ANAK KOLONG MEMECAH OMBAK

Jurnaliswarga.id, Makassar-Sebuah film yang akan hadir di tanah air yang diangkat dari autobiografi seorang tokoh nasional yang berasal dari salah satu desa di Kabupaten Bone Provinsi Sulawesi Selatan. Tokoh ini adalah Dr.Ir. Amran Sulaiman mantan menteri Pertanian dimasa periode kepemimpinan Jokowi-JK beberapa tahun lalu. Dalam perjalanan hidupnya sebagai pemuda desa hingga mampu menjadi seorang dosen dan kemudian menjadi seorang menteri dilaluinya dengan penuh tantangan, penderitaan dan kesulitan hidup lainnya. Namun dengan mental baja dan semangat yang selalu membara mampu mengantarkannya menjadi orang yang sukses dalam hidupnya. Kini Amran Sulaiman telah memiliki puluhan perusahaan yang bergerak di berbagai lini usaha di bawah bendera Tiran Group.

Amran Sulaiman dilahirkan tanggal 27 April 1968 , adalah seorang “anak kolong” yang dari keluarga besar angkatan bersenjata. Ayahnya adalah Andi B. Sulaiman Dahlan Petta Linta adalah seorang pejuan Veteran Angkatan bersenjata. Sebagai anak kolong yang hidup hidup serba kekurangan sejak lahir, telah menempa kepribadiannya untuk hidup sebagai lelaki petarung yang pantang menyerah dengan pola pikir dan mental sekeras baja. Hidup telah mengajarkannya untuk menjadi seorang pekerja keras, jujur dan berani dalam mewujudkan impian-impian masa depannya. Sejak umur 9 tahun, Amran kecil sudah harus bekerja mengais rejeki demi untuk membayar iuran SPP sekolah. Beberapa usaha yang dilakoninya sebagai agar dapat membayar uang sekolah seperti menjual ubi, menjual ikan , menggali sumur , tukang pemecah batu , bertani dan menggembala sapi. Betapa tidak, semua harus dilaluinya karena pendapatan orang tua dengan gaji 116 ribu rupiah perbulan tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga untuk istri dengan dua belas orang anak.

Baca Juga:  Hadiri KTT ASEAN – Jepang, Presiden Jokowi Dorong Pengembangan Ekosistem Kendaraan Listrik di ASEAN

Kisah sukses Dr. Ir. Amran Sulaiman dari seorang pemuda miskin menjadi pemuda sukses dan kini bahkan telah menjadi tokoh nasional oleh Rumah Tujuh Langit akan diangkat menjadi sebuah film autobiografi dengan judul “ anak kolong memecah ombak “. Film ini mengambarkan perjalanan hidup Amran sulaiman sebagai tokoh muda yang bermental baja sehingga mampu memecahkan ombak kehidupan dan mengantarkannya menjadi seorang menteri dan pengusaha sukses. Sebuah film yang layak untuk ditonton oleh kawula muda sebagi motivasi hidup untuk keluar menjadi seorang yang sukses dan mampu berdiri diatas kaki sendiri. Semoga film ini segara hadir dalam waktu yang tidak terlalu lama.

Baca Juga:  Satgas Yonif 131/Brs Gelar Olah raga Bersama Masyarakat Kampung Mosso Papua

Ampera Matippanna, Jurnalis warga

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Prof. Henry Soroti SEMA MA 3/2026 soal Praperadilan

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID — Pakar hukum pidana Prof. Dr. Henry Yosodiningrat, S.H., M.H. menyoroti secara kritis Surat Edaran Mahkamah Agung (SEMA) Nomor 3 Tahun 2026...

KPK Tahan Pejabat Bea Cukai Terkait Dugaan Korupsi 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID — Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali mengambil langkah tegas dalam penanganan dugaan tindak pidana korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai,...

Kadisdukcapil Pastikan Blanko e-KTP Bogor Aman hingga Akhir 2026

CIBINONG, JURNALISWARGA.ID — Pemerintah Kabupaten Bogor memastikan pelayanan administrasi kependudukan terus diperkuat agar masyarakat memperoleh dokumen kependudukan secara cepat dan mudah. Salah satu langkah...

Bupati Bombana Dukung Gerakan Sultra Religius 2026

KENDARI, JURNALISWARGA.ID — Bupati Bombana Ir. H. Burhanuddin, M.Si., menunjukkan dukungannya terhadap penguatan nilai keagamaan dan pembangunan sumber daya manusia dengan menghadiri Tausiyah dan...

Tim Gabungan Kepolisian Sosialisasi Pencegahan Karhutla Door to Door di Kayong Utara 2026

KALIMANTAN BARAT, JURNALISWARGA.ID - Menindaklanjuti instruksi Presiden Republik Indonesia melalui Kapolri, tim yang terdiri dari mahasiswa S2 STIK angkatan 16 dan serdik Setukpa polri...

 

ARTIKEL TERKAIT