Dari Anak untuk Ayah: Transplantasi Hati di RSUP Fatmawati Buka Harapan Baru Pasien Sirosis 2026

Jakarta, Jurnaliswarga.id – Sebuah kisah penuh makna hadir dari RSUP Fatmawati, di mana seorang anak berusia 26 tahun mendonorkan sebagian hatinya untuk sang ayah yang berusia 52 tahun melalui prosedur transplantasi hati yang dilakukan. Kisah mengharuhkan “Dari Anak untuk Ayah” : Transplantasi Hati di RSUP Fatmawati Buka Harapan Baru Pasien Sirosis. Jum’at (9/4/2026).

Pasien diketahui menderita sirosis hati akibat hepatitis B, kondisi yang dapat mengancam jiwa jika tidak ditangani secara optimal. Transplantasi hati menjadi salah satu harapan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien.

Wakil Menteri Kesehatan RI, Prof. Dante Saksono Harbuwono, menyampaikan bahwa keterlibatan keluarga menjadi bagian penting dalam keberhasilan transplantasi.

Baca Juga:  Wamen Nezar Patria: Indonesia Butuh Lompatan Digital, Teknologi Harus Berdampak Nyata 2026

“Living donor transplantation menunjukkan betapa pentingnya dukungan keluarga. Ini bukan hanya tindakan medis, tetapi juga bentuk solidaritas dan kasih sayang yang menyelamatkan nyawa,” ujarnya pada konferensi pers yang dilaksanakan di RSUP Fatmawati pada Jumat (10/4/2026).

Dari Anak untuk Ayah: Transplantasi Hati di RSUP Fatmawati Buka Harapan Baru Pasien SirosisSaat ini, kondisi pasien dan donor dilaporkan stabil. “Pasien sudah dalam kondisi sadar di ruang ICU untuk observasi, dan donor juga dalam kondisi baik serta dapat berkomunikasi dengan lancar,” jelas Prof. Dante.

Transplantasi hati merupakan prosedur kompleks yang melibatkan tim multidisiplin, mulai dari tahap seleksi pasien hingga pemantauan pasca operasi.

Direktur Medik dan Keperawatan RSUP Fatmawati dr. Muhammad Azhari Taufik menambahkan bahwa setiap proses transplantasi membawa pembelajaran penting. “Kami melalui berbagai tantangan dalam setiap tindakan transplantasi. Namun dari setiap proses tersebut, kami belajar untuk memberikan pelayanan yang semakin baik bagi pasien,” ujarnya.

Baca Juga:  Pemerintah Terapkan Level PPKM Berdasarkan Capaian Vaksinasi

Kisah ini menjadi bukti bahwa harapan bagi pasien penyakit hati stadium lanjut tetap terbuka, dengan dukungan keluarga dan layanan kesehatan yang memadai.

Berita ini disiarkan oleh Biro Komunikasi dan Informasi Publik, Kementerian Kesehatan RI.Untuk informasi lebih lanjut, dapat menghubungi Halo Kemenkes melalui hotline 1500-567 atau email kontak@kemkes.go.id. (Red/nR))

Kepala Biro Komunikasi dan Informasi Publik

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Camat Cibinong Acep Sajidin Sigap Tindaklanjuti Aduan AJWI, Warga Nanggewer Terdata Desil 3

BOGOR, JURNALISWARGA.ID – Respons cepat ditunjukkan Camat Cibinong Acep Sajidin setelah menerima pengaduan dari Ketua DPC Aliansi Jurnalis Warga Indonesia (AJWI) Kabupaten Bogor, Nimbrod...

DPP GMNI Soroti Kematian Warga Sipil dan Eskalasi Konflik Papua 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID — Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP GMNI) menyoroti kembali persoalan keamanan di Papua menyusul laporan mengenai tewasnya seorang pengemudi...

Purbaya Dicopot, Hak Prerogatif Presiden Diuji Etika Politik 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID — Pergantian Purbaya Yudhi Sadewa dari jabatan Menteri Keuangan oleh Presiden Prabowo Subianto kembali membuka ruang diskusi mengenai hubungan antara kewenangan konstitusional...

83 Tim Pelajar SD Adu Semangat di Lomba Senam KKGO, Tim Emergency RS Pertamina Prabumulih Siaga di Tengah Arena!

Prabumulih, 17 September 2026 — Suasana Stadion Sepak Bola Talang Jimar, Kota Prabumulih, tampak berbeda pada Rabu–Kamis, 16–17 September 2026. Semangat dan keceriaan ratusan...

Ketum PB FORMULA Apresiasi Integritas Purbaya Yudhi Sadewa 2026

JAKARTA, JURNALISWARGA.ID — Ketua Umum Pengurus Besar FORMULA (Forum Ulama dan Aktivis Islam), Tuan Guru Drs. Dedi Hermanto, menyampaikan apresiasi dan doa terbaik kepada...

 

ARTIKEL TERKAIT