Asisten Penasihat Khusus Presiden Bidang Polkam dan Bareskrim Polri Perkuat Sinergi untuk Stabilitas Nasional

Jakarta, Jurnaliswarga.id – Asisten Penasihat Khusus Presiden Bidang Politik dan Keamanan menggelar rapat koordinasi dengan Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri di Jakarta. Rapat ini dihadiri langsung oleh Kabareskrim Polri, Komjen Pol. Wahyu Widada, beserta jajaran pimpinan dan staf terkait. Pada hari Rabu (26/2/25). Di gedung Bareskrim, Jaksel.

“Dalam sambutannya, Asisten 1 Penasihat Khusus Presiden Bidang Politik dan Keamanan, Dr. H. Adi Warman, S.H., M.B.A., menekankan pentingnya koordinasi antar-lembaga guna memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan dan stabilitas nasional. Ia menegaskan bahwa sinergi yang kuat bukan hanya formalitas, tetapi harus diterapkan dalam tindakan nyata untuk menghadapi tantangan keamanan di Indonesia,”ujar Adi Warman.

Sinergi Antar-Lembaga untuk Menjaga Stabilitas Nasional

Rapat ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan sebelumnya antara Asisten Penasihat Khusus Presiden dengan Kapolri, serta koordinasi dengan berbagai lembaga strategis seperti Kabaintelkam, Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Kemenko Polhukam), Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), dan Badan Intelijen Negara (BIN).

Pertemuan ini juga merupakan bagian dari arahan Presiden Prabowo Subianto, yang menekankan pentingnya koordinasi lintas sektoral agar lebih efektif dalam penegakan hukum dan keamanan nasional. Presiden menegaskan bahwa selama ini koordinasi sering kali lebih mudah diucapkan daripada dilaksanakan, sehingga diperlukan mekanisme nyata untuk memastikan implementasinya berjalan dengan baik.

Baca Juga:  Mendagri Beberkan Pandangan Pemerintah terhadap Materi Muatan 8 RUU Provinsi

Dalam pertemuan ini, tim dari Penasihat Khusus Presiden Bidang Politik dan Keamanan dipimpin oleh Dr. H. Adi Warman, didampingi oleh Letjen Purn. Yoedhi Swastono, Brigjen Pol. Drs. H. Erwin Charara Rusmana, S.H., M.Hum., serta Kolonel TNI Dr. AL Muchalif Suryo, S.I.P., M.A. Kehadiran mereka bertujuan untuk melakukan “belanja masalah”, yakni mengidentifikasi berbagai tantangan strategis yang nantinya akan disampaikan langsung kepada Presiden dalam bentuk nasihat dan pertimbangan rahasia.

Tiga Poin Strategis Presiden Prabowo untuk Keamanan Nasional

Dalam rapat ini, Dr. H. Adi Warman menyampaikan tiga poin utama yang menjadi perhatian Presiden Prabowo:

1. Penegakan Hukum yang Profesional

Meningkatkan profesionalisme aparat penegak hukum guna membangun kepercayaan publik terhadap kepolisian.

Memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam investigasi kasus-kasus besar.

Memanfaatkan teknologi digital dalam pengawasan dan penyelidikan guna meningkatkan efektivitas kerja Bareskrim.

2. Kesiapsiagaan terhadap Ancaman Strategis

Meningkatkan deteksi dini terhadap kejahatan siber, narkotika, tindak pidana perbankan, dan korupsi.

Mewaspadai potensi gangguan sosial dan politik, terutama menjelang tahun-tahun politik.

Memperkuat koordinasi dengan lembaga intelijen untuk mengantisipasi ancaman terhadap keamanan nasional.

3.Sinergi Lintas Sektoral
Memperkuat kerja sama antara Polri, TNI, pemerintah, dan masyarakat untuk menghadapi berbagai tantangan keamanan.

