KPI 2021 DI PROVINSI PAPUA, MENOLAK USAHA-USAHA ISLAMISASI DI WILAYAH MANAPUN KHSUSNYA PAPUA YANG BERKEDOK DAKWAH DI BIDANG PENDIDIKAN DAN KESEHATAN YANG DIFASILITASI OLEH OKNUM NEGARA MELALUI TNI/POLRI DAN LEMBAGA PEMERINTAH LAIN*

Papua, (JW)-Dalam rangka Jubileum HUT Ke-50 PGLII pada tanggal 17-19 November 2021 digelar *Konferensi Pekabaran Injil 2021*, dengan tema Api Injil Terus Menyala, dan *Deklarasi Damai* yang mengambil tempat di hotel Horison Kotaraja, Jayapura, Papua. Telah menghasilkan dokumen Rekomendasi dan Aksi Bersama berisi 9 point serta dokumen Deklarasi Damai dari lintas agama dan denominasi gereja dan lembaga Kristen.

Konferensi Pekabaran Injil (KPI) 2021, yang ditandatangani PGLII; PGI; PGGP; Sekretaris KomHAK KWI; PGPI; GIDI; GKII; PGGS; MAF; FKUB PROV PAPUA; di LAI; JDN, telah menghasilkan *Rekomendasi dan Aksi Bersama* yang ditujukan kepada seluruh gereja dan lembaga Kristen di Indonesia.

*Rekomendasi Dan Aksi Bersama*

Dengan semangat kesatuan dan kebersamaan sebagai bagian yang utuh dari persekutuan tubuh Kristus, maka Konferensi Pekabaran Injil 2021 merekomendasikan:

8. *Menolak upaya-upaya propaganda dan/atau pemindahan agama dengan
cara-cara pemaksaan, tidak wajar, serta memanfaatkan kelemahan dan kekurangtahuan seseorang atau sekelompok orang. Penginjilan sejatinya bukanlah kristenisasi, karena itu upaya-upaya kristenisasi dengan cara tidak wajar, pemaksaan, serta pemanfaatan kelemahan dan kekurangtahuan bukanlah penginjilan. Tanggungjawab pekabaran Injil di tanah Papua adalah tanggung jawab bersama gereja dan harus diperkuat dalam rangka membangun perspektif baru tentang kehadiran Kristus di tengah-tengah kesulitan hidup yang sedang dihadapi masyarakat di berbagai wilayah, khususnya Papua terutama pula di wilayah-wilayah yang kesulitan dalam membangun dunia pendidikan yang baik dan berkualitas, serta pelayanan kesehatan yang bermutu, karena berada dalam situasi konflik. Gereja tetap bersuara memperjuangkan keadilan dan perdamaian bagi Papua supaya dengan pendidkan dan kesehatan yang baik, api Injil itu akan terus menyala di tanah Papua, dan daerah lain. Sama dengan hal tersebut, menolak pula usaha-usaha Islamisasi berkedok dakwah di bidang pendidikan dan kesehatan, yang masif dan sistematis terjadi di berbagai wilayah, termasuk Papua, yang didukung bahkan difasilitasi oleh oknum negara melalui TNI dan Polri, serta lembaga-lembaga pemerintah lain*

Baca Juga:  Kemenangan Partai Berkarya, Ketum Muchdi Purwoprandjo Ucapkan Selamat kepada Semua Kader

Pada point 8 dari Rekomendasi dan Aksi Bersama ini, dituang keprihatinan atas adanya upaya propaganda pemindahan agama melalui kedok dakwah di bidang pendidikan dan kesehatan, yang masif dan sistematis di berbagai wilayah, termasuk Papua yang didukung  bahkan difasilitasi oleh oknum negara melalui TNI/Plro serta lembaga-lembaga pemerintahan lain. Para pemimpin Kristen tidak menolak bahwa agama Kristen dan Islam di Indonesia adalah agama dakwah. Umat Kristen melakukan penginjilan dan umat Islam melakukan dakwah karena penginjilan dan dakwah adalah perintah agama yang tertulis dalam Kitab Suci. Namun yang memprihatikan, adanya upaya dan usaha yang difasilitasi melalui oknum-oknum negara melalui TNI/Polri dan lembaga-lembaga pemerintah lainnya. Salah satu contoh kongkrit yang terjadi di Papua, meski di wilayah lain di Indonesia sama saja  yakni membangun markas TNI/Polri atau sarana gedung kesehatan atau pendidikan yang disertai pembangunan rumah ibadah, hal seperti ini menjadi nyata dalam hal Islamisasi. Hal ini terjadi karena juga memanfaatkan ketidaktahuan atau ketidakmampuan masyarakat Papua yang dipandang sah-sah saja. Silahkan lakukan dakwah namun jangan menggunakan fasilitas lembaga pemerintah dan institusi TNI/Polri, karena dasar dari pemindahan agama adalah keyakinan akan jaminan keselamatan dan hidup kekal bukan karena ketidaktahuan dan dakwah yang menggunakan pintu masuk pendidikan dan kesehatan. Kondisi Islamisasi seperti sangat ditolak dan segera dihentikan.

Baca Juga:  Percepat Realisasi APBD Sejak Awal Tahun, Kemendagri Turun Langsung ke Kota Sorong

Salam Injili
Ketua Umum PGLII

Laporan : Kefas
Editor Nimbrod Rungga

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Pemkab Bogor Tutup Jalan Tegar Beriman Saat CFD, Warga Diminta Cari Jalur Alternatif

Bogor, jurnaliswarga.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor akan kembali menggelar Car Free Day (CFD) di kawasan Cibinong pada Minggu (5/4/2026). Kegiatan tersebut dipusatkan di...

Segel Dilanggar, Hukum Dipertanyakan: Rahmad Sukendar Semprot Keras Aparat di Kasus PT Gandasari Shipyard

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID - Kasus penimbunan pesisir oleh PT Gandasari Shipyard di Bintan kian memanas. Tak lagi sekadar dugaan pelanggaran izin lingkungan, perkara ini kini...

Mensos Gus Ipul Tak kenal Libur, Penyaluran Bantuan Korban Bencana Sumatra Tetap Terlaksana

Jakarta, Jurnaliwarga.id - Penyerahan bantuan dilakukan secara hybrid dan dipimpin langsung oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) melalui sambungan Zoom dari Kantor Kemensos...

Gempa Sulawesi Utara dan Maluku Utara, Presiden Minta Penyelamatan Warga Jadi Prioritas

Jakarta, Jurnaliswarga.id - Pemerintah bergerak cepat dalam merespons bencana gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang melanda wilayah Sulawesi Utara (Sulut), Maluku Utara (Malut), dan...

IGORNAS Sukabumi Gelar Jambore 2026, Satukan Semangat Guru Olahraga Menuju Generasi Sehat dan Berprestasi

SUKABUMI, JURNALISWARGA.ID — Semangat kebersamaan dan komitmen membangun generasi sehat kembali digaungkan oleh IGORNAS Kabupaten Sukabumi melalui rencana pelaksanaan Jambore IGORNAS 2026. Kegiatan ini menjadi...

 

ARTIKEL TERKAIT