JAYAPURA, JURNALISWARGA.ID — Gubernur Papua Matius D. Fakhiri mengajak seluruh unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) memperkuat komunikasi, sinergi, dan kolaborasi sebagai fondasi menjaga keamanan sekaligus mempercepat pembangunan di Tanah Papua.
Ajakan tersebut disampaikan Fakhiri saat menghadiri Coffee Morning dan olahraga bersama Forkopimda Provinsi Papua di Markas Komando Daerah Militer XVII/Cenderawasih, Kota Jayapura, Jumat (21/8/2026).
Menurut Fakhiri, kegiatan bersama tersebut bukan sekadar olahraga ataupun pertemuan informal. Momentum itu dinilai penting untuk mempererat silaturahmi, membangun komunikasi dan memperkuat kepercayaan antarlembaga.
“Olahraga bukan hanya untuk menjaga kesehatan dan kebugaran. Dalam konteks pemerintahan dan pembangunan Papua, olahraga bersama juga menjadi ruang untuk membangun komunikasi, memperkuat silaturahmi dan menumbuhkan rasa saling percaya,” ujar Fakhiri.
Komunikasi Jadi Kunci Kolaborasi
Fakhiri menilai komunikasi informal antarpimpinan dan pemangku kepentingan dapat membuka ruang kerja sama yang lebih luas. Selain itu, komunikasi yang baik membantu setiap pihak memahami tantangan dan tanggung jawab masing-masing.
Ia menegaskan, pembangunan Papua membutuhkan kolaborasi sejak tahap perencanaan, pelaksanaan hingga evaluasi.
Soliditas Forkopimda, menurutnya, merupakan salah satu modal penting dalam mewujudkan visi “Terwujudnya Transformasi Papua yang Cerdas, Sejahtera dan Harmoni – Papua CERAH.”
Keamanan dan Pembangunan Harus Berjalan Bersama
Gubernur Papua juga menekankan pentingnya menciptakan kondisi keamanan yang mendukung aktivitas pembangunan dan perekonomian.
“Kita ingin memastikan bahwa keamanan dan pembangunan berjalan beriringan. Papua yang aman akan memberikan ruang yang lebih luas bagi investasi, pendidikan, pelayanan kesehatan, aktivitas perekonomian serta peningkatan kesejahteraan masyarakat,” katanya.
Menurut Fakhiri, pembangunan Papua tidak dapat hanya mengandalkan satu institusi. Pemerintah daerah, TNI, Polri, dunia usaha, akademisi dan masyarakat perlu bergerak bersama dengan semangat gotong royong.
Ia berharap kebersamaan yang terbangun di antara unsur Forkopimda dapat menjadi energi baru untuk meningkatkan koordinasi dan soliditas dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.
“Jadikan momentum ini sebagai energi baru untuk memperkuat koordinasi, membangun kepercayaan dan meningkatkan soliditas kita dalam menjalankan tugas pengabdian kepada masyarakat,” tegasnya.
Pangdam: Kedamaian Papua Tanggung Jawab Bersama
Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen TNI Febriel Buyung Sikumbang turut menegaskan pentingnya koordinasi lintas sektor dalam menghadapi kondisi geografis Papua.
Menurutnya, karakteristik wilayah Papua membutuhkan kerja sama erat seluruh pemangku kepentingan untuk menciptakan kedamaian, keamanan dan kemajuan.
“Jadi bukan hanya tanggung jawab kami (TNI) saja, tapi juga tanggung jawab bersama dengan pemerintah daerah, kepolisian, lembaga negara, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, serta seluruh komponen masyarakat,” ujar Pangdam.
Sinergi tersebut diharapkan terus diperkuat sehingga keamanan dan pembangunan dapat berjalan beriringan, sekaligus menciptakan ruang yang semakin luas bagi investasi, pelayanan publik, pendidikan, kesehatan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat Papua.(Red)
