Home / Desa / Kelurahan / Kecamatan

Selasa, 17 Agustus 2021 - 16:03 WIB

Forum Silaturahmi Pemuda Desa Pasarean (FORSIPA) dan Rumah Santri menggagas Rangkaian Kegiatan HUT RI KE 76

JURNALISWARGA.ID, PAMIJAHAN.BOGOR, Memperingati kemerdekaan RI yang ke-76 menjadi momentum penting untuk merenung/refleksi akan sejarah panjang perjuangan para pendiri bangsa dalam upaya merebut kemerdekaan dari para penjajah.

Dalam momentum ini BMI Kabupaten Bogor bersama Forum Silaturahmi Pemuda Desa Pasarean (FORSIPA) dan Rumah Santri menggagas rangkaian kegiatan Napak Tilas sekaligus Ziarah ke makam Pahlawan asal Pasarean (KH. Soleh Iskandar) dan Bedah Buku “Seteru 1 Guru” serta ngaliwet Kemerdekaan (Pamijahan 16/08/20).

Ketua FORSIPA menuturkan kegiatan tersebut bertujuan untuk mengingatkan kepada generasi muda akan perjuangan para pahlawan dalam merebut kemerdekaan.

“Kegiatan ini selain kami mendoakan para pahlawan telah gugur dengan melakukan ziarah, juga untuk mengingatkan kembali perjuangan dan pengorbanan para pahlawan kepada generasi muda”. Tutur Heri Gunawan

Baca Juga:  GP Kwarran Dramaga laksanakan Jambore di Buper Gunung Batu Sukadamai Dramaga

Ia menambahkan, bahwa di tanah Pasarean banyak terlahir pahlawan yang vokal dalam melawan para penjajah, diantaranya ada K.H Abdul Hamid yang namanya di abadikan sepanjang jalan Cemplang sampai Parabakti, dan K.H Sholeh Iskandar yang namanya di abadikan di jalan baru Kota Bogor.

“Saya berharap semoga semangat perjuangan dan pengorbanan orang tua kita tersebut bisa memberikan motivasi kepada generasi muda untuk senantiasa bergerak dan berbuat dalam mengisi kemerdekaan ini”. Tambah Bo’eng sapaan akrabnya

Pada kesempatan yang sama Ketua BMI Kabupaten Bogor Ruhiyat Sujana memberikan pesan singkat di momentum kemerdekaan.

“Kemerdekaan adalah anugerah terindah yang Allah berikan kepada kita sehingga sudah sepatutnya kita sebagai anak bangsa mensyukurinya dengan menanamkan kembali semangat nasionalisme dan patriotisme serta menanamkan semangat melanjutkan perjuangan para pahlawan kemerdekaan” Ujarnya

Baca Juga:  IRONY OF STUDENTS GOING TO THE PALACE, AND SIGN OF THE FALL OF THE REGIME

Iapun menambahkan, kita punya sejarah panjang perlawanan terhadap penjajahan dimana disini banyak terlahir para pejuang kemerdekaan.

“Kemerdekaan adalah Kenangan yang tidak boleh dilupakan” semangat menebar kebaikan dan semangat merawat persatuan adalah cara sederhana mengisi kemerdekaan. Jangan pernah bosan untuk berbuat kebaikan dan berpesan tentang kebaikan” Tambah Kang RS sapaan akrabnya

Selanjutnya ketua Rumah Santri ustad Dede Lutfhi Afifi menyampaikan semangat persatuan adalah kunci para pendahulu kita dalam merebut kemerdekaan republik Indonesia.

“Persatuan adalah kunci dalam merebut kemerdekaan, oleh karena perbedaan jangan sampai perbedaan ini menjadi perpecahan, mari kita bersatu kita lanjutkan cita-cita para pendahulu kita”. Pungkasnya (Cawang)

Share :

Baca Juga

Agama

Bentuk Kesiapan, Babinsa Hadiri Rakor Kegiatan Penilaian Lomba Desa Tingkat Provinsi

Desa / Kelurahan

Kapolres Toraja Utara Hadiri Pisah Sambut Dandim 1414/Tator

Desa / Kelurahan

Hadiri Upacara Peringatan Hari Pahlawan Nasional Pongtiku Ke-20, Kapolres Torut : Semangat Juang Pongtiku Jadikan Pahlawan Dalam Kehidupan Sehari-hari

Desa / Kelurahan

Bersama Pemiliknya, Babinsa Bantu Pembangunan Pondasi Rumah

Kecamatan

Desa Cijayanti Capai 80 Persen, Vaksinasi Terus Digenjot Sampai Akhir Tahun.

Desa / Kelurahan

Pantau Aktivitas Warga, Babinsa Landono Amankan Jalannya Pilkades

Desa / Kelurahan

Dalam Persiapan Bercocok Tanam, Babinsa Bantu Warga Garap Tanah Perkebunan

Desa / Kelurahan

Kasdim 1417/Kendari Hadiri Sepak Bola Liga Persahabatan Bersama Forkopimda Kota Kendari
Lewat ke baris perkakas