Terkait Dugaan Aliran Dana Rp50 Miliar, BPI KPNPA RI Minta Bareskrim Periksa Razman Nasution

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Pernyataan Ketua Umum Kami Jokowi-Gibran, Razman Arif Nasution terkait dugaan aliran dana Rp50 miliar untuk menggulirkan isu ijazah palsu milik mantgan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, memicu reaksi keras dari berbagai pihak.

Ketua Umum BPI KPNPA RI, Rahmad Sukendar, mendesak Bareskrim Polri untuk segera bertindak cepat dan tegas dengan memeriksa Razman sebagai pintu masuk pengungkapan kasus tersebut.

“Kalau benar ada dugaan aliran dana Rp50 miliar untuk memainkan isu, ini bukan perkara kecil. Ini serius dan harus dibongkar sampai ke akar. Kami minta Bareskrim segera periksa Razman Nasution sebagai pintu masuk,” tegas Rahmad.

Baca Juga:  Vokasi IPB dan Pemkot Bogor Perkuat Kolaborasi Inovasi untuk Masyarakat 2026

Menurutnya, pernyataan Razman tidak boleh dianggap sekadar opini di ruang publik. Aparat penegak hukum harus mendalami sumber informasi, termasuk menelusuri pihak yang disebut sebagai “bohir” dalam dugaan aliran dana tersebut.

“Ini menyangkut dugaan suap dan upaya pembentukan opini publik yang berpotensi merusak tatanan demokrasi. Jangan sampai isu liar dimainkan dengan dana besar tanpa konsekuensi hukum,” lanjutnya.

Rahmad juga menegaskan, jika aparat penegak hukum lamban merespons, pihaknya akan membawa persoalan ini ke ranah yang lebih tinggi agar mendapatkan perhatian serius secara nasional.

Baca Juga:  GM PT PLN (Persero) Menghadiri Kegiatan Rapat Evaluasi Percepatan Pensertifikatan Aset PT

Sebelumnya, dalam sebuah program televisi, Razman mengaku mendapatkan informasi adanya aliran dana sebesar Rp50 miliar dari dua pihak yang disebut sebagai “bohir” untuk menggulirkan isu ijazah palsu terhadap Jokowi. Namun, hingga kini belum ada bukti konkret yang dipublikasikan ke publik terkait klaim tersebut.

Kasus ini pun dinilai berpotensi menjadi pintu masuk untuk mengungkap dugaan praktik kotor di balik enyebaran isu-isu sensitif di ruang publik.(nR)

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

KETURUNAN PEWAKAF MASJID AGUNG AT-TOHIRIYAH DESAK PEMBANGUNAN ALUN-ALUN BOGOR DIHENTIKAN SEMENTARA 2026

KOTA BOGOR, Jurnaliswarga.id  – Polemik pembangunan Alun-Alun Kota Bogor kembali menjadi sorotan. Salah seorang keturunan pewakaf Masjid Agung At-Tohiriyah, Raden Muhammad Padmanegara, menyampaikan keberatan...

Ketua DPC AWPI Bogor siap kawal proses hukum dugaan korupsi dana bankeu dan dana desa 2026

Bogor, Jurnaliswarga.id -  ramainya pemberitaan di media online tentang adanya dugaan korupsi dana bankeu dan dana desa, di desa Gunung Sari kecamatan citeureup beberapa...

BPI KPNPA RI Soroti Minimnya Putra Asli NTT Lolos Akpol, Rahmad Sukendar: Pejabat Jangan Hanya Jadi Penonton 2026

Kupang, Jurnaliswarga.id – Polemik seleksi Calon Taruna dan Taruni Akademi Kepolisian (Catar Akpol) di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus menjadi perhatian publik. Di tengah...

BPI KPNPA RI Apresiasi Kapolda Jambi Respons Cepat Aduan Masyarakat, terhadap Dugaan Pemerasan Oknum Kanit Reskrim 2026

Jambi, Jurnaliswarga.id – Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran Republik Indonesia (BPI KPNPA RI) mengapresiasi langkah cepat Kapolda Jambi beserta jajaran...

Sekda Bogor Ajak ASN Perkuat Kinerja Hadapi Tantangan Fiskal 2026

Jurnaliswarga.id | Cibinong – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor untuk...

 

ARTIKEL TERKAIT