Kemdiktisaintek dan BRIN Dorong Penguatan Peta Jalan Riset Nasional 2026

Jakarta, JURNALISWARGA.IDUpaya memperkuat sinergi strategis dalam pembangunan riset nasional yang terarah, terintegrasi, dan berdampak terus menjadi prioritas Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi. Salah satunya melalui pertemuan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto dengan Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Arif Satria, Jumat (17/4).

Agenda ini menjadi momentum penting dalam menyelaraskan arah kebijakan riset nasional, sebagai penggerak utama solusi atas tantangan pembangunan nasional. Mendiktisaintek menegaskan pentingnya integrasi dan kolaborasi lintas sektor dalam pelaksanaan riset nasional,

“Ke depan, akan disusun secara bersama melalui pembentukan tim kolaboratif, termasuk dalam penyusunan proposal riset sesuai dengan arahan Presiden,” ujar Menteri Brian.

Kemdiktisaintek-Kementerian LH Terus Dorong Kolaborasi Pengolahan Sampah Berbasis Teknologi 2026Senada dengan Mendiktisaintek, Kepala BRIN menekankan bahwa penyelarasan agenda riset menjadi kunci efektivitas pembangunan nasional berbasis inovasi.

“Komunikasi harus berjalan dengan baik, jangan sampai terjadi perbedaan tahapan riset antar lembaga, di mana satu pihak sudah mendekati tahap akhir sementara pihak lain baru memulai, atau sebaliknya, ” ungkap Kepala BRIN.

Penguatan Implementasi dan Agenda Riset Nasional

Baca Juga:  Presiden: Pramuka Harus Jadi Pelopor Disiplin Protokol Kesehatan

Sebagai langkah konkret, Kemdiktisaintek dan BRIN juga tengah menyiapkan peluncuran bersama agenda riset nasional dalam waktu dekat sebagai mekanisme kolaboratif yang tengah dikembangkan dalam penyusunan dan pendanaan riset strategis nasional.

Selain itu, kedua pihak sepakat untuk memperkuat integrasi sistem data dan monitoring riset nasional secara bertahap menuju sistem yang lebih real time. Melalui sistem ini, aktivitas riset di perguruan tinggi dan lembaga penelitian dapat dipantau secara terpadu, sehingga mendukung pengambilan kebijakan berbasis data serta meningkatkan efisiensi pengelolaan anggaran riset.

Audiensi ini juga menindaklanjuti arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto yang menekankan pentingnya fokus riset pada isu-isu strategis nasional, seperti pengelolaan sampah, ketahanan energi, serta pengembangan vaksin untuk penyakit prioritas. Presiden juga menggarisbawahi perlunya kolaborasi lintas lembaga untuk meminimalkan potensi duplikasi riset serta mendorong pemanfaatan sumber daya secara lebih optimal untuk menghasilkan dampak nyata.

Dalam aspek pendanaan, dibahas pula pentingnya mendorong keberlanjutan dan stabilitas dukungan anggaran riset, sehingga pelaksanaan program dapat berjalan dengan baik dan menjaga kualitas output riset.

Penguatan sumber daya manusia peneliti, termasuk pentingnya pengembangan jalur karir peneliti di perguruan tinggi juga turut dibahas. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas riset nasional sekaligus memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam ekosistem inovasi.

Baca Juga:  Presiden Jokowi Akan Resmikan Sejumlah Infrastruktur hingga Tinjau Lumbung Pangan di Jawa Tengah

Di tingkat global, kedua pihak turut membahas strategi peningkatan posisi Indonesia dalam Global Innovation Index (GII), antara lain melalui penguatan data nasional, peningkatan jumlah peneliti, serta optimalisasi investasi riset terhadap produk domestik bruto.

Selain itu, pengembangan infrastruktur riset juga menjadi perhatian, termasuk pemanfaatan teknologi komputasi berperforma tinggi (high performance computing) untuk mendukung analisis data dan kolaborasi riset lintas sektor, serta penguatan kerja sama internasional di bidang teknologi strategis.

Melalui langkah-langkah ini, Kemdiktisaintek menegaskan komitmennya dalam mewujudkan dan memastikan bahwa pendidikan tinggi, sains, dan teknologi mampu menghasilkan solusi nyata bagi berbagai tantangan pembangunan nasional. Audiensi ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam membangun ekosistem riset nasional yang lebih kolaboratif, adaptif, dan berdaya saing global, serta memberikan manfaat luas bagi masyarakat.

Humas Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi
#DiktisaintekBerdampak
#Pentingsaintek
#Kampusberdampak
#Kampustransformatif

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Bupati Bogor Jadikan Sensus Ekonomi Fondasi Pembangunan 2036

CIBINONG, JURNALISWARGA.ID — Bupati Bogor Rudy Susmanto menegaskan Sensus Ekonomi 2026 harus menjadi fondasi penting dalam menentukan arah pembangunan Kabupaten Bogor hingga 2036. Pernyataan tersebut...

Jangan Panik! Ini yang Harus Dilakukan Saat Darurat Terjadi di Rumah, Healthy Talk RS Pertamina Prabumulih Bekali Istri Pekerja PT PDSI

Prabumulih, 30 Agustus 2026 — Situasi darurat di rumah dapat terjadi kapan saja dan membutuhkan respons yang cepat serta tepat. Pengetahuan dasar mengenai pertolongan...

Jangan Abaikan Napas Anak Saat Kabut Asap, Ini Pesan Dokter Spesialis Anak RS Pertamina Prabumulih

Prabumulih — Langit yang mulai diselimuti kabut asap mungkin terlihat seperti persoalan udara semata. Namun bagi tubuh, terutama saluran pernapasan anak, kualitas udara yang...

Tampil Beda, RS Pertamina Prabumulih Hadirkan Jadwal Dokter Poster Film

Prabumulih - Tidak semua orang datang ke rumah sakit dengan perasaan yang sama. ada yang datang membawa harapan untuk segera sembuh, ada yang menemani orang terkasih,...

Prof. Henry Soroti SEMA MA 3/2026 soal Praperadilan

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID — Pakar hukum pidana Prof. Dr. Henry Yosodiningrat, S.H., M.H. menyoroti secara kritis Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) Nomor 3 Tahun 2026...

 

ARTIKEL TERKAIT