Tragedi Solok Selatan: Momentum Kapolri Tegas Tutup Tambang Ilegal untuk Cegah Insiden Serupa

Padang, Jurnaliswarga.id – Ketua Umum BPI KPNPA RI, Tubagus Rahmad Sukendar, mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengambil langkah tegas memberantas tambang ilegal di seluruh wilayah Indonesia.

Desakan ini disampaikan Sukendar di Padang, Minggu (24/11/2024), sebagai respons atas insiden penembakan antaranggota polisi di Polres Solok Selatan, Sumatera Barat, pada Jumat, 22 September 2024.

“Insiden ini harus menjadi momentum bagi Kapolri untuk membersihkan tambang ilegal yang selama ini menjadi sumber konflik. Jangan ada lagi oknum polisi yang membekingi tambang liar. Ini bukan hanya soal tambang, tetapi soal kredibilitas Polri di mata masyarakat,” tegas Sukendar.

Kejadian tragis di Solok Selatan, yang melibatkan AKP Dadang Iskandar sebagai terduga pelaku, diduga kuat berkaitan dengan aktivitas tambang ilegal. Ketua Indonesia Police Watch (IPW), Sugeng Teguh Santoso, menyebut AKP Dadang sebagai pelindung tambang ilegal di wilayah tersebut.

Sukendar menegaskan, Polri bersama Komisi III DPR RI harus mengusut tuntas motif penembakan ini dan memastikan tidak ada lagi aparat yang terlibat dalam bisnis tambang ilegal. Ia juga mengingatkan bahwa pembiaran terhadap tambang ilegal hanya akan membuka peluang konflik serupa, bahkan melibatkan institusi lain seperti TNI.

Baca Juga:  Bhabinkamtibmas Polsek Sukamakmur Silaturahmi Dengan Warga Sampaikan Pesan Kamtibmas 2023

“Jika tambang ilegal terus dibiarkan, bukan tidak mungkin tragedi berikutnya melibatkan polisi dan tentara. Ini menjadi ancaman serius bagi stabilitas institusi penegak hukum kita,” tambahnya.

Solok Selatan dikenal sebagai wilayah kaya tambang emas, dengan luas area mencapai 28.840 hektare. Daerah ini dijuluki “Bukit Emas” karena hampir setiap bukitnya mengandung emas, menjadikannya target empuk bagi penambang ilegal. Aktivitas tambang di Solok Selatan bahkan sudah dimulai sejak era kolonial Belanda.

Sayangnya, kekayaan alam yang melimpah ini justru dikelola secara ilegal, melibatkan oknum pemerintah daerah dan aparat hukum. Selain menjadi sumber kekayaan lokal, tambang ilegal di Solok Selatan juga menarik perhatian pelaku asing, termasuk dari China.

“Kekayaan tambang di Solok Selatan seharusnya menjadi berkah bagi daerah, bukan menjadi sumber konflik dan pelanggaran hukum. Kapolri harus memastikan tidak ada lagi tambang ilegal yang merusak tatanan hukum dan sosial,” ujar Sukendar.

BPI KPNPA RI mengungkapkan telah melaporkan sejumlah kasus tambang ilegal, termasuk aktivitas galian C, kepada kepolisian. Namun, hingga kini tidak ada tindakan nyata. Sukendar memperingatkan bahwa pembiaran ini akan berdampak fatal pada stabilitas dan kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

Baca Juga:  Lebaran Idul Adha di Yogyakarta, Presiden Sapa dan Swafoto Dengan Masyarakat 2023

“Kapolri harus segera bertindak. Jika terus dibiarkan, tragedi seperti di Solok Selatan akan terulang. Bahkan, bukan tidak mungkin akan terjadi insiden yang lebih parah, seperti konflik antara polisi dan tentara,” tegasnya.

Sukendar juga meminta Panglima TNI segera menginstruksikan jajaran TNI agar tidak terlibat dalam aktivitas tambang ilegal. “Semua pihak, termasuk TNI, harus bersikap profesional dan tidak bermain-main dalam tambang ilegal,” tuturnya

Tragedi Solok Selatan harus menjadi titik balik bagi aparat penegak hukum untuk memberantas tambang ilegal yang selama ini menjadi sumber konflik dan pelanggaran hukum. Kapolri diharapkan mampu memimpin upaya besar ini, memastikan tambang ilegal dihentikan, dan kepercayaan publik terhadap Polri dipulihkan.

Kita saat ini menanti ketegasan Kapolri apakah berani menutup kegiatan tambang ilegal dan galian C yang marak beroperasi diberbagai daerah . Tutup Sukendar

Rekomendasi Produk Shopee
Mesin Vacuum Sealer MakananLihat di Shopee

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

PT PPM Gandeng 5 Kabupaten di Lampung, Kembangkan Ketahanan Pangan dan Energi Lewat KPBU

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – PT Palma Pertiwi Makmur (PPM) mendorong pengembangan program ketahanan pangan dan energi nasional melalui skema Kerja Sama Pemerintah dan Badan Usaha...

Kadinkes Kota Bogor dr. Erna Nuraena Siagakan 474 Personel dan 63 Ambulans untuk PORPROV XV Jabar 2026

BOGOR, JurnalisWarga.id – Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kota Bogor, dr. Erna Nuraena, memastikan kesiapan pelayanan kesehatan dalam mendukung penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) XV...

Mayapada Hospital Bogor Masuk Jajaran 12 Rumah Sakit Rujukan PORPROV XV Jawa Barat 2026

BOGOR, JurnalisWarga.id – Mayapada Hospital Bogor menjadi salah satu rumah sakit yang masuk dalam jajaran 12 rumah sakit rujukan di Kota Bogor untuk mendukung...

Dua Tahun Laporan Rospita Lubis Tak Kunjung Tuntas, Rahmad Sukendar: Propam dan Irwasda Polda Sumut Diduga Mandul! 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID - Rahmad Desak Kapolri Suyudi Ario Seto Turun Tangan, Evaluasi Penyidik Polres Toba dan Pengawasan Internal Polda Sumut, Ketua Umum Badan Peneliti...

BPI KPNPA RI Gelar Forum Diskusi Kepolisian, Undang Kapolda Metro Jaya Jadi Narasumber: Bahas Kinerja Polisi yang Dekat dengan Masyarakat

TANGERANG SELATAN, JURNALISWARGA.ID – Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI) akan menggelar Forum Diskusi bertema “Terkait...

 

ARTIKEL TERKAIT