Menteri ATR/BPN Diminta Bertanggung Jawab atas Sertifikat HGB di Lahan Pagar Bambu PIK 2

Tangerang Selatan, Jurnaliswarga.id – Ketua Umum Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawasan Anggaran Negara Republik Indonesia (BPI KPNPA RI), Rahmad Sukendar, SH, mendesak Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) untuk bertanggung jawab terkait penerbitan Sertifikat Hak Guna Bangunan (HGB) di kawasan yang diduga merupakan area laut yang dipagari bambu di Pantai Indah Kapuk 2 (PIK 2), Kabupaten Tangerang, Banten.

Rahmad menilai, penerbitan sertifikat tersebut mencerminkan potensi penyalahgunaan kewenangan oleh pihak Kementerian ATR/BPN dan pemerintah daerah. “Bagaimana bisa laut dikapling dan disertifikatkan? Ini harus menjadi perhatian serius dan segera ditindaklanjuti. Pihak-pihak terkait, termasuk Kantor Pertanahan Kabupaten Tangerang, harus bertanggung jawab atas hal ini,” tegas Rahmad dalam keterangan pers, Senin (20/1/2025).

Ia juga mendesak aparat kepolisian untuk segera turun tangan menyelidiki dugaan pelanggaran ini. “Banyak pihak yang saling lempar tanggung jawab. Aparat penegak hukum harus bertindak cepat agar masalah ini tidak semakin merugikan masyarakat, khususnya nelayan,” ujarnya.

Baca Juga:  Presiden Jokowi Saksikan Pemecahan Rekor Pergelaran Angklung Terbesar di Dunia 2023

Polemik Pagar Laut dan Dampaknya bagi Nelayan

Masalah ini semakin memanas setelah diketahui adanya pemasangan pagar laut yang terbuat dari bambu di wilayah perairan tersebut. Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Sakti Wahyu Trenggono, menyebut bahwa pihak Kesatuan Masyarakat Nelayan Pantai Utara (Pantura) diduga bertanggung jawab atas pemasangan pagar bambu itu. Namun, kelompok nelayan tersebut belum memenuhi panggilan resmi KKP untuk memberikan klarifikasi.

“Kami sudah beberapa kali memanggil mereka melalui Dirjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), tetapi belum ada yang hadir,” ujar Menteri Sakti di Kabupaten Badung, Bali, Minggu (19/1/2025).

KKP telah meminta bantuan kepolisian untuk menyelidiki kasus ini lebih dalam. “Kami terus berupaya menyelesaikan masalah ini agar tidak menghambat kehidupan nelayan dan kelestarian lingkungan laut di kawasan tersebut,” tambahnya.

Baca Juga:  Dana Desa Sinarsari Tahap Awal Tahun 2023 Direalisasikan Untuk Pembelian Satu Unit Mobil Ambulance 2023

Desakan Penyelesaian dari Berbagai Pihak

Rahmad Sukendar menyoroti bahwa persoalan ini telah menjadi perhatian publik dan membutuhkan langkah tegas dari semua pihak terkait. Ia juga mengkritik pihak-pihak seperti TNI AL dan Bakamla yang dianggap belum optimal dalam menangani masalah ini.

“KKP dan Bakamla seharusnya sudah bergerak cepat menyelesaikan persoalan ini. Jangan sampai masyarakat pesisir menjadi korban atas kelalaian ini,” katanya.

Kasus pagar bambu ini juga mengundang kekhawatiran akan terganggunya aktivitas nelayan di kawasan Pantai Utara. Rahmad meminta aparat penegak hukum dan pemangku kebijakan memastikan penyelesaian yang adil dan transparan.

“Penting bagi semua pihak untuk bekerja sama mencari solusi yang tidak merugikan masyarakat, khususnya nelayan yang mengandalkan kawasan ini untuk penghidupan mereka,” tutup Rahmad.

(DPN BPI KPNPA RI)

Rekomendasi Produk Shopee
Mesin Vacuum Sealer MakananLihat di Shopee

Trending Topic

1 Comment

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Bupati Kolaka Tinjau SPBU, Pastikan Distribusi BBM Lancar dan Tepat Sasaran

KOLAKA, JURNALISWARGA.ID - Bupati Kolaka meninjau SPBU untuk memastikan distribusi BBM berjalan lancar dan tepat sasaran.Informasi tersebut tercantum dalam judul berita yang dipublikasikan pada Jumat, 16 Oktober 2026. Sumber RSS tidak memuat uraian lebih lanjut mengenai waktu peninjauan, SPBU yang d

Penerbangan Perdana Sriwijaya Air di Kolaka

KOLAKA, JURNALISWARGA.ID - Penerbangan perdana Sriwijaya Air di Kolaka tercantum sebagai salah satu berita Pemerintah Kabupaten Kolaka yang dipublikasikan pada Jumat, 16 Oktober 2026.Penerbangan Perdana Sriwijaya Air di KolakaInformasi dalam item RSS menyebutkan penerbangan perdana Sriwijaya Air di

Air Bersih Kolaka, BPBD Salurkan 13.600 Liter

KOLAKA, JURNALISWARGA.ID - BPBD Kolaka menyalurkan 13.600 liter air bersih untuk warga Desa Toari dan membantu 155 jiwa.Informasi yang tersedia dalam item RSS menyebut BPBD Kolaka sebagai pihak yang menyalurkan air bersih. Sumber tersebut tidak memuat rincian mengenai waktu pelaksanaan, kondisi warg

PSEL Kayumanis Ditargetkan Groundbreaking Tahun Ini

BOGOR, JURNALISWARGA.ID - Dedie Rachim meninjau lokasi PSEL Kayumanis dan menargetkan groundbreaking berlangsung tahun ini.PSEL Kayumanis Ditargetkan Groundbreaking Tahun IniInformasi tersebut tercantum dalam judul berita Pemkot Bogor yang dipublikasikan pada 16 Oktober 2026. Sumber menyebut agenda

Dedie Rachim Dukung Penuh Investasi di Kota Bogor

KOTA BOGOR, JURNALISWARGA.ID - Dedie Rachim disebut mendukung penuh investasi di Kota Bogor, sebagaimana tercantum dalam item berita Pemerintah Kota Bogor yang terbit pada 16 Oktober 2026.Dukungan investasi di Kota BogorItem tersebut memuat judul “Dedie Rachim Dukung Penuh Investasi di Kota Bogor”.U

 

ARTIKEL TERKAIT