KOTA BOGOR, JURNALISWARGA.ID – Momentum Hari Jadi Bogor (HJB) ke-544 dimanfaatkan Pemerintah Kota Bogor untuk terus memperkuat literasi budaya dan kecintaan masyarakat terhadap warisan leluhur bangsa. Hal tersebut terlihat dalam kegiatan Pameran Pesona Pusaka Nusantara yang digelar di Pasar Gembrong, Kelurahan Sukasari, Kota Bogor, Sabtu (6/6/2026).
Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, hadir langsung dalam kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Golok Road to UNESCO tersebut. Mengusung tema “Lestarikan Pusaka, Jaga Budaya, Satukan Rasa”, pameran menampilkan beragam koleksi pusaka Nusantara, mulai dari golok, pedang, parang, hingga berbagai benda bersejarah peninggalan masa lalu.
Dalam sambutannya, Dedie Rachim menegaskan bahwa kegiatan tersebut memiliki nilai strategis dalam memperkenalkan sekaligus melestarikan kekayaan budaya Indonesia kepada generasi masa kini.
“Melalui Pesona Pusaka Nusantara ini, kita diajak untuk merefleksikan diri sekaligus melihat kembali bahwa ternyata kekayaan bangsa Indonesia ini luar biasa,” ujar Dedie Rachim.
Menurutnya, pameran tersebut menjadi sarana edukasi yang penting bagi masyarakat untuk memahami nilai sejarah dan budaya yang terkandung dalam setiap pusaka yang dipamerkan. Berbagai koleksi yang berasal dari sejumlah daerah di Indonesia menjadi bukti nyata kekayaan budaya bangsa yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang.
“Ini adalah karya murni anak bangsa yang harus terus kita lestarikan,” tegasnya.
Selain menjadi ajang pelestarian budaya, kegiatan ini juga memberikan dampak positif terhadap sektor ekonomi masyarakat. Pemerintah Kota Bogor mendorong agar Pasar Gembrong tidak hanya dikenal sebagai pusat perdagangan, tetapi juga menjadi ruang publik yang aktif menyelenggarakan kegiatan budaya dan edukasi.
“Kita berharap ke depannya pasar ini bukan hanya dikenal sebagai pasar basah atau pasar kering saja, tetapi juga bisa menjadi tempat pelaksanaan berbagai kegiatan kebudayaan. Kegiatan seperti inilah yang nantinya dapat menggerakkan perekonomian masyarakat,” ungkap Dedie Rachim.
Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang kegiatan berlangsung. Pengunjung tidak hanya menikmati pameran benda-benda bersejarah, tetapi juga memperoleh wawasan baru mengenai keberagaman budaya Nusantara yang menjadi identitas bangsa Indonesia.
Pada kesempatan tersebut, Dedie Rachim juga berkeliling meninjau berbagai koleksi pusaka dan benda kuno yang dipamerkan. Bahkan, sebagai bentuk apresiasi terhadap nilai sejarah dan budaya, ia turut membeli beberapa koleksi uang kuno, koin kuno, serta perangko yang berasal dari era 1940-an hingga 1950-an.
Kehadiran Pemerintah Kota Bogor dalam mendukung kegiatan budaya seperti Pesona Pusaka Nusantara mendapat respons positif dari masyarakat. Selain memperkuat literasi budaya, kegiatan ini dinilai mampu membangkitkan kecintaan terhadap warisan bangsa sekaligus membuka peluang ekonomi kreatif berbasis budaya.
Melalui momentum Hari Jadi Bogor ke-544, Pemerintah Kota Bogor terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga nilai-nilai budaya lokal dan nasional sebagai bagian penting dari pembangunan daerah yang berkelanjutan, berkarakter, dan berdaya saing.(Red/nR)
Sumber Informasi: Klik disini
