Dirjen Bina Bangda dan HAKLI Dukung Transformasi Kesehatan di Bidang Lingkungan

JURNALISWARGA.ID, JAKARTA – Dirjen Bina Pembangunan Daerah, Teguh Setyabudi mengatakan  Stunting menjadi isu krusial yang membutuhkan dukungan dan intervensi lintas sektor untuk mencapai target nasional sebesar 14 % di tahun 2024 dan kesiapan  menghadapi puncak bonus demografi di Indonesia pada tahun 2045. 

Menghadapi hal tersebut, katanya, Kementerian Dalam Negeri melakukan berbagai upaya diantaranya membangun hubungan kemitraan yang memiliki peran strategis dalam melakukan akselerasi/transformasi kesehatan khususnya di bidang lingkungan yang memiliki keterkaitan dalam penanganan stunting. 

Kemendagri terus menjajaki rencana kerjasama dengan HAKLI dan membahas agenda penting lainnya, pertemuan ini merupakan kali ke-2 untuk menyusun strategi dan rencana tindaklanjut dalam mendukung transformasi kesehatan. 

Baca Juga:  Puan Ingatkan DK OJK Terpilih Pentingnya Perlindungan Masyarakat dari Investasi Ilegal

“Adapun beberapa agenda penting yang akan dilaksanakan secara sinergi meliputi pendayagunaan tenaga kesehatan dibidang kesehatan lingkungan melalui program afirmasi pendidikan di bidang kesehatan dengan memberikan kesempatan kepada putera/puteri terbaik mengikuti program beasiswa yang akan diberikan khusus untuk Provinsi Maluku dan Provinsi Papua pada bulan Juni 2022 di Ambon,” ujar Teguh.

Selanjutnya, Teguh juga menyampaikan rencana kegiatan yang akan diselenggarakan oleh HAKLI dalam rangka pendayagunaan seluruh petugas puskesmas dalam percepatan penurunan stunting yang akan diikuti oleh sebanyak 7000 petugas dengan alat-alat peraga yang akan disediakan oleh Kementerian Kesehatan yang akan diselenggarakan pada tanggal 24-25 Mei 2022.

Baca Juga:  Gus Muhdlor Apresiasi GP Ansor dan Fatayat NU Bantu Pulihkan Ekonomi Sidoarjo Lewat Kampung Ramadhan

Dalam rangka penguatan dan sinkronisasi data stunting, HAKLI akan melakukan penelitian yang berlokasi di Kabupaten Pandeglang dan mengembangkan role model satu desa satu sanitarian di Provinsi NTT. 

“HAKLI juga akan mengoptimalkan keterlibatan TP-PKK dalam mendukung percepatan penurunan stunting di bidang kesehatan lingkungan,” tuturnya.

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Menanti Transparansi KPK: Mengapa Pengumuman Tersangka OTT Pemkab Bogor Sengaja Ditunda?

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID — Gelombang desakan publik terus mengalir deras menuntut Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera membuka tabir di balik Operasi Tangkap Tangan (OTT)...

Ketua Umum DPP FPPI Kawal Hak Ganti Rugi Lahan Warga Kutai Timur 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID — Forum Purnawirawan Pejuang Indonesia (FPPI) mengambil langkah aktif mendampingi kelompok tani dari Kutai Timur, Kalimantan Timur, dalam memperjuangkan hak ganti rugi...

Perumda Tirta Kahuripan Perkuat Layanan Digital MyKahuripan 2026

BOGOR, JURNALISWARGA.ID — Perumda Air Minum Tirta Kahuripan Kabupaten Bogor terus meningkatkan kualitas pelayanan pelanggan melalui transformasi digital. Aplikasi MyKahuripan kini memasuki tahap pre-launching...

Direktur RSUD Ciawi Buka Ruang Aspirasi untuk Perkuat Pelayanan 2026

CIBINONG, JURNALISWARGA.ID — RSUD Dr. KH Idham Chalid Kabupaten Bogor terus memperkuat kualitas pelayanan kesehatan dengan melibatkan masyarakat secara langsung melalui Forum Konsultasi Publik...

Sekda Bogor Dorong ASN Profesional dan Utamakan Pelayanan 2026

CIBINONG, JURNALISWARGA.ID — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor Ajat Rochmat Jatnika mendorong seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor meningkatkan profesionalisme,...

 

ARTIKEL TERKAIT