Darurat Integritas”: Setelah Pemkab Bogor Diguncang Kasus Beruntun, BPN Kini Dikabarkan Kena OTT KPK 2026

CIBINONG, JURNALISWARGA.ID – Wilayah Bumi Tegar Beriman kembali menjadi sorotan tajam publik seiring merebaknya kabar Operasi Tangkap Tangani (OTT) yang dilancarkan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di lingkungan Kantor Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Bogor I, Senin (14/9/2026). Penindakan senyap yang diduga berkaitan dengan praktik pungli pengurusan sengketa tanah ini seolah melengkapi daftar panjang rentetan kasus hukum di Kabupaten Bogor, menyusul penggeledahan terkait mafia tanah oleh Polda Metro Jaya di kantor yang sama beberapa hari lalu, serta penyidikan kasus insentif upah pungut Bappenda oleh KPK pada Agustus lalu.

KABUPATEN BOGOR KEMBALI “DIOBOK-OBOK”: SIAPA MENYUSUL SETELAH BPN?

Darurat Integritas”: Setelah Pemkab Bogor Diguncang Kasus Beruntun, BPN Kini Dikabarkan Kena OTT KPK 2026. Kabupaten Bogor tampaknya belum bisa lepas dari predikat “zona merah” korupsi. Belum kering ingatan publik soal penggeledahan oleh Polda Metro Jaya terkait skandal mafia tanah PTSL pekan lalu, kini giliran Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dikabarkan mengobrak-abrik Kantor Pertanahan (BPN) Kabupaten Bogor I melalui Operasi Tangkap Tangan (OTT) terkait sengketa tanah.

Rentetan operasi penegakan hukum yang bertubi-tubi ini kian menegaskan adanya bobrok sistemik dalam tata kelola birokrasi di wilayah ini.

Baca Juga:  DPRD Kota Bogor Akan Bahas 13 Raperda di 2024

Masyarakat kini bertanya-tanya: sampai kapan lingkaran setan ini akan berputar?

Jika hari ini BPN yang tersandung, bukan tidak mungkin besok atau lusa institusi internal seperti Inspektorat atau Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) yang harus digeledah demi melengkapi benang merah aliran dana tak wajar di Kabupaten Bogor.

Urgensi Penggeledahan Inspektorat dan BPKAD:

Pengawasan yang Mandul?
Lembaga antirasuah dan aparat penegak hukum tidak boleh berhenti di hilir pelayanan publik seperti BPN. KPK dituntut untuk bergerak ke hulu instansi yang memegang kendali keuangan dan pengawasan internal:

1. Inspektorat Kabupaten Bogor: Sebagai benteng pertahanan pertama (internal auditor), berulangnya kasus korupsi dan OTT di Kabupaten Bogor menjadi bukti nyata mandulnya fungsi pengawasan.

Penggeledahan atau audit investigatif terhadap Inspektorat menjadi krusial untuk membongkar mengapa pelanggaran masif di berbagai dinas bisa lolos dari radar pengawasan domestik.

Apakah ada pembiaran, atau justru oknum internal yang ikut mengamankan?

Baca Juga:  SDN Cijayanti 07 Rayakan HUT RI ke 77 Gelar Acara Fashion Show dan Karnaval

2. BPKAD Kabupaten Bogor: Selaku pemegang otoritas pengelolaan keuangan dan aset daerah, BPKAD memegang kunci dokumen pencairan anggaran, hibah, hingga legalitas aset daerah yang sering kali tumpang tindih dengan sengketa lahan.

Menggeledah BPKAD akan memberikan bukti relevansi yang kuat bagi KPK untuk melacak aliran dana, pemotongan anggaran ilegal, maupun permainan mafia aset yang merugikan keuangan negara.

Memutus Rantai Korupsi Sistemik
Publik Kabupaten Bogor sudah jenuh melihat pejabatnya keluar-masuk gedung KPK dengan rompi oranye.

Sikap kooperatif dari pemerintah daerah tidak lagi cukup jika tidak dibarengi dengan pembersihan total (total cleanse) di tubuh birokrasi.

KPK tidak boleh tanggung dalam melangkah. Untuk menambah relevansi dan membongkar gurita korupsi di Bumi Tegar Beriman secara utuh, pengusutan harus ditarik ke jantung pengelolaan keuangan (BPKAD) dan penegak disiplin birokrasi (Inspektorat).

Hanya dengan tindakan radikal inilah, marwah Kabupaten Bogor dapat diselamatkan dari cengkeraman para pemburu rente.(Bpi kpnpa ri Bogor)

Rekomendasi Produk Shopee
Mesin Vacuum Sealer MakananLihat di Shopee

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Amin Warga Desa Ciadeg Tinggal di Rumah Beratap Bolong dan Sering Kelaparan 2026

BOGOR, JURNALISWARGA.ID – Nestafa dialami Amin, salah satu warga RT 03/RW 09 Kampung Lengis, Desa Ciadeg, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor. Ia kerap kali kelaparan...

Proyek RSUD Parung Beraroma Kongkalikong, Petisi 26 Desak Kejagung dan Kejati Jabar Ambil Alih Kasus

BOGOR, JURNALISWARGA.ID – Kasus dugaan pelanggaran hukum dalam proyek pembangunan gedung Rumah Sakit di Parung, Kabupaten Bogor, terus menuai sorotan tajam dari publik.Berdasarkan salinan...

Rahmad Sukendar Desak Propam Periksa Petugas Penggeledahan Ponpes di Sukoharjo, Kapolri Diminta Beri Penjelasan Terbuka 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Penggeledahan sebuah pondok pesantren (ponpes) khusus putri di Dukuh Laban Wetan, Desa Laban, Kecamatan Mojolaban, Kabupaten Sukoharjo, Jawa Tengah, pada Selasa...

IHC RS Pertamina Prabumulih Siagakan Tim Paramedis, Kawal Kelancaran Gebyar HIMPANA 41 Tahun 2026.

  Prabumulih, 31 Oktober 2026 (JURNALISWARGA.ID)– Komitmen untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat terus diwujudkan oleh IHC RS Pertamina Prabumulih melalui berbagai bentuk dukungan pelayanan...

Kemarau 6 Bulan, Tim Ekspedisi Patriot IPB Buka Jalur Air 3 Km

Gotong royong petani, TNI AD dan Tim Ekspedisi Patriot IPB menjaga harapan panen padi IPB 9G di tengah kekeringan. PADANG RAHARJA, MERAUKE (JURNALISWARGA.ID) — Ketika...

 

ARTIKEL TERKAIT