Ketua DPC PDI-P Kab Bogor Ucapkan Selamat Idul 1443 H, Bayu: Ade Yasin Adalah Figur Pemimpin Yang Baik

JURNALISWARGA.ID, Bogor, Ketua Dewan Pimpinan Cabang Partai Demokrasi Indonesin Kabupaten Bogor H.R.Bayu Syahjohan menyampaikan Selamat Idul Fitri 1443 H /2022 M melalui suara audio Wastapp, Senin (2/5/2022)

“Kami DPC PDI-P Kabupaten Bogor mengucapkan taqobbalallahu Minna wa minkum taqobballalahu ya karim, Mohon maaf lahir dan batin Minal aidin wal faizin.”ucapnya

Lebih lanjut Bayu berharap agar kemenangan yang di raih umat muslim Kabupaten Bogor disertai kebahagian keluarga.
“Semoga hari kemenangan yang diraih oleh umat muslim di kabupaten Bogor ini disertai dengan kebahagiaan keluarga kesejahteraan di masyarakat”Harap Bayu

Disinggung soal kasus yang menjerat Bupati Kabupaten Bogor, Bayu mengungkapkan turut Prihatin karena menurutnya Ade Yasin adalah sosok figur yang baik di mata masyarakat dan di mata saya.
“Terkait dengan tertangkap tangannya Bupati Bogor kami DPC PDI-P Kabupaten Bogor dan saya secara pribadi prihatin karena melihat ini kejadian yang berulang kali dari yang sebelumnya”ungkapnya.

Bayu tidak menampik dan mengakui bahwa Ade Yasin adalah sosok Pemimpin yang baik.
“Saya tau betul bahwa ibu Bupati Bogor adalah seorang figur, atau pemimpin daerah yang cukup baik di mata masyarakat dan di mata saya secara pribadi ini merupakan satu musibah dan kami rasa bahwa Kabupaten Bogor tidak perlu berhenti untuk melakukan Pelayanan di masyarakat dan unsur elemen masyarakat sampai ke bawah.”Ujarnya

Baca Juga:  Konsolidasi Setya Kita Pancasila Dengan Jajarannya di Kabupaten Bogor

“Berkenaan dengan hal ini terjadi depresi yang luar biasa tentang informasi Kabupaten Bogor,

Politikus senior PDIP sekaligus ketua DPC PDI-P Kabupaten Bogor menilai bahwa kasus yang menimpah bupati Bogor adalah sebuah kelalaian.

“Saya yakin betul bahwa ini kelalian yang di perbuat oleh hebit atau kebiasan-kebiasaan yang lalu-lalu yang dilakukan oleh birokrat sehingga menjerat bupati sebagai seorang politikus kepada hal-hal yang sebenarnya tidak di perkenankan atau tidak boleh dilakukan oleh seorang kepala daerah. Dan saya maklum apa yang di sampaikan oleh ibu Bupati bahwa beliau terpaksa bertanggung jawab atas ulah anak buanya, saya yakin betul benar apa adanya. Karena mungkin di giring untuk melakukan hal tersebut yang tanpa disadari bahwa itu akan beresiko sangat besar.”Bebernya

Bayupun mengajak kalangan eksekutif agar belajar dari pengalaman-pengalaman masa lalu.
“Dan selanjutnya setelah hari raya idul Fitri, ayo kita berubah sama-sama, terutama dari kalangan eksekutif birokrat.”ajak Bayu.

Bayu juga menceritakan bagaimana sulitnya bertemu, berkomunikasi dengan pejabat birokrat untuk membicarakan kepentingan masyarakat kabupaten Bogor.

“Saya juga mengalami menjadi anggota legislatif, pada saat saya menjadi anggota legislatif untuk menemui/bertemu dengan namanya eksekutif sangat mudah sekali. Setelah lepas dari legislatif menghubungi, bertelepon berkomunikasi untuk kepentingan rakyat padahal saya ini sebagai ketua partai politik terbesar di Indonesia sulit sekali berhubungan dengan para pejabat tersebut, padahal kita ingin melakukan komunikasi2 politik untuk kepentingan masyarakat kabupaten Bogor bukan untuk kepentingan pribadi.”urainya

Baca Juga:  Masa Reses, Wakil Ketua DPRD Kota Bogor Dadang Iskandar Danubrata Pastikan RTLH Terpenuhi, Memulai Pemerataan Pembangunan

Bayu menilai betapa sulitnya berkomunikasi dengan pejabat eksekutif, beberapa pejabat saja yang bisa diajak komunikasi.
“Tapi nyatanya di kabupaten Bogor ini sangat sulit, tertutup, tidak transparan”kata Bayu

“Bupati yang transparan tapi dibawanya tidak, saya merasakan betul, jadi hanya beberapa pejabat atau instansi atau SKPD saja di kabupaten Bogor yang betul2betul bisa melayani masyarakat dengan baik.”Sambungnya

Bayu juga mengajak semua pihak untuk sama-sama membangun kabupaten Bogor, memperbaiki mana yang perlu diperbaiki untuk memberikan pelayanan yang baik dan maksimal kepada kepentingan masyarakat kabupaten Bogor.

“Mari kita kupas sama-sama, ayo mana yang melakukan pelayanan buruk mana yg melakukan pelayanan baik, mana yang sedang-sedang saja. Tentunya harus bisa berubah para pejabat ini, harta, jabatan itu hanya titipan dari Allah SWT, ayo donk jangan sulit, saya aja sulit untuk berhubungan atau berkomunikasi dengan para pejabat eksekutif, apalagi dgn namanya masyarakat biasa yg membutuhkan uluran tangan dari para pejabat pemerintah daerah.” Tutupnya.,(NR)

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Pemkot Bogor Gelar Edufair 2026, Pelajar Dibuka Akses Kuliah ke Inggris

BOGOR,JURNALISWARGA.ID – Pemerintah Kota Bogor terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui akses pendidikan global. Salah satunya dengan memfasilitasi kegiatan Edufair 2026 bertajuk...

Semangat Kartini Hidupkan “Dialog Mamase”, Pemkab Mamasa Perkuat Partisipasi Publik untuk Pembangunan 2026

MAMASA, JURNALISWARGA.ID – Pemerintah Kabupaten Mamasa menunjukkan komitmen kuat terhadap keterbukaan dan partisipasi masyarakat melalui forum “Dialog Mamase” yang digelar di Rumah Jabatan Bupati,...

DPRD Kota Bogor Sahkan Raperda Rumah Susun, Solusi Hunian Layak di Tengah Keterbatasan Lahan 2026

BOGOR (JURNALISWARGA.ID) – Pemerintah dan legislatif di Kota Bogor terus menunjukkan komitmen dalam menghadirkan solusi konkret bagi kebutuhan masyarakat. Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD)...

Pemerintah Perkuat Ketahanan Pangan, Mentan Konsolidasikan 170 Bupati dan Gelontorkan Triliunan Anggaran Irigasi

JAKARTA (JURNALISWARGA.ID) – Pemerintah terus menunjukkan komitmen kuat dalam menjaga ketahanan pangan nasional. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengkonsolidasikan sekitar 170 bupati dari seluruh...

Kerja Sama Indonesia–Polandia Diperkuat, Pemerintah Fokus Jaga Ketahanan Pangan Nasional 2026

JAKARTA (JURNALISWARGA.ID) – Pemerintah Indonesia terus menunjukkan langkah progresif dalam memperkuat ketahanan pangan nasional melalui penguatan kerja sama internasional. Hal ini ditandai dengan pertemuan...

 

ARTIKEL TERKAIT