Jakarta, JURNALISWARGA.ID – Lembaga Penelitian Pendidikan dan Pemberdayaan Masyarakat (LP3M) Al Isra memberikan apresiasi terhadap langkah-langkah signifikan yang diambil Pemerintahan Presiden Prabowo dalam 100 hari pertama masa jabatannya. Hasil survei LP3M menunjukkan tingkat kepuasan publik mencapai 80 persen, yang dianggap sebagai sinyal positif terhadap stabilitas pemerintahan dan optimisme masyarakat. (22 Januari 2025)
Direktur LP3M Al Isra, Dr. Afriantoni, mengungkapkan bahwa transparansi dalam pengelolaan pemerintahan, seperti pengungkapan penyimpangan pemanfaatan laut dengan HGU, menjadi bukti keseriusan Pemerintahan Prabowo dalam memperbaiki kebijakan yang kurang tepat di masa lalu. Hal ini juga berdampak pada meningkatnya kepercayaan investor, membuka peluang investasi di sektor strategis seperti pembangunan infrastruktur dan penguatan daya saing ekonomi.
Namun, LP3M Al Isra juga menyoroti pentingnya penegakan hukum yang lebih tegas, terutama dalam pengungkapan kasus-kasus korupsi besar yang melibatkan pejabat negara. “Transparansi dan akuntabilitas adalah kunci untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dan dapat dipercaya. Oleh karena itu, KPK harus lebih aktif mengungkapkan kasus-kasus besar yang merugikan negara,” tegas Dr. Afriantoni.
Selain itu, LP3M menilai beberapa kementerian belum memberikan kinerja optimal selama 100 hari pertama. Evaluasi menyeluruh terhadap kementerian-kementerian tersebut diperlukan untuk memastikan program-program pemerintah berjalan lebih efektif dan efisien.
Dalam bidang ekonomi, LP3M memuji program populis seperti pemberian makan bergizi gratis yang dinilai mendukung sektor UMKM dan pertanian. Program ini diharapkan dapat meningkatkan daya beli masyarakat serta membuka lapangan kerja baru di sektor-sektor strategis.
Sebagai kesimpulan, LP3M Al Isra mendukung penuh kebijakan Pemerintahan Prabowo, tetapi menekankan perlunya keberlanjutan program serta pengawasan lebih ketat terhadap implementasinya, khususnya dalam upaya pemberantasan korupsi.(nR)
