Jakarta, Jurnaliswarga.id — Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menegaskan komitmennya dalam membangun sektor kelautan berkelanjutan melalui 5 kebijakan ekonomi biru yang menjadi agenda prioritas nasional.Sabtu 925/4/2025)
Dilansir dari laman resmi Kementerian Kelautan dan Perikanan, kebijakan ekonomi biru merupakan strategi besar pemerintah untuk menjaga keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan kelestarian ekosistem laut.
Adapun 5 kebijakan utama ekonomi biru KKP meliputi:
Memperluas kawasan konservasi laut
Penangkapan ikan terukur berbasis kuota
Pengembangan budidaya laut, tawar, dan payau yang berkelanjutan
Pengelolaan dan pengawasan pesisir serta pulau-pulau kecil
Penanganan sampah plastik di laut melalui partisipasi masyarakat
Kelima kebijakan tersebut menjadi pilar utama dalam transformasi tata kelola kelautan Indonesia yang berkelanjutan dan berbasis ekologi.
KKP menekankan bahwa pendekatan ekonomi biru tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi, tetapi juga menjaga kualitas lingkungan laut, mengurangi tekanan eksploitasi, serta memastikan manfaat ekonomi dapat dirasakan masyarakat pesisir secara merata.
Program ini juga diarahkan untuk memperkuat ketahanan pangan nasional, meningkatkan daya saing produk perikanan di pasar global, serta mendukung target pembangunan jangka panjang Indonesia sebagai poros maritim dunia.
Dengan implementasi lima kebijakan tersebut, pemerintah berharap sektor kelautan dan perikanan mampu menjadi motor penggerak ekonomi sekaligus menjaga keberlanjutan sumber daya laut bagi generasi mendatang.(Red/nR)
