Sejumlah Indikator Ekonomi Positif, Presiden: Tetap Hati-Hati

Foto: Rusman – Sekretariat Presiden

Jurnaliswarga.id, Jakarta-Di tengah penanganan pandemi Covid-19, pemerintah terus berupaya untuk mengendalikan perekonomian nasional. Keseimbangan “gas dan rem” antara penanganan di bidang kesehatan dan ekonomi menjadi tantangan yang tidak mudah untuk dihadapi. Meski demikian, sejumlah indikator perekonomian nasional menunjukkan angka yang menggembirakan.

“Alhamdulillah di kuartal pertama 2021 dari minus 0,7 (persen), di kuartal kedua kita bisa sudah meloncat ke 7,07 (persen),” ujar Presiden Joko Widodo saat bertemu dengan para pimpinan partai politik koalisi di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 25 Agustus 2021.

Baca Juga:  Kemendagri Sosialisasikan Permendagri Nomor 137 Tahun 2022

Selain itu, angka inflasi juga relatif terkendali di angka 1,5 persen. Jika dibandingkan dengan sejumlah negara lain, inflasi di Indonesia relatif lebih terjaga.

Indikator ekonomi lainnya yang juga membaik yaitu ekspor yang pada kuartal kedua naik sebesar 31,8 persen. Angka tersebut utamanya didorong oleh sektor pertanian yang mengalami kenaikan cukup signifikan.

“Saya kira ini membuat kita optimistis,” tambahnya.

Konsumsi masyarakat selama kuartal kedua berada di angka 5,9 persen. Sementara itu, investasi tumbuh sangat baik di angka 7,5 persen.

Perbaikan sejumlah indikator perekonomian tersebut dibarengi juga dengan naiknya Indeks Kepercayaan Pemerintah yang kini berada di angka 115,6 dibandingkan sebelumnya yang berada di angka 97,6. Kepala Negara memandang bahwa hal tersebut menunjukkan adanya optimisme masyarakat.

Baca Juga:  Sail Tidore 2022 Segera Digelar, Kementerian Dalam Negeri Dorong Daerah Optimalkan Persiapan

“Ini juga kepercayaan konsumen, kepercayaan publik, kepercayaan masyarakat kelihatan dari indeks-indeks seperti ini yang angkanya selalu kita peroleh apabila surveinya selesai. Artinya ada optimisme, arahnya positif, tetapi juga kita tetap harus berada pada posisi kehati-hatian, kewaspadaan karena memang sekali lagi sulit dihitung dan sulit dikalkulasi,” tandasnya.(Red*/NR)

sumber:
Biro Pers, Media, dan Informasi Sekretariat Presiden

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Segel Dilanggar, Hukum Dipertanyakan: Rahmad Sukendar Semprot Keras Aparat di Kasus PT Gandasari Shipyard

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID - Kasus penimbunan pesisir oleh PT Gandasari Shipyard di Bintan kian memanas. Tak lagi sekadar dugaan pelanggaran izin lingkungan, perkara ini kini...

Mensos Gus Ipul Tak kenal Libur, Penyaluran Bantuan Korban Bencana Sumatra Tetap Terlaksana

Jakarta, Jurnaliwarga.id - Penyerahan bantuan dilakukan secara hybrid dan dipimpin langsung oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) melalui sambungan Zoom dari Kantor Kemensos...

Gempa Sulawesi Utara dan Maluku Utara, Presiden Minta Penyelamatan Warga Jadi Prioritas

Jakarta, Jurnaliswarga.id - Pemerintah bergerak cepat dalam merespons bencana gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang melanda wilayah Sulawesi Utara (Sulut), Maluku Utara (Malut), dan...

IGORNAS Sukabumi Gelar Jambore 2026, Satukan Semangat Guru Olahraga Menuju Generasi Sehat dan Berprestasi

SUKABUMI, JURNALISWARGA.ID — Semangat kebersamaan dan komitmen membangun generasi sehat kembali digaungkan oleh IGORNAS Kabupaten Sukabumi melalui rencana pelaksanaan Jambore IGORNAS 2026. Kegiatan ini menjadi...

Presiden Prabowo Perintah Langsung Evakuasi Warga di Bitung hingga Batang Dua Dipercepat 2026

Jakarta, Jurnaliswarga.id - Presiden Prabowo Subianto bergerak cepat merespons kejadian yang terjadi di Provinsi Sulawesi Utara dan Maluku Utara, khususnya di Kota Bitung, Kota...

 

ARTIKEL TERKAIT