Baca Juga:  BEM PTNU Ajak Semua Lapisan Tindak Tegas Oknum Yang Menyebarkan Khilafah Islamiyah

Meningkatkan pola komunikasi yang lebih efektif antara aparat penegak hukum dan instansi terkait.

Membangun kemitraan dengan masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

Dalam kesempatan ini, Dr. H. Adi Warman juga mengapresiasi dedikasi luar biasa Bareskrim Polri dalam menjaga keamanan nasional dan menegakkan hukum.

“Kami sangat mengapresiasi kerja keras Bareskrim Polri. Dengan koordinasi yang solid dan sinergi yang kuat, kita semua bisa menghadapi tantangan keamanan nasional dengan lebih efektif. Rapat ini diharapkan dapat semakin memperkuat kerja sama antara aparat penegak hukum dan pemerintah dalam menciptakan kondisi keamanan yang stabil dan kondusif,” ujarnya.

Harapan dari Rapat Koordinasi

Rapat ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam membangun komunikasi yang lebih baik antara Polri dan pemerintah guna memastikan keamanan nasional tetap terjaga. Keberhasilan dalam menjaga stabilitas nasional akan menciptakan kondisi yang lebih aman, stabil, dan sejahtera bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Koordinasi yang lebih baik antar-lembaga penegak hukum bukan hanya sebuah wacana, tetapi harus benar-benar diwujudkan dalam langkah konkret yang berkelanjutan. Stabilitas nasional yang kuat akan menjadi fondasi bagi pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan rakyat, serta kelangsungan demokrasi yang sehat. (nR)

Rekomendasi Produk Shopee
Mesin Vacuum Sealer MakananLihat di Shopee

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Pemprov Kalteng Salurkan 10 Juta Liter Air Bersih

Palangka Raya, JURNALISWARGA.ID - Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah telah menyalurkan 10 juta liter air bersih kepada masyarakat hingga 15 Oktober 2026. Penyaluran tersebut dilakukan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat di tengah penanganan dampak kebakaran hutan.Penyaluran air ber

Pemkab Bogor Angkat 200 Kg Ikan Sapu-Sapu di Setu Citatah

CIBINONG, JURNALISWARGA.ID - Ikan sapu-sapu berhasil diangkat sebanyak lebih dari 200 kilogram dari Setu Citatah, Cibinong, dalam aksi bersih-bersih yang dipimpin Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama Wakil Bupati Jaro Ade dan Sekretaris Daerah Ajat Rochmat Jatnika pada Rabu (20/5/2026).Kegiatan ini me

Layanan SILOKA Hadir di 435 Desa dan Kelurahan Kabupaten Bogor

Cibinong, JURNALISWARGA.ID - Layanan SILOKA kini hadir di 435 kantor desa dan kelurahan di Kabupaten Bogor untuk mempermudah akses masyarakat terhadap pelayanan administrasi kependudukan. Sistem ini diresmikan Bupati Bogor Rudy Susmanto dalam gebyar administrasi kependudukan pada Selasa (27/5/2025).

DWP Kalteng Lantik Pengurus PAW 2024–2029

Palangka Raya, JURNALISWARGA.ID - Penasihat Dharma Wanita Persatuan (DWP) Provinsi Kalimantan Tengah, Aisyah Thisia Agustiar Sabran, melantik Pengurus Pengganti Antarwaktu (PAW) DWP Provinsi Kalimantan Tengah untuk masa kepengurusan 2024–2029.DWP Kalteng dan pelantikan pengurus PAWPelantikan tersebu

Gerakan Wisata Bersih di Pulau Penyengat Libatkan ASN dan PWI

Kepulauan Riau, JURNALISWARGA.ID - Gerakan Wisata Bersih di Pulau Penyengat melibatkan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau dan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Kepri pada Minggu, 18 Oktober 2026. Kegiatan gotong royong tersebut dilakukan dengan membersihkan kawa

 

ARTIKEL TERKAIT