Gelar Workshop Kurikulum Merdeka, SMAI Baiturrahman Hadirkan Sejumlah Doktor

Sumenep – SMA Islam Baiturrahman Ketupat Raas Sumenep menggelar workshop dan pendampingan implementasi kurikulum merdeka kepada guru-guru tingkat SMA se-Kecamatan Raas, Selasa (27/9/2022).

Acara tersebut bekerja sama dengan Perkumpulan Ilmuwan Sosial Humaniora Indonesia (PISHI). Turut hadir sejumlah akademisi bergelar doktor dari berbagai perguruan tinggi yang menjadi pemateri.

Kepala SMA Islam Baiturrahman, Muhdar mengaku, banyak guru yang masih belum memahami Kurikulum Merdeka sehingga memunculkan beragam pertanyaan.

“Banyak pertanyaan yang muncul dalam benak kita mengenai Kurikulum Merdeka. Apalagi ini merupakan hal baru. Berbagai pertanyaan tersebut silahkan disampaikan di sini,” ujarnya saat menyampaikan sambutan.

Muhdar berharap dengan diselenggarakannya acara tersebut dapat membuka wawasan para guru, khususnya yang berada di Kecamatan Raas.

“Semoga acara ini bisa menjawab segala pertanyaan itu dan mebuka wawasan kita semua,” pungkasnya.

Baca Juga:  Pangdam XIV/Hasanuddin : Bekerja Dengan Komitmen Dan Menyentuh Hati

Salah satu pemateri, Dr. Ida Soekawati, M.Hum. menyebutkan, tidak ada perbedaan yang mendasar antara Kurikulum Merdeka dan Kurikulum 2013.

“Sebenarnya Kurikulum Merdeka ini secara muatan materinya sama dengan Kurikulum 2013, hanya beda pengemasan atau templatenya. Jadi, bapak ibu tidak perlu bingung,” ungkapnya.

Dosen Universitas Darul Ulum Lamongan itu juga menyoroti beberapa istilah yang terdapat dalam Kurikulum Merdeka dan membandingkan dengan Kurikulum 2013.

“Sebagai contoh, di Kurikulum Merdeka ada istilah modul ajar. Sebetulnya itu sama saja dengan RPP di Kurikulum 2013. Ada juga istilah indikator assessment yang pada kurikulum sebelumnya kita kenal indikator soal,” jelas Ida.

Kemudian pemateri lain, Dr. Siti Maesaroh, M.Pd. menjelaskan sisi baik dari Kurikulum Merdeka yang secara penuh memberikan kebebasan kepada para guru untuk mengeksplorasi cara pembelajaran.

Baca Juga:  Disela Kunker di Jatim, Puan Pantau Ketersedian Pasokan Minyak Goreng di Pabrik dan Tempe

“Sesuai namanya, kurikulum ini merdeka atau kita bebas memilih cara pembelajaran seperti apa yang akan digunakan sesuai dengan kondisi sosial dan lingkungan di sekolah kita. Siswa di pedesaan tentu tidak bisa disamakan dengan yang berada di perkotaan,” ujar Dosen STKIP PGRI Jombang.

Ketua Umum PISHI, Dr. Wadji, M.Pd. berharap program kolaborasi perkumpulannya dengan guru-guru tingkat SMA di Raas dapat terus berlanjut. Tidak hanya sebatas pada acara itu.

“Kami sangat terbuka, nanti jika ada pertanyaan-pertanyaan silahkan disampaikan. Kita terus berkomunikasi,” tegasnya.

Dosen asal Malang itu juga menyampaikan, demi kemajuan bersama PISHI siap berkolaborasi dengan siapapun.

CP: 081280208213 (Mubarak – SMA Islam Baiturrahman)

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Uang Rp75 Juta Dikembalikan, Rahmad Sukendar Desak Propam Polda Jambi Usut Dugaan Pemerasan Oknum Polisi Merangin

JAMBI, JURNALISWARGA.ID – Dugaan pemerasan yang menyeret oknum anggota Sat Reskrim Polres Merangin, Jambi, kembali menjadi sorotan. Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara...

Uang Rp16 Juta Dikembalikan, Rahmad Sukendar Desak Propam Polda Jabar Usut Dugaan Pemerasan Oknum Polisi

BANDUNG, JURNALISWARGA.ID – Dugaan pemerasan yang menyeret oknum anggota Sat Tipiter Polresta Bandung di wilayah Soreang mendapat sorotan serius dari Badan Peneliti Independen Kekayaan...

Satu Kepedulian Bisa Berarti: Dokter Spesialis Jiwa IHC RS Pertamina Prabumulih Bicara tentang Pencegahan Bunuh Diri

PRABUMULIH — Tidak semua orang yang sedang menghadapi persoalan berat mampu mengatakannya secara langsung. Ada yang tetap bekerja, tersenyum, berbicara dengan orang lain, dan...

IHC RS Pertamina Prabumulih Gelar Pemeriksaan Kesehatan Gratis di Smanda Event ke-11

PRABUMULIH — IHC RS Pertamina Prabumulih kembali hadir lebih dekat dengan masyarakat melalui layanan pemeriksaan kesehatan gratis dalam rangkaian Smanda Event ke-11 yang digelar...

Sigap di Tengah Konser Utopia Band, IHC RS Pertamina Prabumulih Jadi Tim Emergency Uthopia Smanda Event ke-11

PRABUMULIH — Di tengah riuhnya musik dan antusiasme para pelajar dalam Konser Band Uthopia Smanda Event ke-11 yang digelar pada 10 September 2026, kehadiran...

 

ARTIKEL TERKAIT