Mendikdasmen Abdul Mu’ti Percepat Digitalisasi Pendidikan di Teluk Bintuni, Ribuan Siswa Papua Barat Siap Nikmati Pembelajaran Modern 2026

TELUK BINTUNI, JURNALISWARGA.ID – Komitmen pemerintah pusat dalam menghadirkan pendidikan berkualitas hingga ke wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal kembali ditegaskan melalui langkah nyata Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Teluk Bintuni, Papua Barat, guna memastikan percepatan transformasi digital pendidikan berjalan optimal dan merata.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari implementasi Instruksi Presiden Nomor 7 Tahun 2025 tentang Revitalisasi Satuan Pendidikan, SMA Unggul Garuda, dan Digitalisasi Pembelajaran yang bertujuan memperkuat akses pendidikan bermutu bagi seluruh anak bangsa tanpa terkecuali.

Dalam kunjungannya, Abdul Mu’ti menegaskan bahwa teknologi kini menjadi instrumen penting untuk mengurangi kesenjangan kualitas pendidikan antarwilayah. Karena itu, Kemendikdasmen terus memperluas Program Digitalisasi Pembelajaran melalui penyaluran perangkat teknologi pendidikan ke berbagai daerah, termasuk Papua Barat.

Mendikdasmen Abdul Mu’ti Percepat Digitalisasi Pendidikan di Teluk Bintuni, Ribuan Siswa Papua Barat Siap Nikmati Pembelajaran Modern 2026Pada tahun 2025, Kabupaten Teluk Bintuni menjadi salah satu daerah penerima bantuan digitalisasi pendidikan terbesar di Papua Barat. Sebanyak 167 satuan pendidikan menerima bantuan perangkat Interactive Flat Panel (IFP), laptop, dan media penyimpanan konten pembelajaran digital.

Bantuan tersebut disalurkan kepada 85 Sekolah Dasar (SD), 36 Sekolah Menengah Pertama (SMP), 27 Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), 18 Sekolah Menengah Atas (SMA), dan 1 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).

Baca Juga:  Kebahagian Presiden Jokowi Bersama Cucunya

Mendikdasmen Abdul Mu’ti bahkan membawa kabar menggembirakan bagi dunia pendidikan di Teluk Bintuni. Ia memastikan program digitalisasi pendidikan akan terus diperluas pada tahun 2026.

“Tahun lalu setiap sekolah menerima satu perangkat IFP. Insyaallah pada tahun 2026 setiap sekolah akan mendapatkan tambahan tiga perangkat lagi sehingga total memiliki empat perangkat pembelajaran digital,” ujar Abdul Mu’ti.

Menurutnya, pemerintah tidak hanya memberikan perangkat teknologi, tetapi juga memastikan kesiapan sumber daya manusia dan infrastruktur pendukung agar pemanfaatan teknologi benar-benar berdampak pada peningkatan kualitas pembelajaran.

Mendikdasmen Abdul Mu’ti Percepat Digitalisasi Pendidikan di Teluk Bintuni, Ribuan Siswa Papua Barat Siap Nikmati Pembelajaran Modern 2026Untuk mendukung keberhasilan program tersebut, Kemendikdasmen bekerja sama dengan PT PLN dalam penambahan daya listrik sekolah secara gratis. Langkah ini dinilai sangat penting agar sekolah-sekolah dapat mengoperasikan perangkat digital tanpa kendala keterbatasan energi listrik.

Selain itu, melalui Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Papua Barat, pemerintah juga melaksanakan program pendampingan intensif berupa sosialisasi, mentoring, dan coaching kepada sekolah penerima bantuan.

Sepanjang tahun 2025, sebanyak 20 satuan pendidikan di Teluk Bintuni mendapatkan pendampingan khusus yang terdiri dari 5 PAUD, 5 SD, 5 SMP, dan 5 SMA. Program tersebut bertujuan meningkatkan kemampuan guru dan kepala sekolah dalam mengintegrasikan teknologi ke dalam proses belajar mengajar.

Baca Juga:  Menkes: Prioritas Bergeser dari Penanganan Pandemi ke Peningkatan Kualitas Layanan Kesehatan

Bupati Teluk Bintuni, Yohanis Manimbuy, menyampaikan apresiasi tinggi atas perhatian besar pemerintah pusat terhadap kemajuan pendidikan di daerahnya. Menurutnya, bantuan perangkat pembelajaran digital telah membawa perubahan nyata dalam proses belajar siswa dan membuka peluang pembelajaran yang lebih interaktif, modern, dan berkualitas.

Langkah Kemendikdasmen ini mendapat respons positif dari masyarakat, tenaga pendidik, dan orang tua siswa yang menilai program digitalisasi pendidikan menjadi solusi strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah Papua Barat.

Publik menilai kebijakan tersebut menunjukkan keberpihakan nyata pemerintah terhadap masa depan generasi muda Papua. Kehadiran teknologi pendidikan modern diyakini mampu mempercepat pemerataan kualitas pendidikan sekaligus membuka akses yang lebih luas terhadap ilmu pengetahuan dan keterampilan abad ke-21.

Melalui transformasi digital yang berkelanjutan, pemerintah berharap anak-anak Teluk Bintuni memiliki kesempatan belajar yang setara dengan siswa di daerah lain di Indonesia, sehingga mampu bersaing dan berkontribusi dalam pembangunan bangsa di masa depan.(Red/nR)

Sumber Link Berita: Biro Komunikasi dan Hubungan Masyarakat, Sekretariat Jenderal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Siaran Pers Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor: 450/sipers/A6/V/2026.

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Kepala Otorita IKN: PMA Asal Tiongkok Investasi Rp1,25 Triliun Perkuat Kepercayaan Global

NUSANTARA, JurnalisWarga.id – Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN), Basuki Hadimuljono, menyatakan pembangunan IKN terus menunjukkan perkembangan positif dengan dimulainya konstruksi perdana proyek investasi...

IKN Percepat Pembangunan Tahap II, Target Ibu Kota Politik 2028

JurnalisWarga.id | Nusantara - Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN) terus mempercepat pembangunan fisik Tahap II sebagai bagian dari upaya mewujudkan IKN menjadi Ibu Kota...

Gubernur Papua Siapkan Kapal Bersubsidi Perkuat Konektivitas Daerah 2026

JurnalisWarga.id | Jayapura - Pemerintah Provinsi Papua di bawah kepemimpinan Gubernur Papua Matius D. Fakhiri terus memperkuat pembangunan konektivitas antardaerah melalui rencana pengoperasian kapal...

Gubernur Papua Dukung Dua Pelajar Wakili Daerah di Paskibraka Nasional 2026

JurnalisWarga.id | Jayapura - Pemerintah Provinsi Papua terus menunjukkan komitmennya dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, berjiwa nasionalisme, dan berdaya saing. Komitmen tersebut diwujudkan...

Komdigi: Indonesia Jadi Pendiri WAICO, Perkuat Tata Kelola AI Global 2026

JurnalisWarga.id | Shanghai, Tiongkok - Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memperkuat posisi strategis Indonesia dalam tata kelola kecerdasan artifisial (Artificial Intelligence/AI)...

 

ARTIKEL TERKAIT