KPK Perkuat Integritas Pertamina Demi Ketahanan Energi Nasional 2026

BANDUNG, JURNALISWARGA.IDKomisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama PT Pertamina (Persero) memperkuat upaya pencegahan korupsi di sektor energi melalui peningkatan kapasitas pengawas internal perusahaan. Langkah ini menjadi bagian dari strategi membangun tata kelola Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang semakin transparan, akuntabel, dan berintegritas.

Sebanyak 108 personel yang tergabung dalam Tim Penerapan dan Surveillance Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP) dari berbagai direktorat Pertamina mengikuti pelatihan intensif untuk meningkatkan kemampuan mendeteksi, mencegah, dan mengelola risiko korupsi maupun penyimpangan dalam tata kelola perusahaan.

Pelatihan Penguatan Integritas dan Antikorupsi Batch I tersebut dibuka di Hotel Patra Bandung, Kamis (6/8/2026), hasil kolaborasi antara Fungsi Compliance Pertamina, Pertamina Corporate University (PCU), dan Kedeputian Bidang Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat (Permas) KPK.

Direktur Pendidikan dan Pelatihan Antikorupsi KPK, Yonathan Demme Tangdilintin, menegaskan bahwa penguatan integritas harus berjalan beriringan dengan sistem pengawasan internal yang kuat, terutama pada perusahaan yang memiliki peran strategis dalam menjaga ketahanan energi nasional.

“Posisi ini menjadi salah satu entitas dengan risiko korupsi dan gratifikasi tinggi. Integritas berperan mencegah kebocoran tersebut, baik secara sistem maupun individu pegawai dan manajemen,” ujar Yonathan.

Baca Juga:  KPK OTT Unsoed, 6 Tersangka Penerimaan Mahasiswa Ditahan

Menurut KPK, Pertamina sebagai BUMN strategis memiliki tanggung jawab besar dalam menjamin ketersediaan energi nasional. Karena itu, penerapan tata kelola perusahaan yang baik menjadi faktor penting untuk meminimalkan risiko praktik suap, gratifikasi, konflik kepentingan, maupun bentuk penyimpangan lainnya yang dapat memengaruhi kinerja perusahaan dan pelayanan kepada masyarakat.

Pelatihan tersebut tidak hanya memberikan pemahaman mengenai ketentuan hukum tindak pidana korupsi, tetapi juga membekali peserta dengan kemampuan praktis dalam mengidentifikasi serta mengelola risiko integritas di lingkungan kerja.

Materi yang diberikan meliputi teknis tindak pidana korupsi, manajemen risiko korupsi, simulasi menghadapi dilema integritas, hingga edukasi mengenai pentingnya penerapan pola hidup sederhana bagi insan BUMN.

Melalui pelatihan ini, para peserta diharapkan mampu memperkuat implementasi Good Corporate Governance (GCG) dan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (ISO 37001 SMAP) secara konsisten dalam setiap proses bisnis perusahaan.

Pelatihan dilaksanakan dalam dua gelombang, yakni Batch I pada 6–7 Agustus 2026 dan Batch II pada 10–11 September 2026. Seluruh materi disusun sesuai kebutuhan penguatan kompetensi teknis pekerja berdasarkan Kompetensi Teknis Pertamina 2023.

Baca Juga:  Ketua KPK Firli Bahuri Klarifikasi Terkait Foto di Lapangan Bulutangkis 2023

KPK menilai penerapan prinsip-prinsip Transparansi, Akuntabilitas, Responsibilitas, Independensi, dan Fairness (TARIF) akan memperkuat kepercayaan para pemangku kepentingan, investor, regulator, serta mitra strategis terhadap tata kelola perusahaan.

“BUMN yang bersih dan berintegritas akan mengefisienkan dan mengefektifkan pengelolaan sumber daya energi nasional, serta memperkuat kepercayaan investor dan mitra strategis domestik maupun global,” tambah Yonathan.

Kolaborasi antara KPK dan Pertamina ini menjadi bagian dari komitmen bersama dalam membangun budaya antikorupsi yang berkelanjutan di lingkungan BUMN. Melalui penguatan sumber daya manusia dan sistem pengawasan internal, kedua institusi optimistis tata kelola perusahaan akan semakin profesional, transparan, dan berdaya saing.

Upaya tersebut diharapkan tidak hanya memperkuat ketahanan energi nasional, tetapi juga mendukung terwujudnya pengelolaan BUMN yang bersih, akuntabel, dan mampu memberikan manfaat optimal bagi masyarakat menuju visi Indonesia Emas 2045.(NR)

Sumber: Klik disini >>>> Biro Hubungan Masyarakat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), 6 Agustus 2026.

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Camat Cibinong Acep Sajidin Sigap Tindaklanjuti Aduan AJWI, Warga Nanggewer Terdata Desil 3

BOGOR, JURNALISWARGA.ID – Respons cepat ditunjukkan Camat Cibinong Acep Sajidin setelah menerima pengaduan dari Ketua DPC Aliansi Jurnalis Warga Indonesia (AJWI) Kabupaten Bogor, Nimbrod...

DPP GMNI Soroti Kematian Warga Sipil dan Eskalasi Konflik Papua 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID — Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI) menyoroti kembali persoalan keamanan di Papua menyusul laporan mengenai tewasnya seorang pengemudi...

Purbaya Dicopot, Hak Prerogatif Presiden Diuji Etika Politik 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID — Pergantian Purbaya Yudhi Sadewa dari jabatan Menteri Keuangan oleh Presiden Prabowo Subianto kembali membuka ruang diskusi mengenai hubungan antara kewenangan konstitusional...

83 Tim Pelajar SD Adu Semangat di Lomba Senam KKGO, Tim Emergency RS Pertamina Prabumulih Siaga di Tengah Arena!

Prabumulih, 17 September 2026 — Suasana Stadion Sepak Bola Talang Jimar, Kota Prabumulih, tampak berbeda pada Rabu–Kamis, 16–17 September 2026. Semangat dan keceriaan ratusan...

Ketum PB FORMULA Apresiasi Integritas Purbaya Yudhi Sadewa 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID — Ketua Umum Pengurus Besar FORMULA (Forum Ulama dan Aktivis Islam), Tuan Guru Drs. Dedi Hermanto, menyampaikan apresiasi dan doa terbaik kepada...

 

ARTIKEL TERKAIT