Bogor, Jurnaliswarga.id – Dalam rangka memperingati Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544, Majelis Kesejahteraan Daerah Asosiasi Pelaku Usaha Desa Seluruh Indonesia (MKD APUDSI) Kabupaten Bogor mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat sinergi dalam membangun ekonomi kerakyatan berbasis potensi desa. Momentum Hari Jadi Bogor ke-544 (HJB), APUDSI Dorong Desa Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru,
Ketua MKD APUDSI Kabupaten Bogor, Nimbrod Rungga, A.Md., S.Th, menegaskan bahwa desa memiliki peran strategis sebagai benteng pertahanan ketahanan pangan nasional sekaligus pusat pertumbuhan ekonomi masa depan.
“Momentum Hari Jadi Bogor ke-544 harus menjadi semangat bersama untuk menggali, mengembangkan, dan memaksimalkan potensi desa. Desa bukan hanya tempat tinggal, tetapi juga sumber kekuatan ekonomi yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mendukung ketahanan pangan nasional,” ujar Nimbrod Rungga.
Menurutnya, selama ini banyak generasi muda yang memandang kota sebagai satu-satunya tempat untuk memperoleh pekerjaan dan meningkatkan taraf hidup. Padahal, desa memiliki berbagai potensi yang dapat dikembangkan menjadi sumber ekonomi produktif, mulai dari sektor pertanian, peternakan, perikanan, pariwisata desa, industri kreatif, hingga usaha mikro dan menengah berbasis kearifan lokal.
“Sudah saatnya kita mengubah paradigma. Anak-anak muda harus melihat desa sebagai ladang peluang yang menjanjikan. Jika potensi desa dikelola dengan baik, maka desa akan memiliki daya tarik ekonomi yang kuat dan mampu menciptakan lapangan kerja bagi masyarakatnya sendiri,” tambahnya.
MKD APUDSI Kabupaten Bogor berkomitmen untuk terus mendorong lahirnya pelaku usaha desa yang mandiri, inovatif, dan berdaya saing melalui pendampingan usaha, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan jaringan pemasaran, serta kolaborasi dengan berbagai pihak.
Tentang APUDSI
Asosiasi Pelaku Usaha Desa Seluruh Indonesia (APUDSI) merupakan organisasi yang dibentuk untuk memperkuat dan memajukan ekonomi desa melalui kolaborasi, pendampingan, dan peningkatan kapasitas pelaku usaha desa.
APUDSI meyakini bahwa desa memiliki potensi besar untuk menjadi kekuatan ekonomi nasional apabila mendapatkan akses, dukungan, dan ruang berkembang yang memadai. Organisasi ini hadir mulai dari tingkat nasional, wilayah, kabupaten/kota, hingga desa sebagai penggerak ekonomi masyarakat.
Selain itu, APUDSI juga memiliki jaringan internasional yang berfungsi sebagai jembatan promosi produk desa Indonesia ke pasar global, membuka peluang ekspor, serta membangun kemitraan lintas negara.
Visi APUDSI
Menjadi organisasi pelaku usaha terbaik di tingkat nasional dan internasional.
Misi APUDSI
Memperkuat ekonomi desa melalui pengembangan pelaku usaha dan peningkatan kapasitas SDM.
Mengoptimalkan potensi lokal secara berkelanjutan.
Mendorong digitalisasi usaha desa.
Membuka akses permodalan dan distribusi produk.
Membangun kemitraan strategis lintas sektor.
Menghubungkan desa dengan pasar nasional dan internasional.
Mendorong desa menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru yang berdaya saing global.
Saat ini APUDSI telah memiliki 50 Pengurus Nasional, 37 Koordinator Wilayah, 400 MKD, 55.000 MKDes, dan 185.000 anggota di seluruh Indonesia. 14 Majelis Kesejahteraan Luar Negeri (14 Negara)
Melalui semangat Hari Jadi Bogor ke-544, MKD APUDSI Kabupaten Bogor mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama membangun desa, memperkuat ketahanan pangan nasional, serta menciptakan ekonomi kerakyatan yang mandiri dan berkelanjutan.
“Ayo bersama MKD APUDSI Kabupaten Bogor membangun desa. Desa maju, masyarakat sejahtera, Indonesia kuat.”
Nimbrod Rungga, A.Md., S.Th
Ketua MKD APUDSI Kabupaten Bogor
