Rahmad Sukendar Nilai Fonda Tangguh Layak Masuk Tim Reformasi Kepolisian

Jakarta, JURNALISWARGA.ID — Sosok Fonda Tangguh, pria asal Cianjur, Jawa Barat, kembali mencuri perhatian publik. Dikenal aktif di berbagai organisasi dan memimpin Sahabat Polisi Indonesia, Fonda dinilai sebagai figur muda yang cerdas, berkarakter kuat, dan memiliki komitmen tinggi terhadap pembenahan institusi kepolisian.

Ketua Umum BPI KPNPA RI, Rahmad Sukendar, menilai Fonda Tangguh layak diberi kepercayaan untuk masuk dalam Tim Reformasi Kepolisian bentukan Presiden Prabowo.

“Fonda Tangguh yang juga mendapat gelar Doktor Honoris Causa adalah sosok yang selama ini aktif memberikan edukasi dan motivasi bagi kepolisian. Ia memiliki kapasitas, integritas, dan wawasan yang dibutuhkan untuk mendorong reformasi di tubuh Polri,” ujar Rahmad Sukendar, Sabtu (11/10/2025).

Baca Juga:  HJB ke-544 Kabupaten Bogor Siap Semarak, Pelayanan 100 Jam dan Helaran Budaya Jadi Sorotan

Selain memberikan dukungan terhadap Fonda, Rahmad Sukendar juga mendesak Presiden untuk segera mengganti Kapolri dan melakukan perombakan menyeluruh pada sistem SDM Polri. Ia menilai, saat ini institusi Polri telah kehilangan arah dan kepercayaan publik akibat lemahnya kepemimpinan serta kuatnya pengaruh kelompok tertentu di dalam tubuh kepolisian.

“Sudah saatnya Presiden turun tangan langsung. Ganti Kapolri, bersihkan struktur SDM Polri dari pengaruh boneka-boneka kekuasaan yang mempermainkan jabatan dan kebijakan. Polri harus kembali ke jati dirinya sebagai pelindung rakyat, bukan alat kepentingan,” tegas Rahmad.

Ia menyoroti bahwa sistem pembinaan dan pengawasan di internal Polri gagal membentuk karakter aparat yang berintegritas. Jabatan strategis, kata Rahmad, kerap diberikan karena faktor kedekatan, bukan karena prestasi atau kinerja.

Baca Juga:  Gubernur DKI Dukung RW 07 Joglo Jadi Percontohan Kelola Sampah

“Selama sistem SDM masih dikuasai oleh kepentingan kelompok, mustahil Polri bisa berbenah. Harus ada revolusi mental dan kepemimpinan baru yang berani menolak intervensi,” lanjutnya.

Menurutnya, reformasi Polri tidak akan pernah berhasil tanpa pergantian pucuk pimpinan dan pembersihan struktur di bawahnya. Ia berharap pemerintah mengambil langkah tegas demi mengembalikan kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum tersebut.

“Jangan ada lagi permainan kotor di bidang SDM karena kedekatan. Bebaskan Kepolisian agar independen, profesional, dan humanis,” tutup Rahmad Sukendar.

(*)

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Warga Kembali Jadi Korban Jalan Rusak, Pemkab Bogor Didesak Segera Bertindak 2026

BOGOR, JURNALISWARGA.ID – Buruknya kondisi infrastruktur Jalan Raya Ciherang–Ciapus kembali memakan korban jalan rusak, Pemkab Bogor disorot kinerjanya dalam menangani insfrastruktur jaalan. Seorang warga...

BPI KPNPA RI Apresiasi Menteri Agus Andrianto Bersihkan Kementerian Imipas Mulai dari Wamen hingga Kalapas dan Karutan 2026

Jakarta, Jurnaliswarga.id – BPI KPNPA RI menyatakan dukungan penuh kepada Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas), Agus Andrianto, dalam upaya melakukan pembenahan menyeluruh di lingkungan...

Tiga Inovasi Digital Indonesia Bersinar di Ajang WSIS PBB 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Transformasi digital Indonesia kembali mencatatkan prestasi membanggakan di tingkat internasional. Tiga inovasi digital karya anak bangsa berhasil meraih pengakuan dunia dalam...

Menkomdigi dan BNN Perkuat Pengawasan Digital Cegah Narkotika 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Pemerintah terus memperkuat langkah pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan narkotika di era digital. Melalui sinergi antara Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) dan...

Prabowo dan Bahlil Perkuat Ketahanan Energi, BBM Tetap Stabil 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Presiden Republik Indonesia, Prabowo dan Bahlil  menegaskan komitmennya dalam menjaga ketahanan energi nasional sekaligus memperkuat program hilirisasi sebagai fondasi menuju kemandirian...

 

ARTIKEL TERKAIT