Mulai Resah Dan Gelisah ! Oknum Pejabat di Lingga Intimidasi Wartawan Hingga Pamer Foto dengan Pejabat Kejagung Mendapat Repon BPI KPNPA RI

Batam, JurnalisWarga.id – Kasus dugaan korupsi pengadaan bibit tanaman bonsai senilai Rp290 juta di Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kabupaten Lingga, Kepulauan Riau (Kepri) Tahun Anggaran 2021, kini sedang ditangani Kejaksaan.(27/10/2024)

Kasus ini menyeret nama Sekretaris DPRD Kabupaten Lingga, Safaruddin, dan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Lingga, Maratusholiha Nizar.

Beredar luas di media foto yang menunjukkan Safaruddin bersama Staf Ahli Jaksa Agung, Asri Agung Putra, di ruang kerja Sahli Jaksa Agung.

Dalam foto tersebut, Safaruddin didampingi oleh Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Sekretariat Daerah Kabupaten Lingga, Widi Satoto.

Baru-baru ini, seorang wartawan Radar Kepri juga menjadi sasaran kemarahan Safaruddin, yang berujung dengan laporan ke Polda Kepri.

Sebelum menjadi Sekretaris DPRD Kabupaten Lingga, Safaruddin pernah menjabat sebagai Kepala Dinas Perkim yang menangani proyek bonsai tersebut, dan namanya terlibat dalam kasus ini.

Saat pengadaan bibit bonsai tersebut, Safaruddin menjabat sebagai Kepala Dinas Perkim Kabupaten Lingga. Proyek ini diumumkan untuk dilelang, namun kemudian dipecah menjadi beberapa kegiatan dan dikerjakan oleh empat perusahaan yang merupakan kolega Safaruddin. Menurut sumber di Dinas Perkim Lingga, uang hasil pengadaan bonsai itu digunakan untuk membayar hutang sesuai arahan Safaruddin.

Baca Juga:  BPI KPNPA RI Apresiasi OTT Kejari Palembang: Peringatan Tegas bagi Pejabat Korup  

Istri Bupati Lingga, Muhammad Nizar, yaitu Maratusholiha, juga diduga terlibat dalam kasus ini. Namanya muncul dalam dokumen “RAB Pengadaan Tanaman Hias/Bonsai Gedung Daerah Kab Lingga” yang ditandatanganinya sendiri.

Dokumen setebal 16 halaman tersebut mencantumkan detail jenis, usia, tinggi, dan harga dari 47 pohon bonsai yang diadakan.

Adapun jenis tanaman dalam dokumen itu meliputi Beringin, Serut, Anting Putri, Asam Jawa, Cemara Udang, Junifer, Putri Salju, Palem Sisir, Lohan Sung, Santigi, dan Kamboja, dengan harga bervariasi tergantung usia dan tinggi tanaman.

Harga termurah adalah bonsai Kamboja seharga Rp500 ribu per pohon, sedangkan harga termahal adalah Anting Putri yang mencapai Rp15 juta per cm.

Baca Juga:  DPRD Kota Bogor Setujui APBD - Perubahan 2024 Berikan Beberapa Catatan Kritis Untuk Pemkot Bogor

Dokumen pengadaan bonsai tersebut bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun Anggaran 2021 dengan pagu dana sebesar Rp290.440.000.

Dana itu kemudian dipecah menjadi empat kegiatan yang dikerjakan oleh CV Singkep Pesisir Jaya, CV Aulia Flora, CV Putera Bertuah, dan CV Mayapada Wijaya.

Pengusaha bonsai, Musfaidi alias Boim, menyatakan bahwa 47 pohon bonsai tersebut sudah dikirim ke gedung daerah pada Mei 2021, sebelum APBD-P disahkan oleh DPRD Kabupaten Lingga, namun pembayarannya dicicil selama setahun.

Menanggapi beredarnya foto Safaruddin dengan Asri Agung, Ketua Umum BPI KPNPA RI, Tubagus Rahmad Sukendar, mengatakan bahwa foto tersebut tidak akan mempengaruhi proses hukum kasus ini.

Ia menegaskan BPI KPNPA RI akan terus mengawal kasus ini hingga ada tersangka diungkap, dan dirinya telah berkomunikasi dengan Jaksa Agung ST Burhanuddin terkait perkembangan kasus tersebut.

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Wamen Nezar Patria Ingatkan Bahaya “Penjajahan Algoritma”, Generasi Muda Diminta Kuasai Teknologi 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Wakil Menteri Komunikasi dan Digital, Nezar Patria mengingatkan generasi muda Indonesia untuk waspada terhadap ancaman baru di era digital berupa “penjajahan...

FPPI Kaltim dan Komnas HAM RI Cek Koordinat Lahan KT CAL, Sengketa dengan PT GAM Memanas 2026

BALIKPAPAN, JURNALISWARGA.ID – Sengketa lahan antara Kelompok Tani Cinta Alam Lestari (KT CAL) dan PT Ganda Alam Makmur (PT GAM) kembali memanas setelah Forum...

BPI KPNPA Bogor Raya Soroti Dugaan Penyimpangan DPRD Kabupaten Bogor, Desak APH Bertindak Tegas 2026

BOGOR, JURNALISWARGA.ID – Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI) Bogor Raya melontarkan kritik tajam terhadap kinerja...

Kemenko PMK Perkuat Budaya Tangguh Bencana Lewat Program SPAB di Yogyakarta 2026

YOGYAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Pemerintah terus memperkuat budaya sadar dan tangguh bencana di lingkungan pendidikan. Melalui Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK),...

Presiden Prabowo Dorong Swasembada Protein Nasional Lewat Tambak Udang Produktif di Kebumen 2026

KEBUMEN, JURNALISWARGA.ID – Presiden RI Prabowo Subianto terus memperkuat program ketahanan pangan nasional dengan mendorong swasembada protein melalui pengembangan tambak udang produktif berbasis kawasan....

 

ARTIKEL TERKAIT