TAGANA Kab. Bogor, Laporkan Hasil Kaji Cepat Sementara Bencana Banjir di Desa Cijayanti 2023

Babakan Madang, (JW) – Pada Jumat (17/03) wilayah bogor diguyur hujan yang cukup deras dengan intensitas waktu kurang lebih 3 jam, akibat dari curah hujan yang deras menyebabkan kali Cijayanti, Cisarapati dan Cikeas meluap dan menyebabkan bencana banjir ke pemukiman warga yang ada di bantaran kali.

TAGANA Kabupaten Bogor langsung merapat ke lokasi bencana, dan langsung melakukan evakuasi dan membantu warga yang terdampak banjir evakuasi barang-barangnya. Menelusuri lokasi dan area yang terdampak banjir serta melakukan asesmen dan kaji cepat sementara bencana banjir yang terjadi.

TAGANA Kab. Bogor, Laporkan Hasil Kaji Cepat Sementara Bencana Banjir di Desa Cijayanti 2023

Hasil dari asesmen dan kaji cepat sementara bencana banjir yang disampaikan ke awak media oleh TAGANA Kabupaten Bogor pasca banjir melanda di Desa Cijayanti, Sabtu (18/03/2023).

Bahwa bencana banjir melanda di Desa Cijayanti ada di empat kampung yaitu Kampung Babakan Cicerewed, Kampung Babakan, Kampung Cimanggurang dan Kampung Pasir Maung. Untuk data wilayahnya ada 4 RW dan 11 RT sebagai berikut :
1. Wilayah RW 01 – RT 01, 02, 03, 04, dan 05. Ada 154 Rumah, 164 KK dan 667 Jiwa, serta ada 1 unit rumah rusak sedang.

2. Wilayah RW 06 – RT 02, 03, dan 04. Ada 41 Rumah, 44 KK, dan 180 Jiwa.

3. Wilayah RW 02 – RT 02, dan 03. Ada 38 Rumah, 40 KK, dan 166 Jiwa.

Baca Juga:  Hakim Praperadilan menolak seluruh permohonan Suhendra Ayah Sejuta Anak, Kementrian PPPA apresiasi kinerja Sat Reskrim Polres Bogor

4. Wilayah RW 09 – RT 04. Ada 11 Rumah, 13 KK, dan 61 Jiwa.

Kronologis kejadian dikarenakan hujan deras mengakibatkan meluapnya kali cijayanti dan kali sarapati yang  menyebabkan banjir di wilayah tersebut dengan ketinggian air bervariasi mulai dari 100 cm s/d 200 cm yang menggenangi pemukiman warga. Untuk korban terancam dan korban jiwa tidak ada. Kemudian ada korban yang mengungsi kerumah saudaranya di alamat yang sama atas nama Ibu Rodiah (1 KK 4 Jiwa) di Kampung Babakan RW 01.

Sedangkan untuk fasilitas umum yang terdampak banjir ada 1 masjid dan 2 mushola di Kampung Babakan Cicerewed.

Langkah yang di laksanakan TRC BPBD Kabupaten Bogor :
1. Koordinasi dengan aparatur setempat
2. Melakukan tindakan sesuai standar operasional prosedur (SOP) Kebencanaan
3. Melakukan kaji cepat dan analisa di lokasi bencana
4. Memberikan Edukasi Kebencanaan & Himbauan

Dan situasi akhir di wilayah banjir :
– Untuk saat ini tim TRC Bpbd bersama warga sedang membersihkan lumpur pasca banjir
– Tim TRC Bpbd Sedang mensuplai air bersih
– Warga sudah mulai kembali ke rumah masing-masing.
– Dibutuhkan penanganan lanjutan untuk upaya pembersihan lumpur di rumah warga.

Analisa bencana banjir ini :
– Perlu penanganan lebih lanjut oleh dinas terkait mengenai normalisasi kali.
– Pihak desa sedang berusaha melakukan upaya mediasi dengan pihak pengembang terkait banjir.
– Dibutuhkan kajian lanjutan dalam penanganan banjir tersebut.

Baca Juga:  Yayasan Al-Hazmi, Wisata Rohani Ke Walisongo, Bangkalan & Bali Bersama Anak Yatim

Selain itu juga di infokan bahwa bencana alam yang terjadi pada Jumat (17/03) ada di 5 Desa Kecamatan Babakan Madang, dimana bencana banjir terjadi di Desa Cijayanti dan Desa Sumur Batu ada 3 RT sekitar 47 KK yang , untuk bencana longsor terjadi di Desa Karang Tengah dan Desa Bojong Koneng, tempat kejadian longsor di Desa Bojong Koneng ada di Kampung Gunung Batu Kidul dan Cikeas, ada 4 rumah peta pergeseran tanah dan untuk di Desa Karang Tengah terjadi di Leuwi Asih dan di Kampung Wangun 1 ada 2 rumah yang tertimbun tanah.

“Dan total kerusakan rumah yang terdampak akibat bencana di kecamatan Babakan Madang itu ada 263 rumah, Jiwanya yang di Desa Cijayanti 1000 lebih, untuk di Desa Sumur Batu ada 137 jiwa, untuk di Desa Karang Tengah ada 20 jiwa, untuk di Desa Bojong Koneng ada 4 rumah 5 KK, jadi 23 jiwa,” Kata Sukma Wijaya TAGANA Kabupaten Bogor.

Yang dibutuhkan segera oleh korban bencana alam yaitu logistik air bersih dan pakaian layak pakai serta obat-obatan terutama untuk balita dan ibu hamil.

Yang terlibat di dalam penanganan bencana alam ada Damkar, Linmas, Satpol PP dan masyarakat sekitar.

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

25 Pertemuan Tingkat Menteri, ASEAN–Uni Eropa Dorong CEPA dan Siap Sambut 50 Tahun Kemitraan

BANDAR SERI BEGAWAN, JURNALISWARGA.ID — Kemitraan antara Association of Southeast Asian Nations dan Uni Eropa semakin diperkuat melalui Pertemuan Tingkat Menteri ke-25 yang digelar...

2 Kajian KPK Ungkap 688 Kasus dan Potensi Rp355,34 Triliun, Sektor Kehutanan Jadi Sorotan

JAKARTA,JURNALISWARGA.ID — Komisi Pemberantasan Korupsi resmi meluncurkan 2 kajian strategis untuk memperkuat pencegahan korupsi di sektor kehutanan, di tengah temuan 688 perkara korupsi dan...

Piala Raja Sepatu Roda 2026 Siapkan Bibit Unggul Menuju PON 2032,900 Atlet Ditargetkan

YOGYAKARTA, JURNALISWARGA.ID — Kejuaraan Nasional Piala Raja cabang olahraga sepatu roda tahun 2026 diproyeksikan menjadi ajang strategis untuk mencetak atlet unggulan masa depan. Event...

217 TPA Terdata, 53 Anak Jadi Korban: Sri Sultan Perintahkan Penutupan Daycare Ilegal di DIY

YOGYAKARTA, JURNALISWARGA,ID, — Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X, menginstruksikan penutupan seluruh daycare tak berizin tanpa pengecualian. Langkah tegas ini...

Level 4 dan 1 Penghargaan Nasional, Kota Bogor Raih Predikat Pangan Aman

BOGOR, JURNALISWARGA.ID — Pemerintah Kota (Pemkot) Kota Bogor kembali mencatat prestasi membanggakan dengan meraih 1 penghargaan nasional sebagai Kabupaten/Kota Pangan Aman Tahun 2025 dengan...

 

ARTIKEL TERKAIT