KPK Dorong TTU Bangun Budaya Antikorupsi dari Akar Masyarakat 20206

TIMOR TENGAH UTARA, JURNALISWARGA.IDKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memperkuat upaya pencegahan korupsi dari tingkat paling dasar melalui Roadshow Jelajah Negeri Bangun Antikorupsi (JNBA) di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Nusa Tenggara Timur, Kamis (23/7/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari strategi KPK memperkuat budaya antikorupsi melalui kolaborasi dengan pemerintah daerah, aparatur pemerintahan, dunia pendidikan, hingga masyarakat. Selain membangun kesadaran integritas, program ini juga diarahkan untuk mendorong perbaikan tata kelola dan kualitas pelayanan publik.

Roadshow JNBA yang diselenggarakan Direktorat Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi KPK berlangsung di Aula Bale Biinmafo, Kantor Bupati TTU, dan dibuka Bupati TTU Yosep Falentinus Delasalle Kebo.

Turut hadir Wakil Bupati TTU Kamillus Elu, Ketua Satgas Survei Penilaian Integritas (SPI) KPK, Kapolres TTU, Dandim 1618/TTU, Wakil Ketua DPRD TTU, para Asisten Sekretaris Daerah, pimpinan perangkat daerah, serta berbagai unsur masyarakat.

Direktur Sosialisasi dan Kampanye Antikorupsi KPK, Amir Arief, menegaskan bahwa pencegahan harus menjadi fondasi utama pemberantasan korupsi. Menurutnya, penindakan memang diperlukan ketika tindak pidana korupsi terjadi, namun pencegahan harus diperkuat agar celah penyimpangan dapat ditutup sejak awal.

“Pencegahan korupsi harus menjadi tugas kita bersama. Penindakan diperlukan ketika tindak pidana korupsi telah terjadi, tetapi memenjarakan koruptor tidak menyelesaikan akar masalah apabila sistem dan tata kelolanya masih memiliki celah,” ujar Amir.

Menurut Amir, pembangunan pemerintahan yang bersih tidak cukup hanya mengandalkan penangkapan dan penghukuman. Sistem pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berintegritas harus dibangun agar potensi penyalahgunaan kewenangan dapat dicegah.

Baca Juga:  Konfirmasi OTT di Sultra, Ketua KPK ; Mohon Bersabar Berikan Kami Waktu Bekerja Sesuai Dengan Hukum

Ia menegaskan, budaya antikorupsi juga harus dimulai dari lingkungan terkecil, yakni diri sendiri dan keluarga, kemudian berkembang ke lingkungan kerja dan masyarakat luas.

“Budaya antikorupsi harus dimulai dari diri sendiri, keluarga, lingkungan kerja, hingga masyarakat luas. Karena itu, para pejabat dan seluruh aparatur pemerintah harus memiliki kejujuran, keberanian, dan integritas,” tegasnya.

KPK turut mengapresiasi Pemerintah Kabupaten TTU yang dinilai menunjukkan komitmen dalam memperkuat pencegahan korupsi. Komunikasi antara KPK dan Pemkab TTU telah dibangun secara intensif sejak Maret 2026 hingga pelaksanaan Roadshow JNBA.

Bupati TTU Yosep Falentinus Delasalle Kebo menyambut positif kehadiran KPK. Menurutnya, Roadshow JNBA menjadi momentum untuk semakin memperkuat komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan pemerintahan yang bersih, akuntabel, profesional, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.

“Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada KPK atas kehadirannya di Kabupaten TTU. Ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus memperkuat komitmen dalam membangun pemerintahan yang bersih dan melayani masyarakat dengan penuh integritas,” kata Yosep.

Ia menegaskan, Pemerintah Kabupaten TTU akan terus mendorong budaya antikorupsi di lingkungan birokrasi, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta membangun budaya kerja yang menjunjung tinggi kejujuran, disiplin, tanggung jawab, dan profesionalisme.

Bagi Pemkab TTU, gerakan antikorupsi harus menjadi budaya yang hidup dalam keseharian dan bukan sekadar slogan. Karena itu, pendidikan integritas perlu ditanamkan sejak dini agar nilai kejujuran dan tanggung jawab tumbuh menjadi karakter masyarakat.

Baca Juga:  Presiden Jokowi Apresiasi Penurunan Stunting di Provinsi Bengkulu 2023

“Semoga dengan adanya kegiatan Roadshow JNBA oleh KPK ini dapat meningkatkan kesadaran seluruh aparatur pemerintah dan masyarakat untuk menciptakan lingkungan yang bebas dari korupsi, terutama dalam pelayanan publik,” pungkas Yosep.

Roadshow JNBA di TTU juga diisi dengan berbagai kegiatan edukasi dan kampanye antikorupsi yang menyasar berbagai kelompok masyarakat. Kegiatan tersebut antara lain KPK Mengajar di sekolah dasar, edukasi bagi pelajar SD, SMP, dan SMA, kuliah umum antikorupsi bagi mahasiswa, kampanye bersama masyarakat, hingga sosialisasi bagi perangkat desa.

KPK bersama Pemerintah Kabupaten TTU juga meninjau sejumlah pusat layanan publik untuk melihat langsung pelaksanaan pelayanan masyarakat sekaligus mendorong penerapan tata kelola yang semakin transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan publik.

Rangkaian kegiatan Roadshow JNBA akan ditutup dengan nonton bareng film antikorupsi yang terbuka bagi masyarakat umum. Kegiatan ini diharapkan menjadi sarana edukasi sekaligus memperluas partisipasi masyarakat dalam membangun budaya integritas.

Melalui kolaborasi KPK dan Pemerintah Kabupaten TTU, gerakan pencegahan korupsi diharapkan tidak berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi berkembang menjadi gerakan bersama yang memperkuat integritas aparatur, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta membangun kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.(Red/nR)

Sumber informasi: klik disini >>> Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), 23 Juli 2026.

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Mentan Amran Kebut Cetak Sawah 7.000 Hektare di OKI

OGAN KOMERING ILIR, JURNALISWARGA.ID – Kementerian Pertanian (Kementan) bersama TNI terus mempercepat program cetak sawah di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan. Sebanyak...

BAKTI Komdigi Percepat Perbaikan Kabel Laut, Akses Internet Dioptimalkan 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) mempercepat proses restorasi kabel optik bawah laut Palapa Ring Tengah...

Kepala BGN Tegaskan Transparansi, Tolak Konflik Kepentingan Program MBG 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono langsung menggelar rapat pimpinan perdana bersama jajaran Eselon I dan II setelah resmi dilantik Presiden...

KKP Luncurkan Ocean Institute of Indonesia, Perkuat SDM Kelautan 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) resmi meluncurkan Ocean Institute of Indonesia (OII) atau Institut Kelautan Indonesia sebagai langkah strategis pemerintah memperkuat...

Bupati Mamasa Dorong SDM Ekonomi Kreatif Naik Kelas dan Berdaya Saing 2026

MAMASA, JURNALISWARGA.ID – Pemerintah Kabupaten Mamasa terus memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) sebagai fondasi utama untuk mengembangkan sektor ekonomi kreatif dan pariwisata daerah....

 

ARTIKEL TERKAIT