Polisi Tetapkan Dua Tersangka Pengeroyokan Jurnalis Kompas TV

Jakarta, Jurnaliswarga.id – Polda Metro Jaya menetapkan dua tersangka kasus pengeroyokan wartawan Kompas TV saat sidang Syahrul Yasin Limpo (SYL). Pelaku pengeroyokan ditangkap kurang dari 1×24 jam dari kejadian.

“Dua orang tersangka adalah saudara MNM (54), itu diduga memukul korban. Satu lagi saudara S (49) diduga memukul dan menendang korban dan juga kepada kamera korban,” jelas Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes. Pol. Ade Ary Syam di kantornya, Senin (15/7/24).

Menurut Kabid Humas, penyidik menetapkan tersangka usai dilakukan pemeriksaan kepada sejumlah saksi.

“Dilakukan olah TKP, pendalaman, klarifikasi terhadap korban dan saksi, pengecekan CCTV,” ujarnya.

Terhadap tersangka dijerat pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan dengan maksimal hukuman 5 tahun penjara.

Baca Juga:  Gereja Katedral Apresiasi Pengamanan Polri-TNI Saat Gelaran Rangkaian Misa Paskah

Polisi Tetapkan Dua Tersangka Pengeroyokan Jurnalis Kompas TVJuru Kamera Kompas TV, Bodhiya Vimala, mendatangi Polda Metro Jaya untuk membuat laporan atas dugaan pengeroyokan oleh simpatisan terdakwa Syahrul Yasin Limpo (SYL).

“Ada pemukulan sama penendangan dari massa dari SYL itu. Ormas pendukung SYL lebih tepatnya,” ujar Bodhiya di Polda Metro Jaya, Kamis (11/7/2024).

Laporan tersebut pun diterima dengan nomor LP/B/3926/VII/2024/SPKT Polda Metro Jaya tertanggal 11 Juli 2024.

Dijelaskan Bodhiya, pengeroyokan berawal saat pendukung SYL hendak mengambil gambar terdakwa keluar dari ruang sidang. Kemudian, simpatisan itu menutupi di pintu ruang sidang.

“Saat itu kondisi ruang sidang penuh dan mereka masuk menutup pintu keluar itu, berjejer. Kita sebenarnya sudah sepakat sama ormas itu, karena anak-anak (wartawan) TV yang lain juga minta ngebuka jalan lah, supaya pas SYL keluar kita sama-sama dapat gambarnya,” kata dia.

Baca Juga:  PSI Jakarta Minta Pemrov DKI Maksimalkan Sosialisasi Pengelolaan Sampah

Saat SYL keluar itu, kata dia, para simpatisan langsung desak-desakan keluar, mendorong, hingga akhirnya membuat keadaan rusuh. Bahkan, banyak korban dari kalangan wartawan yang sedang menjalankan tugas terganggu oleh cara simpatisan SYL itu.

Bodhya sendiri sempat terjatuh saat kondisi tersebut karena melindungi peralatan liputannya. Setelah ada protes dari kalangan wartawan, para simpatisan melakukan aksi anarkis hingga Bodhya turut menjadi korban pemukulan dari tiga anggota simpatisan SYL itu.

“Engga (luka parah) si, karena pas mukul dan nendang, saya menghindar, kena dikit aja paling, enggak sampai luka,” tutur dia.

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Kemenlu RI Apresiasi Diplomasi Prabowo-Macron, Kemitraan Indonesia-Prancis Kian Kokoh 2026

PARIS, Jurnaliswarga.id – Pemerintah Indonesia terus memperkuat posisi diplomasi dan kerja sama strategis internasional di tengah dinamika global yang semakin kompleks. Pertemuan bilateral Presiden...

Kemenkes Gandeng Danantara Indonesia Trust, Penguatan Kesehatan Ibu dan Anak Dipercepat 2026

JAKARTA, Jurnaliswarga.id – Kementerian Kesehatan Republik Indonesia terus memperkuat layanan kesehatan nasional melalui kolaborasi strategis bersama Danantara Indonesia Trust (DIT). Langkah tersebut mendapat respons...

Kemenkes Soroti Lonjakan Diabetes Remaja, Wamenkes Dante Ajak Generasi Muda Ubah Gaya Hidup Sehat 2026

Jakarta, Jurnaliswarga.id – Pemerintah pusat melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terus memperkuat upaya pencegahan penyakit tidak menular di kalangan generasi muda. Wakil Menteri Kesehatan RI,...

Komdigi Berlakukan Registrasi SIM Biometrik, Publik Sambut Positif Keamanan Digital Nasional 2026

JAKARTA, Jurnaliswarga.id – Pemerintah pusat melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) resmi memberlakukan registrasi biometrik nomor seluler secara penuh mulai 1 Juli 2026 sebagai...

Komdigi Dorong Internet 100 Mbps Rp100 Ribu, Publik Sambut Positif Pemerataan Digital

JAKARTA, Jurnaliswarga.id – Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) terus memperkuat transformasi digital nasional melalui dukungan layanan internet cepat dan terjangkau bagi masyarakat. Program internet...

 

ARTIKEL TERKAIT