Pencemaran Limbah Kelapa Sawit di Rembang Jateng, JPIP-KAWALI: Harus Ditangani, Dimonitor dan Diawasi

Jakarta, Jurnaliswarga.id – Pencemaran lingkungan yang terjadi di Kabupaten Rembang, Jawa Tengah membuat Jaringan Pemerhati Industri dan Perdagangan (JPIP) dan Kawal Lingkungan Hidup (KAWALI) angkat bicara.

Menurut JPIP yang diketuai oleh Ketua Umum DPP-nya yaitu Ir. Lintong Manurung, MM dan KAWALI dengan Ketua Umumnya Puput TD Putra, menegaskan bahwa pengolahan limbah SBE atau Spent Bleaching Earth  itu harus ditanagani, dimonitor dan diawasi dan karena itu pemberdayaan terhadap Kementrian khususnya Kementrian Perindstrian, Kementrian perdagangan dan Kementrian Lingkungan Hidup harus dikerjakan.

“Pengolahan limbah SBE ini harus ditangani, dimonitor dan diawasi oleh seluruh pihak yang terkait dengan sungguh-sungguh, professional dan terkoodinasi dengan baik. Peningkatan fungsi dan peranan dan kerjasama Kementerian yang terlibat dalam pengawasan kegiatan industri dan perdagangan limbah SBE ini harus diberdayakan segera : Kementerian Perindustrian, Kementerian Perdagangan dan Kementerian LHK.”, demikian JPIP dan KAWALI menegaskan dalam pers release yang disampaikan kepada redaksi Jurnaliswarga.id,  Selasa (15/03/2022).

Baca Juga:  Presiden Jokowi Bahas Upaya Penguatan Kerja Sama Pemulihan Ekonomi dengan PM Singapura

Dalam Kajian, JPIP dan KAWALI menemukan 440.000 ton limbah SBE tersebar diseluruh Indonesia. Didalam press relaesenya terlihat adanya kekhawatiran dari JPIP dan KAWALI dalam pengelolaan ini. Mereka membandingkan kuantitas limbah SBE di Rembang yang hanya ribuan ton dengan kuantitas keseluruhan yang ada di seluruh wilayah Indonesia.

“Bagaimana dengan pengelolaan 440.000 ton limbah SBE yang tersebar diseluruh Indonesia? Apakah dapat dimonitor dan ditangani dengan seharusnya?”, demikian JPIP dan KAWALI memaparkan.

Untuk itu JPIP dan KAWALI merekomendasikan dan meminta pertanggungjawaban kepada perusahaan terkait ilegal dumping dan kepada pemerintah sebagai penyelenggara negara untuk bertanggung-jawab, mengingatkan akan adanya peningkatan jumlah limbah SBE setiap tahun dan pemanfaatan Teknologi yaitu Bioekonomi Sirkular (Sircular Bio-Economy) sebagai solusi.

Sebelumnya diberitakan adanya Pencemaran lingkungan terjadi di wilayah Republik Indonesia. Kali ini terjadi di Kabupaten Rembang propinsi Jawa tengah, tepatnya di desa Desa Gandri Rojo Kecamatan Sedan, Desa Sendang Mulyo Kecamatan Sluke dan Desa Sudan Kecamatan Kragan. Pencemaran dikarenakan limbah kelapa sawit berupa spent Bleaching Earth (SBE) berjumlah ribuan ton dan diduga berasal dari pabrik kelapa sawit luar Jawa.

Baca Juga:  Bebani Rakyat, PDI Perjuangan Dukung Presiden Jokowi Tidak Naikkan Harga BBM Bersubsidi

JPIP dan KAWALI mengungkapkan bahwa dari hasil pengamatan sementara dan dari hasil pembuktian oleh pengadilan, meyebutkan adanya tiga pihak yang bertanggung jawab terhadap pencemaran di Sluke Kabupaten Rembang ini.

“Industri penghasil limbah : PT Multimas Nabati Asahan di Sumatera utara, salah satu group penghasil minyak sawit terbesar di Indonesia. Perusahaan Transportasi : PT Banteng Muda Trans ( Moda Darat) dam PT Citra Maritime (Moda Laut). Perusahaan Pengelola lanjut : PT Farrar Putra Abrar”, demikian tulis JPIP dan KAWALI.

(Glen)

Rekomendasi Produk Shopee
Mesin Vacuum Sealer MakananLihat di Shopee

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Milad ke-81 Gerakan Pemuda Islam, Pesan Dedie Rachim

BOGOR, JURNALISWARGA.ID - Milad ke-81 Gerakan Pemuda Islam menjadi agenda yang disorot dalam berita Pemerintah Kota Bogor pada 2 Oktober 2026. Dalam judul berita, Dedie Rachim menyampaikan ajakan agar Gerakan Pemuda Islam terus memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.Milad ke-81 Gerakan Pemuda

Milad ke-81 Gerakan Pemuda Islam, Pesan Dedie Rachim

BOGOR, JURNALISWARGA.ID - Berita mengenai Milad ke-81 Gerakan Pemuda Islam memuat pesan Dedie Rachim agar organisasi tersebut terus memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara.Gerakan Pemuda Islam dan Pesan Dedie RachimJudul berita yang diterbitkan pada 2 Oktober 2026 itu menempatkan Milad ke-81 Ge

Andra Soni Perkirakan 8 Juta Warga Ikuti Cek Kesehatan Gratis

BANTEN, JURNALISWARGA.ID - Gubernur Banten Andra Soni memperkirakan delapan juta warga mengikuti program cek kesehatan gratis.Perkiraan Cek Kesehatan GratisPerkiraan jumlah peserta tersebut menjadi informasi utama dalam berita sumber tersebut. Sumber berita tidak memuat rincian mengenai waktu pelaks

Rilis Publikasi Indeks Pembangunan Manusia Kolaka Utara 2023

KOLAKA UTARA, JURNALISWARGA.ID - Rilis Publikasi Indeks Pembangunan Manusia Kolaka Utara 2023 tercantum sebagai judul berita dalam item RSS yang diterima.Rilis Indeks Pembangunan Manusia Kolaka UtaraRilis Publikasi Indeks Pembangunan Manusia Kolaka Utara 2023 menjadi informasi utama yang tersedia da

Banten Siapkan Elektrifikasi Jalur Kereta Rangkasbitung–Merak

BANTEN, JURNALISWARGA.ID - Elektrifikasi jalur kereta Rangkasbitung–Merak disiapkan di Banten. Gubernur Andra Soni menyebut langkah tersebut sebagai jawaban atas kebutuhan transportasi.Elektrifikasi jalur kereta Rangkasbitung–Merak menjadi fokus persiapan di Banten. Namun, item RSS ini tidak memuat

 

ARTIKEL TERKAIT