Rahmad Sukendar: Kejati Sumbar Diduga Takut Penguasa, Kasus Sertifikat Tanah Kaum Maboet Mandek

Jakarta, JURNALISWARGA.IDKetua Umum BPI KPNPA RI, Rahmad Sukendar, menyoroti lambannya penanganan kasus dugaan korupsi penerbitan ribuan sertifikat tanah milik adat Kaum Maboet di Sumatera Barat. Ia menyebut, sejak laporan resmi disampaikan kepada Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) dan Jaksa Agung Muda Intelijen (Jamintel) pada Februari 2025, hingga kini Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumbar belum menunjukkan tindak lanjut yang jelas.

Menurut Rahmad Sukendar,surat resmi dari Jampidsus dan Jamintel ke Kejati Sumbar telah dikirimkan sejak 15 Maret 2025 perihal pelimpahan penanganan kasus tersebut, Namun, sudah lebih dari enam bulan tidak ada respons atau tindakan apa pun. Kondisi ini, kata dia, patut dipertanyakan.

Baca Juga:  Bongkar Premanisme dan Ormas Anarkis, Kapolda Banten Diapresiasi Ketua Umum BPI KPNPA RI

Rahmad menilai, ada indikasi keberpihakan dan tekanan dari pihak tertentu yang membuat Kejati Sumbar terkesan menutup mata terhadap kasus tersebut. Ia bahkan menduga Kejati Sumbar takut terhadap penguasa.

Kasus ini, lanjutnya, menyangkut hak masyarakat adat yang dirampas melalui penerbitan sertifikat tanah secara ilegal dalam jumlah besar. “Kami menduga Kejati Sumbar takut terhadap penguasa. Padahal ini soal keadilan bagi rakyat kecil,” tegasnya.

Baca Juga:  Rahmad Sukendar Desak Kepolisian Sikapi Arogansi Razman Arif Nasution di Pengadilan

BPI KPNPA RI, kata Rahmad, akan terus mengawal kasus ini sampai tuntas. Ia juga mengumumkan rencana aksi damai di depan kantor Kejaksaan Agung sebagai bentuk desakan moral agar penegakan hukum berjalan sesuai koridor keadilan.

Rahmad menegaskan, pihaknya memiliki dokumen dan bukti pendukung terkait dugaan penyimpangan penerbitan sertifikat tanah adat tersebut, dan berharap Jaksa Agung memberi perhatian serius terhadap dugaan penyimpangan yang melibatkan oknum pejabat daerah.

“Hukum tidak boleh tajam ke bawah dan tumpul ke atas,” pungkas Rahmad. (Red)

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Warga Kembali Jadi Korban Jalan Rusak, Pemkab Bogor Didesak Segera Bertindak 2026

BOGOR, JURNALISWARGA.ID – Buruknya kondisi infrastruktur Jalan Raya Ciherang–Ciapus kembali memakan korban jalan rusak, Pemkab Bogor disorot kinerjanya dalam menangani insfrastruktur jaalan. Seorang warga...

BPI KPNPA RI Apresiasi Menteri Agus Andrianto Bersihkan Kementerian Imipas Mulai dari Wamen hingga Kalapas dan Karutan 2026

Jakarta, Jurnaliswarga.id – BPI KPNPA RI menyatakan dukungan penuh kepada Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto, dalam upaya melakukan pembenahan menyeluruh di lingkungan...

Tiga Inovasi Digital Indonesia Bersinar di Ajang WSIS PBB 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Transformasi digital Indonesia kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat internasional. Tiga inovasi digital karya anak bangsa berhasil meraih pengakuan dunia dalam...

Menkomdigi dan BNN Perkuat Pengawasan Digital Cegah Narkotika 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Pemerintah terus memperkuat langkah pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika di era digital. Melalui sinergi antara Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dan...

Prabowo dan Bahlil Perkuat Ketahanan Energi, BBM Tetap Stabil 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Presiden Republik Indonesia, Prabowo dan Bahlil  menegaskan komitmennya dalam menjaga ketahanan energi nasional sekaligus memperkuat program hilirisasi sebagai fondasi menuju kemandirian...

 

ARTIKEL TERKAIT