Ketum BPI KPNPA RI Roadshow Ke Sumbar Desak Aparat Hukum Segera Tuntaskan Kasus Korupsi yang Mandek

Jakarta, Jurnaliswarga.id – Upaya pemberantasan korupsi di Indonesia semakin mendapat sorotan tajam di era pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Dalam komitmennya untuk menciptakan pemerintahan yang bersih dan transparan, Presiden Prabowo menegaskan pentingnya tindakan tegas terhadap segala bentuk korupsi. Sejalan dengan visi tersebut, Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI), Rahmad Sukendar, mendesak aparat penegak hukum untuk segera meninjau ulang berbagai kasus dugaan korupsi yang hingga kini masih mandek di Sumatera Barat.

Dalam catatan BPI KPNPA RI, sejumlah kasus yang diduga melibatkan institusi pemerintahan hingga perguruan tinggi negeri dan korupsi Berjamaah oknum Pejabat Negara di Kasus Tanah Adat Kaum Maboet Mamak Kepala Waris ( MKW) M Yusuf seluas 765 Ha dikota Padang masih menggantung tanpa kejelasan hukum. Rahmad Sukendar menyoroti lambannya penanganan serta dugaan adanya intervensi yang menghambat proses hukum terhadap para pelaku tindak pidana korupsi.

Baca Juga:  Saat Presiden Jokowi Bersepeda di Kawasan CFD Sudirman-Thamrin Mei 2023

“Kami mendorong aparat penegak hukum untuk segera mereview kembali kasus-kasus dugaan korupsi yang hingga kini belum terselesaikan, khususnya yang melibatkan institusi pemerintah dan perguruan tinggi negeri di Sumbar,” ujar Rahmad Sukendar.

Ia menegaskan bahwa kasus-kasus yang tidak kunjung diselesaikan ini berpotensi mencoreng citra penegakan hukum di Indonesia, terutama di Sumatera Barat. Oleh karena itu, BPI KPNPA RI menuntut adanya langkah konkret agar penanganan kasus-kasus ini tidak berlarut-larut dan tidak menjadi preseden buruk dalam pemberantasan korupsi di Indonesia.

BPI KPNPA RI juga menerima sejumlah laporan dari masyarakat terkait dugaan penyalahgunaan anggaran di beberapa instansi di Sumatera Barat.

Baca Juga:  Polsek Ciampea Bagi-bagi Takjil Gratis Selama Bulan Ramadhan 1443H

Rahmad Sukendar mendesak agar laporan-laporan tersebut ditindaklanjuti secara profesional dan transparan agar tidak ada kesan tebang pilih dalam proses penegakan hukum.

“Kami ingin hukum ditegakkan tanpa pandang bulu. Jika ada bukti yang cukup, segera proses sesuai aturan yang berlaku. Jangan sampai ada kesan hukum tajam ke bawah, tumpul ke atas,” tegasnya.

Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo, yang telah menegaskan komitmennya dalam memerangi korupsi, BPI KPNPA RI berada di garda terdepan dalam mengawal arah pemberantasan korupsi dan penyelamatan uang negara. Publik pun menanti langkah konkret dari aparat hukum untuk menuntaskan berbagai kasus dugaan korupsi yang masih menggantung di Sumatera Barat, sejalan dengan agenda besar pemerintahan dalam menciptakan tata kelola yang bersih dan berintegritas.(nR)

Trending Topic

1 Comment

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Sidang Dana Konsinyasi Tol Desari Berlanjut, Kuasa Hukum Soroti Saksi Tergugat 2026

JAKARTA, JurnalisWarga.id – Persidangan perkara dugaan Perbuatan Melawan Hukum (PMH) terkait dana konsinyasi proyek Jalan Tol Depok–Antasari (Desari) dengan Nomor Perkara 783/Pdt.G/2025/PN.Jkt.Sel masih terus...

Tiga Orang Tewas dalam Kebakaran Pulogadung, Josephine Simanjuntak Turun Langsung ke Lokasi

Jakarta, Jurnaliswarga.id – Anggota DPRD DKI Jakarta Fraksi PSI, Josephine Simanjuntak, meninjau lokasi kebakaran maut yang menghanguskan rumah tinggal, warung Tegal (warteg), dan toko...

Mukhlis Basri Apresiasi Perjuangan Keluarga Siswa Kembar Lolos UI 2026

BEKASI, JurnalisWarga.id – Anggota DPR RI Dapil Lampung I, Mukhlis Basri, memberikan apresiasi atas perjuangan keluarga Tambat Satria yang berhasil mengantarkan dua putri kembarnya...

Bupati Kolaka Perkuat Pencegahan Korupsi di Sektor Pertanahan 2026

JurnalisWarga.id | Kolaka, Pemerintah Kabupaten Kolaka di bawah kepemimpinan Bupati Kolaka H. Amri, S.STP., M.Si. terus memperkuat komitmen dalam membangun tata kelola pemerintahan yang...

Presiden Prabowo: Koperasi Merah Putih Perkuat Ekonomi Desa Nasional 2026

JurnalisWarga.id | Jakarta, Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk menjadikan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai pusat pelayanan ekonomi desa yang...

 

ARTIKEL TERKAIT