Gereja Harus Dilibatkan Untuk Daerah Otonomi Baru di Papua

JURNALISWARGA.ID, Bandung. Proses untuk DOB di Papua yang terdiri dari 3 daerah Provinsi yang saat ini bergulir untuk disahkan di rapat paripurna di DPR RI.

Terkait pemekaran tersebu, Pdt. Dr. Bambang Widjaja saat di temui jurnalis Senin (16/05/22) di ruang kerjanya di GKPB Fajar Pengharapan, Bandung. “Pemekaran harus dilihat tujuan dan kepentingannya bagi masyarakat. Untuk itu masyarakat perlu diajak ngomong”, ungkap gembala GKPB Fajar Pengharapan dan slah satu ketua PGI.

Masyarakat harus dilibatkan, karena Papua masih kuat hukum adatnya. “Papua masih kuat hukum adat, masih diakui. Seyogyanya hukum adat tidak bisa diabaikan, karena kekentalan hukum adat sangat kuat”, papar Bambang.

Baca Juga:  Kapolres Palopo Beserta Rombongan Melaksanakan Ziarah Ke TMP Dalam Rangka HUT Bhayangkara Ke-77 Tahun 2023

Saat ini ada 7 wilayah adat di Papua, namun pemekarah baru 3 wilayah adat.

Menurut Bambang “Gereja perlu dilibatkan sebagai posiai netral”

Bambang jug menegaskan bahwa kesetiaan gereja pada masyarakat dan negara tudk perlu diragukan.

“Kesetian gereja pada masyarakat dan negara tidak perlu diragukan. Gereja harus dilibatkan sebagai mediator”, tegasnya.

Menurut Bambang bahwa saat ini secara formal belum belum melibatkan PGI terkait pemekaran DOB di Papua.

Baca Juga:  Asah Kemampuan, Prajurit Kodim 1417/Kendari Laksanakan Latbakjatri Triwulan I Tahun 2022

“Ajak dulu masyarakat berbicara, libatkan gereja sebagai posisi yang netral. Perlu diinga juga, bahwa ada pandangan bahwa masyarakat Papua sering dipandang sebagai masyarakat yang tersisih, baik secara ekonomi dan lainnya”, paparnya.

“Gereja harus menjadi mediator bagi masyarakat”, tegas Bambang.

Untuk DOB yang perlu diperisapkan adalah masyarakatnya. “Masyarakat harus dipersiapkan. Gereja sebagai mediator bagi pemerintah harus mempersiapkan masyarakat melalui pelayann gereja di wilayah masing-masing”.

Bambng menyampaikan bahwa “pemimpin gereja sudah sangant siap memediasi di Papua”, tutup Bambang. APM

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

BPI KPNPA RI: WTP Bukan Jaminan Kabupaten Bogor Bersih Korupsi 2026

CIBINONG, JURNALISWARGA.ID – Predikat Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tidak boleh serta-merta dijadikan ukuran bahwa sebuah daerah telah bersih dari...

Mukhlis Basri Koordinasi BMKG-Basarnas, Warga Lampung Diminta Siaga 2026

BANDAR LAMPUNG, JURNALISWARGA.ID – Anggota DPR RI Komisi V, Drs. H. Mukhlis Basri, meminta masyarakat di Provinsi Lampung tetap tenang namun meningkatkan kewaspadaan menyusul...

Prof. Henry Desak Penegakan Hukum Utamakan Pembinaan, Bukan Penjara 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID — Prof. Dr. Henry Yosodiningrat, S.H., M.H. menyerukan agar penegakan hukum dalam perkara yang berkaitan dengan persoalan administratif tetap mengedepankan keadilan, proporsionalitas,...

Tubagus Rahmad Sukendar, Tokoh Banten yang Konsisten Mengawal Pemberantasan Korupsi dan Pengawasan Anggaran Negara

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Nama Tubagus Rahmad Sukendar, yang akrab disapa Kang Tb Sukendar, dikenal sebagai salah satu tokoh masyarakat Banten yang selama lebih dari...

Ketua APUDSI Kabupaten Bogor Apresiasi Penjaringan Calon BPD 2026

TAMANSARI, JURNALISWARGA.ID — Partisipasi masyarakat dalam proses penjaringan calon anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) mendapat apresiasi dari Ketua Majelis Kesejahteraan Daerah Asosiasi Pelaku Usaha...

 

ARTIKEL TERKAIT