BPI KPNPA RI Provinsi Banten Bersama Subdit Harda Krimum Polda Gebrak Mafia Tanah: Komitmen Tegakkan Keadilan untuk Masyarakat

Serang, Banten (Jurnaliswarga.id) — Dalam upaya serius memberantas praktik mafia tanah yang kian meresahkan masyarakat, Badan Peneliti Independen Kekayaan

Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI) Provinsi Banten melalui Satuan Tugas (Satgas) Anti Mafia Tanah, menggandeng Subdirektorat II Harta dan Benda (Subdit Harda) Direktorat Kriminal Umum Polda Banten. Langkah ini ditempuh sebagai bentuk komitmen untuk mengungkap serta menindak tegas pelaku-pelaku kejahatan pertanahan yang telah merugikan banyak pihak.

Ketua Satgas Anti Mafia Tanah Provinsi Banten, Haji Budi Mulyadi, ST., MM., yang didampingi oleh Kasatgas Investel, TB Chaeron Hendra Albantani, menyampaikan bahwa pihaknya telah secara resmi melaporkan dugaan kasus mafia tanah kepada Polda Banten. Laporan tersebut telah ditindaklanjuti dengan pemanggilan beberapa pihak terkait, termasuk Kepala Kelurahan Karundang, Kecamatan Cipocok Jaya, serta seorang notaris, untuk dimintai keterangan sebagai saksi.

Baca Juga:  Pernyataan Kontroversial Menteri Desa Soal LSM dan Wartawan Tuai Kritik

“Ini adalah langkah awal, dan kami sangat mengapresiasi respon cepat dari Polda Banten, khususnya Subdit Harda Krimum, yang telah menindaklanjuti laporan kami dengan proses pemanggilan saksi. Kami berharap proses ini segera mengerucut pada penetapan tersangka,” tegas Haji Budi Mulyadi.

Lebih lanjut, TB Chaeron Hendra Albantani menegaskan bahwa BPI KPNPA RI Provinsi Banten menerima banyak aduan dari masyarakat terkait praktik mafia tanah yang marak terjadi di berbagai wilayah di Banten. Pihaknya menilai sudah saatnya dilakukan tindakan nyata dan tidak kompromi terhadap para pelaku.

“Banyak masyarakat kecil yang menjadi korban. Tanah mereka diserobot, sertifikat digandakan, bahkan dijual tanpa sepengetahuan pemilik sahnya. Ini tidak bisa dibiarkan. Kami di BPIKPNPARI Banten berkomitmen penuh untuk mengawal kasus ini sampai tuntas,” ujarnya dengan tegas.

Baca Juga:  Bupati Bogor Hadirkan Car Free Night Pada Malam Tahun Baru 2026

Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat yang merasa menjadi korban mafia tanah agar tidak ragu melaporkan ke BPI KPNPA RI maupun aparat penegak hukum.

“Ini bukan hanya soal sengketa tanah. Ini soal keadilan dan keberpihakan negara terhadap warganya. Jangan takut melawan mafia tanah. Kami siap mendampingi,” tambah TB Chaeron.

BPI KPNPA RI berharap kolaborasi strategis antara lembaga pengawasan masyarakat dan institusi kepolisian ini dapat menjadi model dalam pemberantasan mafia tanah secara nasional, demi menciptakan iklim investasi yang sehat, aman, dan berkeadilan di wilayah Banten maupun Indonesia secara keseluruhan.

Rekomendasi Produk Shopee
Mesin Vacuum Sealer MakananLihat di Shopee

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

PASCA PUTUSAN MK: BOLA POLITIK GIBRAN BERPINDAH DARI MK KE ISTANA 2026

Analisa Politik dan Hukum Prof. Dr. Henry Yosodiningrat, S.H., M.H.Jakarta, jurnaliswarga.id - Putusan Mahkamah Konstitusi mengenai persoalan syarat pendidikan Gibran Rakabuming Raka memang tidak serta-merta...

BPI KPNPA RI Bersama PSKBI Siap Jadi Garda Terdepan Kawal Program Kerja Kapolri 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID — Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI) bersama jajaran Paquron Singandaru Karuhun Banten Indonesia...

HUT ke-57, Rahmad Sukendar Gelar Tasyakuran dan Peringati 26 Tahun Pernikahan

TANGSEL, JURNALISWARGA.ID - Selasa, 6 Oktober 2026, menjadi hari penuh kebahagiaan bagi Ketua Umum BPI KPNPA RI, TB. Rahmad Sukendar, genap berusia 57 tahun....

IHC RS Pertamina Prabumulih Perkuat Silaturahmi dengan Ketua Adat Prabumulih Barat untuk Mendukung Peningkatan Layanan Kesehatan Masyarakat

PRABUMULIH, 2 Oktober 2026. IHC RS Pertamina Prabumulih menjalin silaturahmi dengan Ketua Adat Prabumulih Barat, Pak Gatot, sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan dengan...

Wagub Kepri Perkuat Investasi UEA di Batam

BATAM, JURNALISWARGA.ID - Wagub Kepri menemui Dubes UEA di Batam untuk memperkuat investasi dan kemitraan ekonomi.Investasi UEA dan kemitraan ekonomiPeristiwa tersebut menjadi pokok berita pada 9 Oktober 2026. Judul sumber menyebut pertemuan berlangsung di Batam dan menempatkan penguatan investasi s

 

ARTIKEL TERKAIT