BEM PTNU APRESIASI LANGKAH POLRI TANGKAP PELAKU EKSPOR MINYAK GORENG

JURNALISWARGA.ID, Jakarta- Polri mengungkap kasus penyelundupan ekspor 121,985 ton minyak goreng yang dimuat dalam 8 kontainer. Minyak goreng ini rencananya akan diekspor ke Dili, Timor Leste.

Informasi tersebut diungkap Kapolda Jawa Timur Irjen Nico Afinta seperti tertulis dalam rilis resmi yang diterima , Kamis (12/5/2022).
Dalam rilisnya ada dua orang pelaku ekspor minyak goreng yang ditetapkan sebagai tersangka yakni, E (44) dan R (60) R adalah pemilik minyak goreng tersebut. R memebeli minyak goreng dari suatu tempat, kemudian meminta bantuan E untuk mengurus dokumennya.

Kedua tersangkapun, juga mencoba mengkelabuhi petugas dengan memalsukan dokumen kelengkapan ekspor kontainer yang ternyata berisi minyak goreng tersebut ke Timor Leste.

Langkah yang dilakukan Polri menunjukkan kesigapan Polri dalam mengungkap kasus besar ini, hal ini sangat di apresisasi oleh presedium nasional Bem Ptnu wahyu al fajri, Fajri menyatakan akan terus mensuport langkah Polri dalam melakukan pengawasan pengecekan dilapangan terhadap proses realisasi produksi dan distribusi minyak goreng curah oleh perusahaan, dengan pengawasan dan penindakan diharapakan bisa menjadi wujud implementasi kebijakan yang dikeluarkan Presiden Indonesia Jokowi soal larangan ekspor minyak goreng dan juga CPO, serta bisa memenuhi kebutuhan masyarakat yang tinggi terhadap minyak goreng dengan harga penjualan yang diharapakn.

Baca Juga:  Ahli Pers Dewan Pers Kamsul Hasan: UKW Bukan Syarat Menjadi Wartawan

“Jangan beri ruang sedikitpun bagi para eksportir untuk melakukan transaksi ilegal dengan mengekspor minyak goreng karena hal tersebut sangat merugikan seluruh masyarakat indonesia”

Produsen dan distributor harus patuh dan taat serta menerapkan kebijakan yang dikeluarkan oleh presiden demi kepentingan masyarakat banyak, jangan sampai hanya gara-gara tindakan yang dilakukan segelintir orang bisa berakibat fatal terhadap stabilitas harga minyak goreng di indonesia, sudahi praktek praktek ilegal yang dampaknya sangat besar jangan kemudian mementingkan keuntungan yang diperoleh saja fikirkan juga bagaimana kemaslahatannya. Selain itu Bem Ptnu juga berharap agar satgas yang dibentuk oleh Polri dan Menprin bisa bekerja secara efektif di lapangan agar masalah minyak goreng ini bisa terselesaikan dengan baik hal ini penting dan sangat urgent karena problem minyak goreng ini sudah terlalu berlarut larut dan tak kunjung usai pungkasnya.

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Sekda Bogor Ajat Rochmat Jatnika Lepas Gowes Napak Tilas HJB ke-544, Perkuat Cinta Sejarah dan Potensi Kabupaten Bogor

CIBINONG, Jurnaliswarga.id – Mewakili Bupati Bogor, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bogor, Ajat Rochmat Jatnika, secara resmi melepas ratusan peserta Gowes Napak Tilas Bogor dalam...

Bupati Bogor Rudy Susmanto Perkuat Kolaborasi Lingkungan, Warga Apresiasi Komitmen Menuju Bogor Hijau dan Berkelanjutan 2026

CIBINONG, Jurnaliswarga.id – Komitmen Pemerintah Kabupaten Bogor dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan kembali ditegaskan oleh Bupati Bogor Rudy Susmanto melalui dialog...

Kemendikdasmen dan Gubernur NTT Perkuat Gerakan Jam Belajar, Budaya Literasi Keluarga Kian Menguat di Nusa Tenggara Timur 2026

KUPANG, JURNALISWARGA.ID – Komitmen pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pendidikan melalui penguatan budaya literasi terus menunjukkan hasil positif. Kementerian Pendidikan Dasar...

Mendikdasmen Abdul Mu’ti Percepat Digitalisasi Pendidikan di Teluk Bintuni, Ribuan Siswa Papua Barat Siap Nikmati Pembelajaran Modern 2026

TELUK BINTUNI, JURNALISWARGA.ID – Komitmen pemerintah pusat dalam menghadirkan pendidikan berkualitas hingga ke wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal kembali ditegaskan melalui langkah nyata Kementerian...

Peringati Hari Lahir Pancasila 2026, Kemdiktisaintek Teguhkan Pendidikan, Riset dan Inovasi Berlandaskan Nilai Pancasila

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID – Momentum Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2026 dimanfaatkan pemerintah untuk memperkuat komitmen membangun sumber daya manusia unggul melalui pendidikan, riset, sains,...

 

ARTIKEL TERKAIT