Pancasila Dan Kritik Cawe Cawe yang disampaikan Presiden Jokowi Sebagai Pemimpin Menjaga Filosofi Bangsa 2023

Oleh Ismail Ahmad CH SPd.MM
Pancasila Dan Kritik Cawe Cawe yang disampaikan Presiden Jokowi Sebagai Pemimpin Menjaga Filosofi Bangsa menjadi perbincangan di tingkat para elit jelang keputusan MK terkait uji materi sistem pemilu antara tertutu dan terbuka. 

Pancasila sebagai landasan filosofis resmi negara Indonesia mempunyai fungsi pedoman ideologi dan prinsip-prinsip yang membentuk kehidupan sosial, politik, dan budaya bangsa. Dan Dasar-dasar utama Pancasila ini merupakan nilai-nilai yang menjadi landasan bagi sistem pemerintahan, hukum, pendidikan, dan kehidupan masyarakat Indonesia.

Pancasila sebagai ideologi negara menjadi pedoman bagi para pemimpin dan warga negara dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya demi kemajuan dan keberlanjutan negara Indonesia.
Pancasila menegaskan bahwa keberadaan Tuhan sebagai sumber nilai-nilai moral dan spiritual dalam kehidupan masyarakat.

Pancasila mengakui pluralitas kepercayaan agama di Indonesia dan mendorong sikap saling menghormati antarumat beragama dan menekankan pentingnya menghargai dan melindungi hak-hak individu, serta menciptakan masyarakat yang adil, beradab, dan mengutamakan kesejahteraan bersama. Serta pentingnya persatuan, kesatuan, dan cinta tanah air.Pancasila Dan Kritik Cawe Cawe yang disampaikan Presiden Jokowi Sebagai Pemimpin Menjaga Filosofi Bangsa 2023

Pancasila mengakui keragaman suku, budaya, dan agama di Indonesia, namun menekankan pentingnya memiliki kesadaran nasional yang kuat untuk membangun negara yang kokoh dan berdaulat.Namun tidak hanya penegasan hal tersebut diatas akan tetapi Pancasila juga pentingnya partisipasi aktif rakyat dalam proses pengambilan keputusan, pemilihan umum, dan penghargaan terhadap hak asasi manusia dan prinsip keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Pancasila menekankan perlunya mewujudkan kesetaraan, keadilan, dan kesempatan yang merata bagi semua warga Negara
Sebuah pertanyaan sudahkah pemimpin kita menunjukkan sikap Pancasila maka perlu kita sampaikan kepada pemimpin kita terhadap landasan filosofi bangsa tersebut dengan Pemimpin yang berpilaku Pancasila harus menghormati dan mengakui keberagaman suku, agama, budaya, dan pandangan politik di masyarakat. Mereka tidak memihak atau mendiskriminasi kelompok tertentu, melainkan menjunjung tinggi persatuan dan kesatuan bangsa dan seharusnya harus berupaya membangun persatuan di tengah perbedaan.

Baca Juga:  TRANSISI ENERGI DAN SURPLUS DAYA LISTRIK

Mereka harus mampu menciptakan iklim harmoni, dialog, dan kerjasama antara berbagai kelompok masyarakat untuk mencapai tujuan bersama dan Pemimpin yang berpilaku Pancasila harus menerapkan prinsip-prinsip demokrasi dalam pengambilan keputusan dan penyelenggaraan pemerintahan.

Mereka harus memberikan ruang partisipasi aktif kepada rakyat, menghormati hak asasi manusia, serta menjunjung tinggi kebebasan berpendapat dan berorganisasi.serta menjalankan tugas kepemimpinan dengan integritas, adil, dan transparan, serta memastikan bahwa kebijakan yang diambil memberikan manfaat yang merata bagi seluruh masyarakat.

Saat kita memperingati hari Pancasila satu hal menarik untuk kita sebagai bangsa Indonesia untuk secara memahami hakiki terhadap filosofi bangsa Indonesia dengan pernyataan Presiden Jokowi dengan kalimat cawe cawe akan dilakukan untuk mengamankan keberlansungan bangsa untuk berperan lebih aktif memenangkan calon pemimpin yang akan mengantikan beliau pada pemilihan presiden RI 2024 tentu saja kalimat kalimat yang disampaikan akan sangat bertentangan apabila dihubungkan dengan pengertian dan pengamalan kita terhadap pancasila itu sendiri.Dan penting untuk diingat kepada Bapak Presiden Jokowi bahwa pemimpin adalah individu dengan keberagaman pendekatan, kepribadian, dan pandangan.

