Sukabumi, Jurnaliswarga.id – Acara pembukaan IPSI Cup V Jawa Barat, yang diikuti oleh berbagai paguron silat se-Jawa Barat, digelar selama tiga hari, mulai 24 hingga 26 Januari 2025, di Gedung Juang 45, Kota Sukabumi.
Pembukaan festival ini sekaligus menjadi momen istimewa untuk memberikan penghargaan kepada insan pencak silat di Jawa Barat, khususnya kepada tokoh-tokoh yang telah mendedikasikan diri untuk mengembangkan dan melestarikan seni tradisi pencak silat.
Dari Kabupaten Bogor, Kang Wayan Sarjana, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum PPSI (Persatuan Pencak Silat Indonesia) Kabupaten Bogor, menjadi salah satu penerima penghargaan bergengsi ini. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Drs. HM. Helmi Sutikno, MM, MBA, CQM, Wakil Ketua Umum Pengurus IPSI Jawa Barat, di Gedung Juang 45, Jalan Veteran, Kota Sukabumi.

Dalam sambutannya, Kang Wayan menyampaikan rasa syukur dan harapannya:
“Saya mengajak semua lapisan masyarakat Kabupaten Bogor, khususnya, untuk terus mencintai dan melestarikan seni tradisi pencak silat sebagai warisan leluhur yang sangat luhur.”
Ia juga menambahkan bahwa pada tahun 2025, PPSI Kabupaten Bogor berencana menggelar acara serupa di wilayah Bogor. Kang Wayan optimis bahwa pencak silat akan terus berkembang, terutama dengan dukungan penuh dari Gubernur Jawa Barat, yang dikenal sangat mencintai budaya Sunda.
Sebagai bagian dari upaya pelestarian, Kang Wayan memaparkan langkah-langkah strategis yang akan dilakukan untuk mengembangkan pencak silat di Kabupaten Bogor. Salah satu langkah utama adalah dengan mengadakan sosialisasi ke sekolah-sekolah, mulai dari tingkat sekolah dasar hingga sekolah menengah, serta mendorong pencak silat menjadi muatan lokal (mulok) dalam kurikulum.
“Setelah semakin banyak sekolah yang mengajarkan pencak silat, kita bisa mengadakan Festival Pencak Silat tingkat pelajar di Kabupaten Bogor,” tambah Kang Wayan menutup pernyataannya.
Dengan dedikasi dan semangat yang besar, diharapkan pencak silat sebagai warisan budaya luhur dapat terus berkembang dan menjadi kebanggaan masyarakat Jawa Barat.
( Ade S)
