Kefas Hervin Devananda,S.Th : ‘Sistem  PPDB Harus Dievaluasi Total!’ 2023

Kota Bogor, Jurnaliswarga.id – terkait dengan persoalan PPDB yang dalam setiap tahun ajaran selalu menghadapi persoalan, ketua Pewarna Indonesia Jawa Barat, Kefas Hervin Devananda S.Th pun menyoroti dengan kritis fenomena kisruh sistem zonasi PPDB.(13/7)

“Sistem zonasi PPDB harus dievaluasi. Alih-alih untuk pemerataan pendidikan, yang terjadi malah sistem Zonasi PPDB mendiskriminasi dan menumbuhkan budaya negatif yang merusak,” tegas pria yang disapa Romo Kefas ini .

Kefas Hervin Devananda,S.Th : 'Sistem  PPDB Harus Dievaluasi Total!' 2023

Menurut menurut Romo Kefas sistem zonasi PPDB mendiskriminasi calon siswa yang seharusnya dijamin hak pendidikannya oleh konstitusi, hanya karena letak rumah yang tak masuk zonasi. Sudah dapat diduga anak-anak yang bertempat tinggal jauh dari lokasi sekolah akan kesulitan mengakses sekolah negeri yang lebih bermutu dan berkualitas.

Baca Juga:  BEM KM UNIDA BOGOR Kawal Janji Rektor

Kemudian, sistem zonasi telah menyuburkan praktek pemalsuan dokumen, pungli dan percaloan dalam sistem PPDB tersebut

Seperti yang terjadi di Kota Bogor, Jawa Barat, walikota Bima Arya menyebut ada 155 pendaftar PPDB yang tidak sesuai domisilinya dengan yang tercatat pada Kartu Keluarga (KK).

“Tentu saja ini adalah budaya negatif dalam dunia pendidikan kita, yang dapat merusak basis moral si anak. Karena Berbohong jadi dianggap biasa,” tegas Ayah dari satu Anak  ini.

Baca Juga:  Terima Banyak Aduan Soal Pinjol, DPRD Kota Bogor Siapkan Raperda

“Selain itu, anak yang dicoret dari PPDB suatu sekolah karena ketahuan memanipulasi data, bisa mengalami trauma psikologis karena resiko stigma sosial maupun perasaan bersalah” tambah Romo Kefas.

Lebih lanjut Romo Kefas menengarai, sistem zonasi PPDB telah mendorong praktek jual beli Kartu Keluarga (KK) dan pemalsuan data secara Sistematis, oleh karena itu regulasi terkait PPDB ini, pemerintah tidak boleh abai atau terkesan tutup mata, harus ada tindakan tegas dalam memberantas mafia – mafia di dunia pendidikan  (red)

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Rakercab Pramuka 2026, 1 Komitmen Bupati Sukabumi Dorong Aksi Kemanusiaan dan Kolaborasi

Sukabumi, Jurnaliswarga.id – Pemerintah Kabupaten Sukabumi terus mendorong peran aktif generasi muda dalam kegiatan sosial kemasyarakatan. Hal tersebut ditegaskan Bupati Sukabumi, Asep Japar, saat...

Pesan Tegas Dedie Rachim di FCP 2026, ASN Diminta Hindari Gaya Hidup Berlebihan

Bogor, Jurnaliswarga.id – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menegaskan pentingnya integritas dan pola hidup sederhana bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah...

98,61% Warga Terdaftar JKN, 1,39% Masih Belum, Sleman Perkuat Kolaborasi Kesehatan 2026

Sleman, Jurnaliswarga.id – Upaya memperkuat perlindungan kesehatan masyarakat terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Sleman. Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menghadiri sekaligus menyaksikan penandatanganan kerja sama antara...

Juara 1 Kartini Challenge 2026, Kabupaten Bogor Buktikan Semangat Perempuan Berkarya

Jakarta, Jurnaliswarga.id – Prestasi membanggakan kembali diraih Pemerintah Kabupaten Bogor dengan meraih Juara 1 pada ajang Kartini Challenge 2026 yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemberdayaan...

Diskominfo Goes To School Hadirkan Program OB Van Teman FM Sasar Literasi Pelajar di SMPN 1 Leuwiliang

Bogor, Jurnaliswarga.id – Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) terus berinovasi dalam meningkatkan literasi informasi di kalangan pelajar. Salah satunya melalui...

 

ARTIKEL TERKAIT