkah strategis dengan menggandeng platform digital untuk melakukan pengelolaan konten sejak sumbernya. Salah satu opsi yang dibahas adalah pemberian penanda atau verifikasi pada akun yang menyebarkan informasi kesehatan.

“Di hulunya, kita perlu kesepakatan dengan platform untuk memverifikasi akun yang legitimate dalam menyampaikan konten kesehatan,” jelas Nezar.

Ia menegaskan, langkah ini bukan untuk membatasi kebebasan masyarakat dalam berbagi informasi, melainkan memberikan konteks agar publik dapat menilai kredibilitas sumber informasi.

“Masyarakat perlu tahu apakah informasi disampaikan oleh tenaga kesehatan berlisensi atau bukan,” ujarnya.

Nezar juga menyoroti maraknya klaim sepihak di ruang digital, di mana banyak pihak mengaku sebagai tenaga medis tanpa verifikasi yang jelas.

“Sekarang yang mengaku dokter banyak. Siapa yang memvalidasi?” katanya.

Baca Juga:  Ketum BPI KPNPA RI Desak Evaluasi Latsarmil KDMP Usai 5 Peserta Meninggal

Untuk memperkuat langkah tersebut, pemerintah juga mendorong penyusunan payung kebijakan bersama antara Kementerian Komunikasi dan Digital dan Kementerian Kesehatan, termasuk kemungkinan pembentukan nota kesepahaman (MoU) antar kementerian.

Langkah ini diharapkan mampu memperkuat koordinasi lintas sektor sekaligus mempercepat tindak lanjut kebijakan di lapangan.

Meski demikian, Nezar menegaskan bahwa penanganan konten berbahaya tetap berjalan, namun pencegahan menjadi kunci utama dalam menghadapi gelombang hoaks yang terus berkembang.

Dengan kolaborasi antara pemerintah, platform digital, dan pemangku kepentingan lainnya, pemerintah menargetkan penanganan hoaks kesehatan dapat dilakukan lebih efektif sekaligus meningkatkan literasi masyarakat dalam memilah informasi.

Dalam pertemuan tersebut turut hadir Kepala Biro Komunikasi Kementerian Kesehatan Aji Muhawarman serta Koordinator RCCE Rizky Ika Syafitri.(Red/nR)

Sumber klik disini: Siaran Pers Kementerian Komunikasi dan Digital No. 56/HM-KKD/4/2026, 23 April 2026

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Mentan Amran Kebut Cetak Sawah 7.000 Hektare di OKI

OGAN KOMERING ILIR, JURNALISWARGA.ID – Kementerian Pertanian (Kementan) bersama TNI terus mempercepat program cetak sawah di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan. Sebanyak...

BAKTI Komdigi Percepat Perbaikan Kabel Laut, Akses Internet Dioptimalkan 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mempercepat proses restorasi kabel optik bawah laut Palapa Ring Tengah...

KPK Dorong TTU Bangun Budaya Antikorupsi dari Akar Masyarakat 20206

TIMOR TENGAH UTARA, JURNALISWARGA.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperkuat upaya pencegahan korupsi dari tingkat paling dasar melalui Roadshow Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi (JNBA)...

Kepala BGN Tegaskan Transparansi, Tolak Konflik Kepentingan Program MBG 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono langsung menggelar rapat pimpinan perdana bersama jajaran Eselon I dan II setelah resmi dilantik Presiden...

KKP Luncurkan Ocean Institute of Indonesia, Perkuat SDM Kelautan 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) resmi meluncurkan Ocean Institute of Indonesia (OII) atau Institut Kelautan Indonesia sebagai langkah strategis pemerintah memperkuat...

 

ARTIKEL TERKAIT