Pimpin Anev Mingguan, Kapolres Palopo : Tujuannya Untuk Mengulas Dan Mereview Kembali Kinerja Polres Palopo Serta Polsek Jajarannya Dengan Membandingkan Data Kinerja Kapolres Palopo Saat Melaksanakan Patroli Dan Commander Wish Mendapati Truck Membawa Material Galian C Tanpa Ditutupi Terpal Secara Full
Mohon dengan Kasih Bisa dibantu, share, Like,Comment and Subcribe.
terima kasih atas bantuannya, satu klik tdk akan mengurangi rejeki, melainkan satu klik bisa menambah kebaikan dan amal kita. Amin

Home / Bogor Kota

596 viewsSelasa, 20 September 2022 - 14:57 WIB

Sikap DPRD Kota Bogor Terhadap GLOW Kebun Raya Bogor Tidak Berubah

HUMPROPUB – Ketua DPRD Kota Bogor, Atang Trisnanto, menegaskan bahwa sikap DPRD Kota Bogor terhadap GLOW Kebun Raya Bogor, masih sama dengan surat yang sudah dikeluarkan oleh DPRD Kota Bogor November 2021.

“Tidak berubah. Kami dari DPRD sikapnya masih sama dengan tahun lalu, yaitu meminta kegiatan GLOW itu dihentikan,” tegas Atang, Selasa (20/9) usai menerima audiensi dari Forum Peduli Kebun Raya Bogor.

Sikap dan keputusan yang disampaikan oleh Atang juga sudah ia sampaikan kepada jajaran Forkopimda Kota Bogor, BRIN dan forum peduli KRB pada rapat gabungan beberapa waktu lalu. Di akhir rapat tersebut, Walikota Bogor, Bima Arya meminta agar GLOW Kebun Raya Bogor dihentikan sampai ada kejelasan hasil penelitian yang disepakati semua pihak.

Atang menilai, pemerintah pusat harus turun tangan untuk menangani dan mengambil keputusan terkait keberadaan GLOW Kebun Raya Bogor. Karena persoalan ini bukan lagi tingkat Kota Bogor saja, mengingat BRIN adalah lembaga pemerintah non-kementerian yang berada dibawah presiden langsung.

Baca Juga:  Dengar Keluhan Warga Binaaan, Babinsa Komsos Bersama Pedagang Ikan Kering

“Masalah GLOW ini bisa diselesaikan oleh yang membawahi BRIN. Dan itu bukan lagi level ranah di tingkat Kota. Forkopimda bisa menyampaikan kondisi yang sebenarnya kepada Pemerintah Pusat agar masalah Glow ini bisa dihentikan,” kata Atang.

Lebih lanjut, Atang mengingatkan kembali terdapat lima peran utama Kebun Raya Bogor, yakni konservasi, edukasi, wisata, penelitian dan jasa lingkungan. Sehingga keberadaan GLOW di Kebun Raya Bogor, dinilai dapat merusak peran konservasi dan penelitian.

Mengenai hasil riset yang dilakukan oleh BRIN yang menyebutkan bahwa GLOW tidak mengganggu tanaman, Atang berpendapat bahwa seharusnya yang melakukan penelitian adalah lembaga independen.

“Seharusnya riset yang dipakai bukan riset dari BRIN. Tapi riset dari pihak yang tidak berkepentingan, independen. Dan saya kira jurnal-jurnal internasional maupun jurnal nasional banyak yang telah mempelajari dampak dari cahaya, ataupun lampu terhadap ekosistem lingkungan. Tinggal diperkuat lagi dengan riset dari lembaga independen. Itu saya kira bisa dijadikan sebagai solusi”, jelas Atang.

Baca Juga:  Lurah Kencana Muslim Yuliantono Meninjau TPS 3R yang Rusak Akibat Banjir

Disinggung terkait investasi yang dilakukan oleh pihak ketiga untuk revitalisasi Kebun Raya Bogor melalui GLOW, Atang mengatakan bahwa banyak inovasi lain yang bisa dilakukan tanpa harus mengganggu keseimbangan lingkungan.

“GLOW ini dikhawatirkan mengganggu keseimbangan ekosistem. Selain itu, juga berpotensi mendatangkan masalah sosial, budaya, maupun keamanan. Banyak hal yang bisa dilakukan untuk revitalisasi KRB menjadi lebih kuat dan menyumbang PNBP. Kita berharap bahwa inovasi itu lebih diperkuat untuk menjalankan fungsi konservasi, edukasi, riset, jasa dan wisata lingkungan”, pungkasnya.(red)

Share :

Baca Juga

Bogor Kota

Lestarikan Kebudayaan Sunda, DPRD Kota Bogor Bersinergi Dengan Pemkot Bogor

Bogor Kota

Aset dan Sertifikasi Tanah Jadi Prioritas, Komisi I DPRD Kota Bogor Ajak Pemkot dan BPN Kota Bogor Berkolaborasi

Bogor Kota

Komisi I dan BPN Serahkan Sertifikat PTSL di Ruang Paripurna

Bogor Kota

DPRD Dorong Pembangunan RSUD Kota Bogor Selesai Tepat Waktu

Bogor Kota

DPRD Kota Bogor Keluarkan Rekomendasi LKPJ 2021

ADVETORIAL

Atang Dukung Pembangunan Pondok Pesantren Indonesia di Amerika

Bogor Kota

Sinergitas Hebat Kedua Pemimpin Danrem 061/Sk Dan Kapolresta Saling Surprise

Bogor Kota

Komisi II Dorong APBD 2023 Berpihak Kepada Koperasi dan UMKM