Baca Juga:  Ekonomi Indonesia dan Pandangan Anies Bawesdan yang Dari rekam Jejak Sudah dilakukannya

Setiap pemimpin mungkin memiliki interpretasi dan implementasi Pancasila yang berbeda. Oleh karena itu, penilaian mengenai sejauh mana seorang pemimpin menjunjung jiwa Pancasila dapat bersifat subjektif serta pemimpin yang berjiwa Pancasila, perlu melakukan analisis terhadap tindakan, kebijakan, dan perilaku dalam konteks penghormatan terhadap keberagaman, persatuan, demokrasi, keadilan sosial, serta integritas dan moralitas sehingga diharapkan Pak Jokowi bisa meniru yang sudah dilakukan oleh Presiden Soekarno dan Presiden Soeharto demi menjaga kesatuan dan keutuhan bangsa secara rela melakukan tindakan bersikap neragawan.menghormati konstitusi seperti hal juga dilakukan Ibu Megawati Soekarno dan Presiiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Diakhir tulisan hangat hangatnya kita memperingati Pancasila harapan yang bisa kita harapkan pada pemimpin dan elit politik diharapkan mampu memperkuat persatuan dan kesatuan bangsa dengan menghargai, menghormati, dan merawat keberagaman suku, agama, budaya, dan pandangan politik di Indonesia dan membuka ruang bagi partisipasi masyarakat, mendengarkan aspirasi rakyat, dan memastikan keputusan yang diambil didasarkan pada kepentingan masyarakat secara luas.serta diharapkan menjadi pembela dan pelindung hak asasi manusia.

Mereka harus menghormati, melindungi, dan memajukan hak-hak individu serta kelompok masyarakat yang rentan. Mereka juga harus memastikan penegakan hukum yang adil dan menjamin kebebasan berpendapat, berorganisasi, dan berekspresi..
( Ketua Pusat Studi strategis LP3M Al Isra dan Peneliti bidang social Eekonomi )

Trending Topic

1 Comment

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Pemkab Bogor Tutup Jalan Tegar Beriman Saat CFD, Warga Diminta Cari Jalur Alternatif

Bogor, jurnaliswarga.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor akan kembali menggelar Car Free Day (CFD) di kawasan Cibinong pada Minggu (5/4/2026). Kegiatan tersebut dipusatkan di...

Segel Dilanggar, Hukum Dipertanyakan: Rahmad Sukendar Semprot Keras Aparat di Kasus PT Gandasari Shipyard

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID - Kasus penimbunan pesisir oleh PT Gandasari Shipyard di Bintan kian memanas. Tak lagi sekadar dugaan pelanggaran izin lingkungan, perkara ini kini...

Mensos Gus Ipul Tak kenal Libur, Penyaluran Bantuan Korban Bencana Sumatra Tetap Terlaksana

Jakarta, Jurnaliwarga.id - Penyerahan bantuan dilakukan secara hybrid dan dipimpin langsung oleh Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) melalui sambungan Zoom dari Kantor Kemensos...

Gempa Sulawesi Utara dan Maluku Utara, Presiden Minta Penyelamatan Warga Jadi Prioritas

Jakarta, Jurnaliswarga.id - Pemerintah bergerak cepat dalam merespons bencana gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,6 yang melanda wilayah Sulawesi Utara (Sulut), Maluku Utara (Malut), dan...

IGORNAS Sukabumi Gelar Jambore 2026, Satukan Semangat Guru Olahraga Menuju Generasi Sehat dan Berprestasi

SUKABUMI, JURNALISWARGA.ID — Semangat kebersamaan dan komitmen membangun generasi sehat kembali digaungkan oleh IGORNAS Kabupaten Sukabumi melalui rencana pelaksanaan Jambore IGORNAS 2026. Kegiatan ini menjadi...

 

ARTIKEL TERKAIT