Terkait Dugaan Aliran Dana Rp50 Miliar, BPI KPNPA RI Minta Bareskrim Periksa Razman Nasution

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Pernyataan Ketua Umum Kami Jokowi-Gibran, Razman Arif Nasution terkait dugaan aliran dana Rp50 miliar untuk menggulirkan isu ijazah palsu milik mantgan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, memicu reaksi keras dari berbagai pihak.

Ketua Umum BPI KPNPA RI, Rahmad Sukendar, mendesak Bareskrim Polri untuk segera bertindak cepat dan tegas dengan memeriksa Razman sebagai pintu masuk pengungkapan kasus tersebut.

“Kalau benar ada dugaan aliran dana Rp50 miliar untuk memainkan isu, ini bukan perkara kecil. Ini serius dan harus dibongkar sampai ke akar. Kami minta Bareskrim segera periksa Razman Nasution sebagai pintu masuk,” tegas Rahmad.

Baca Juga:  Kunjungan ke Cilacap, Presiden Akan Tanam Mangrove,Tinjau Vaksinasi,Hingga Lepas Tukik

Menurutnya, pernyataan Razman tidak boleh dianggap sekadar opini di ruang publik. Aparat penegak hukum harus mendalami sumber informasi, termasuk menelusuri pihak yang disebut sebagai “bohir” dalam dugaan aliran dana tersebut.

“Ini menyangkut dugaan suap dan upaya pembentukan opini publik yang berpotensi merusak tatanan demokrasi. Jangan sampai isu liar dimainkan dengan dana besar tanpa konsekuensi hukum,” lanjutnya.

Rahmad juga menegaskan, jika aparat penegak hukum lamban merespons, pihaknya akan membawa persoalan ini ke ranah yang lebih tinggi agar mendapatkan perhatian serius secara nasional.

Baca Juga:  "Menyambut Bulan Suci Ramadhan 1443 H, Sat Lantas Polresta Kendari melakukan Patroli Pencegahan Aksi Balap Liar"

Sebelumnya, dalam sebuah program televisi, Razman mengaku mendapatkan informasi adanya aliran dana sebesar Rp50 miliar dari dua pihak yang disebut sebagai “bohir” untuk menggulirkan isu ijazah palsu terhadap Jokowi. Namun, hingga kini belum ada bukti konkret yang dipublikasikan ke publik terkait klaim tersebut.

Kasus ini pun dinilai berpotensi menjadi pintu masuk untuk mengungkap dugaan praktik kotor di balik enyebaran isu-isu sensitif di ruang publik.(nR)

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Bupati Bogor Percepat Rehab 6.500 RTLH, Hunian Layak Jadi Prioritas

BOGOR, JURNALISWARGA.ID — Pemerintah Kabupaten Bogor mempercepat penanganan Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dengan target sekitar 6.500 unit rumah direhabilitasi dalam satu tahun. Program...

Bupati Bogor Perkuat Konektivitas, Empat Ruas IJD Jadi Prioritas 2026

BOGOR, JURNALISWARGA.ID — Pemerintah Kabupaten Bogor terus memperkuat konektivitas antarwilayah melalui pembangunan infrastruktur jalan. Di bawah kepemimpinan Bupati Bogor Rudy Susmanto, empat ruas jalan...

Bupati Mamasa Perkuat Pemerintahan Digital, Data Harus Terbuka 2026

MAMASA, JURNALISWARGA.ID — Pemerintah Kabupaten Mamasa memperkuat transformasi pemerintahan digital melalui penyusunan Dokumen Arsitektur dan Peta Rencana Pemerintah Digital Kabupaten Mamasa. Langkah ini diarahkan...

Gubernur Papua Perkuat Sinergi Forkopimda untuk Percepat Pembangunan 2026

JAYAPURA, JURNALISWARGA.ID — Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mengajak seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memperkuat komunikasi, sinergi, dan kolaborasi sebagai fondasi menjaga...

BPI KPNPA RI Bogor Kecam Sikap Inkonsistensi KPK tangani kasus di Pemkab Bogor: “Jangan Pelintir OTT Menjadi Sprindik Umum!”

BOGOR, JURNALISWARGA.ID – Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI) Bogor, melayangkan kritik keras terhadap performa dan...

 

ARTIKEL TERKAIT