Inflasi Stabil, Sulbar Jaga Tren Positif di Bawah Kepemimpinan SDK 2026

Mamuju, Jurnaliswarga.idProvinsi Sulawesi Barat berhasil menjaga stabilitas ekonomi dengan mencatatkan inflasi stabil tahunan (year-on-year) sebesar 2,94 persen pada Maret 2026. Angka ini masih berada dalam kisaran target nasional 1,5 hingga 3,5 persen.

Capaian tersebut menunjukkan tren positif pengendalian harga di daerah, sekaligus menjadi indikator stabilitas ekonomi di bawah kepemimpinan Gubernur Sulbar, Suhardi Duka.

Perencana Ahli Muda Bapperida Sulbar, Musrifa Hamzah, menyampaikan capaian ini usai mengikuti Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah secara virtual bersama Sekjen Kemendagri, Tomsi Thahir, Senin (13/4/26).

Selain itu, berdasarkan rilis Badan Pusat Statistik (BPS) per 1 April 2026, inflasi bulanan (month-to-month) Sulbar tercatat sangat rendah, yakni hanya 0,08 persen. Capaian ini menempatkan Sulbar di posisi ke-31 nasional, yang mencerminkan kondisi harga relatif stabil dibandingkan banyak daerah lain.

Baca Juga:  Publikasi Kinerja Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bogor 2024

“Ini merupakan hasil dari kebijakan pengendalian ekonomi yang diarahkan langsung oleh Bapak Gubernur. Namun, kita tetap perlu waspada terhadap potensi kenaikan harga pangan pada pekan kedua April,” ujar Musrifa.

Ia menjelaskan, berdasarkan data Indeks Perkembangan Harga (IPH), hingga minggu kedua April terjadi dinamika harga di 22 provinsi. Di Sulbar, kenaikan IPH tercatat sebesar 1,44 persen yang dipicu oleh komoditas utama seperti daging ayam ras, cabai rawit, dan bawang merah.

Menindaklanjuti arahan pemerintah pusat, pemerintah daerah didorong memperkuat tiga langkah utama. Pertama, mendorong gerakan mandiri pangan agar masyarakat tidak bergantung pada pasokan dari luar daerah. Kedua, mempercepat pemetaan surplus dan defisit komoditas secara real-time. Ketiga, mengoptimalkan distribusi pangan dengan melibatkan BUMD dan pihak ketiga.

Baca Juga:  Danrem 141/Toddopuli Pimpin Upacara HUT TNI Ke-77, Ini Pesannya 👇👇👇

Kepala Bapperida Sulbar, Amujib, menegaskan bahwa inflasi yang terkendali menjadi fondasi penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah ke depan.

Menurutnya, target pertumbuhan ekonomi Sulawesi Barat sebesar 8 persen pada tahun 2030 hanya bisa dicapai jika stabilitas harga tetap terjaga dan daya beli masyarakat terlindungi.

“Inflasi yang terkendali adalah prasyarat utama untuk mencapai pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan. Ini menjadi bagian dari visi besar pembangunan daerah,” ujarnya. (Rls)

sumber Website Pemprov Cq Humas Sulbar

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Sekda Bogor Ajat Rochmat Jatnika Lepas Gowes Napak Tilas HJB ke-544, Perkuat Cinta Sejarah dan Potensi Kabupaten Bogor

CIBINONG, Jurnaliswarga.id – Mewakili Bupati Bogor, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, secara resmi melepas ratusan peserta Gowes Napak Tilas Bogor dalam...

Bupati Bogor Rudy Susmanto Perkuat Kolaborasi Lingkungan, Warga Apresiasi Komitmen Menuju Bogor Hijau dan Berkelanjutan 2026

CIBINONG, Jurnaliswarga.id – Komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan kembali ditegaskan oleh Bupati Bogor Rudy Susmanto melalui dialog...

Kemendikdasmen dan Gubernur NTT Perkuat Gerakan Jam Belajar, Budaya Literasi Keluarga Kian Menguat di Nusa Tenggara Timur 2026

KUPANG, JURNALISWARGA.ID – Komitmen pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui penguatan budaya literasi terus menunjukkan hasil positif. Kementerian Pendidikan Dasar...

Mendikdasmen Abdul Mu’ti Percepat Digitalisasi Pendidikan di Teluk Bintuni, Ribuan Siswa Papua Barat Siap Nikmati Pembelajaran Modern 2026

TELUK BINTUNI, JURNALISWARGA.ID – Komitmen pemerintah pusat dalam menghadirkan pendidikan berkualitas hingga ke wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal kembali ditegaskan melalui langkah nyata Kementerian...

Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Kemdiktisaintek Teguhkan Pendidikan, Riset dan Inovasi Berlandaskan Nilai Pancasila

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Momentum Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 dimanfaatkan pemerintah untuk memperkuat komitmen membangun sumber daya manusia unggul melalui pendidikan, riset, sains,...

 

ARTIKEL TERKAIT