Bupati Bogor Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Digitalisasi dan Modal 2026

CIBINONG, JURNALISWARGA.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor di bawah kepemimpinan Bupati Bogor, Rudy Susmanto, terus memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Komitmen tersebut diwujudkan melalui sinergi Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Bogor dengan Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (DiskopUKM) Kabupaten Bogor dalam Pelatihan Pengembangan Usaha Mikro dan Akses Permodalan Tahun 2026.

Kegiatan bertema “Optimalisasi Visibilitas Usaha dan Strategi Komunikasi Digital” tersebut digelar di Aula Bank BJB Cibinong, Selasa (23/6/2026), sebagai langkah konkret mendorong pelaku UMKM Kabupaten Bogor agar semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi digital dan memiliki akses permodalan yang lebih luas.

Bupati Bogor Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Digitalisasi dan Modal 2026Ketua TP-PKK Kabupaten Bogor, Ny. Eva Rudy Susmanto, menegaskan bahwa TP-PKK siap mendukung penuh target pembangunan ekonomi daerah melalui optimalisasi jaringan PKK hingga tingkat wilayah.

“Tugas kita bersama adalah merangkul para pelaku UMKM di Kabupaten Bogor agar masuk ke dalam binaan PKK dan Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bogor,” ujar Eva Rudy Susmanto.

Menurut Eva, kolaborasi antara TP-PKK dan DiskopUKM akan difokuskan pada program pembinaan yang komprehensif, mulai dari pelatihan manajemen usaha, peningkatan kualitas pengemasan produk, hingga tata kelola keuangan yang akuntabel agar produk-produk lokal Kabupaten Bogor mampu bersaing dan naik kelas.

Baca Juga:  Panitia Pilkades Desa Sukawening Membuka Pendaftaran Kepada Warga Yang Ingin Menjadi Kepala Desa Sukawening Kecamatan Dramaga Periode 2023-2029

Bupati Bogor Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Digitalisasi dan Modal 2026Selain itu, sinergi tersebut juga diarahkan untuk mengedukasi dan memfasilitasi para ibu rumah tangga pelaku usaha dalam mengurus perizinan dasar, seperti Nomor Induk Berusaha (NIB) dan berbagai sertifikasi yang diperlukan untuk pengembangan usaha.

“Melalui jalur sinergi ini, PKK bersama dinas terkait akan membantu memfasilitasi dan mengedukasi ibu rumah tangga pelaku usaha untuk mengurus perizinan dasar seperti NIB dan sertifikasi yang diperlukan,” tambahnya.

Tak hanya fokus pada digitalisasi dan legalitas usaha, Pemkab Bogor juga mendorong penguatan koperasi di tingkat desa guna memperluas akses permodalan bagi pelaku usaha mikro. Upaya tersebut turut didukung oleh fasilitas perbankan melalui kerja sama dengan Bank BJB.

Eva mengajak seluruh peserta memanfaatkan momentum pelatihan secara maksimal dan tidak ragu memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkan usahanya.

“Modal usaha sekarang sudah difasilitasi lewat kerja sama perbankan. Sekarang tinggal giliran kita, asah kreativitas, jangan takut pegang HP untuk jualan, dan mari kita bawa UMKM dan UP2K Kabupaten Bogor naik kelas ke dunia digital,” pungkasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Bogor, Iman Wahyu Budiana, mengungkapkan bahwa langkah tersebut merupakan strategi konkret Pemerintah Kabupaten Bogor dalam memperkuat ketahanan ekonomi daerah di tengah dinamika ekonomi global.

Baca Juga:  Ajat Rochmat Kukuhkan DWP Bogor 2024–2029: Perempuan Harus Kompak, Bermanfaat, dan Inspiratif

Bupati Bogor Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Digitalisasi dan Modal 2026Berdasarkan data tunggal Kementerian UMKM, saat ini terdapat 444.212 pelaku UMKM yang tersebar di Kabupaten Bogor. Potensi besar tersebut menjadi perhatian serius Pemkab Bogor dengan menggandeng para pengurus Pokja II TP-PKK di seluruh kecamatan sebagai motor penggerak dan pembina UMKM di tingkat akar rumput.

“Pelaku UMKM adalah pilar penyangga yang paling kokoh bagi ekonomi daerah kita. Melalui kecukupan modal kerja dan pendampingan yang tepat, kita ingin mereka semua naik kelas. Untuk itu, kami bersinergi dengan penggerak PKK untuk merangkul UMKM di wilayahnya masing-masing,” ujarnya.

Program pemberdayaan UMKM melalui digitalisasi, akses permodalan, dan pendampingan berkelanjutan ini mendapat respons positif dari berbagai kalangan masyarakat. Langkah tersebut dinilai sejalan dengan visi Bupati Bogor Rudy Susmanto dalam mendorong pertumbuhan ekonomi inklusif, memperkuat kemandirian masyarakat, serta menciptakan UMKM yang tangguh, modern, dan berdaya saing. (Red/nR)

Sumber Informasi:
Press Rilis Diskominfo Kabupaten Bogor,Rabu (24/6/2026)

Rekomendasi Produk Shopee
Mesin Vacuum Sealer MakananLihat di Shopee

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Rilis Publikasi Indeks Pembangunan Manusia Kolaka Utara 2023

KOLAKA UTARA, JURNALISWARGA.ID - Rilis Publikasi Indeks Pembangunan Manusia Kolaka Utara 2023 tercantum sebagai judul berita dalam item RSS yang diterima.Rilis Indeks Pembangunan Manusia Kolaka UtaraRilis Publikasi Indeks Pembangunan Manusia Kolaka Utara 2023 menjadi informasi utama yang tersedia da

Banten Siapkan Elektrifikasi Jalur Kereta Rangkasbitung–Merak

BANTEN, JURNALISWARGA.ID - Elektrifikasi jalur kereta Rangkasbitung–Merak disiapkan di Banten. Gubernur Andra Soni menyebut langkah tersebut sebagai jawaban atas kebutuhan transportasi.Elektrifikasi jalur kereta Rangkasbitung–Merak menjadi fokus persiapan di Banten. Namun, item RSS ini tidak memuat

Selamat Dan Sukses Atas Kenaikan Pangkat Mayor Inf. Irian Yanto, CMH 2026

Bogor, Jurnaliswarga.id – Pimpinan dan seluruh kru media nasional Jurnaliswarga.id menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada Irian Yanto atas kenaikan pangkat dari Kapten menjadi...

750 Zak Pupuk NPK Disalurkan ke 250 Petani Kolaka

KOLAKA, JURNALISWARGA.ID - Kartu Tani Beramal menyalurkan 750 zak pupuk NPK kepada 250 petani di Kolaka. Informasi tersebut tercantum dalam pemberitaan yang dipublikasikan pada Jumat, 2 Oktober 2026.750 Zak Pupuk NPK untuk Petani KolakaBantuan yang disebutkan berupa pupuk NPK dengan jumlah 750 zak.

NPCI Kabupaten Bogor Matangkan Angkat Berat untuk Peparda 2026

CIBINONG, JURNALISWARGA.ID - Angkat berat NPCI Kabupaten Bogor terus mematangkan persiapan untuk menghadapi Pekan Paralimpik Daerah (Peparda) 2026.Cabang olahraga angkat berat National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Bogor tersebut membidik emas pada Peparda 2026.Persiapan Angkat Ber

 

ARTIKEL TERKAIT