Kemendagri Dorong Percepatan Realisasi APBD, Penanganan Inflasi dan Peningkatan Kapasitas Pengeloaan Keuangan Daerah di Kabupaten Raja Ampat

RAJA AMPAT, JURNALISWARGA – Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menggelar Focus Group Discussion (FGD) dengan Pemerintah Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat dalam rangka mendorong percepatan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), penanganan inflasi dan peningkatan kapasitas pengelolaan keuangan daerah. Kegiatan dilaksanakan di Ruang Rapat Kantor Bupati Raja Ampat, Selasa, (25/10/2022).

Hadir secara langsung dalam acara tersebut yaitu, Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Plh. Direktur Pelaksanaan dan Pertanggungjawaban Keuangan Daerah Kemendagri, dan Pejabat pada Direktorat Perencanaan Anggaran Daerah Kemendagri. Sementara dari Pemerintah Daerah (pemda) Kabupaten Raja Ampat, hadir secara langsung antara lain, Wakil Bupati dan Sekda Kabupaten Raja Ampat, Asisten 3 Setda Kabupaten Raja Ampat, Seluruh Kepala OPD Kabupaten Raja ampat, Kepala Bidang Perbendaharaan, Seluruh Bendahara Penerimaan dan Bendahara Pengeluaran OPD.

Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Keuangan Daerah (Keuda) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Agus Fatoni menyampaikan bahwa FGD ini penting dilaksanakan. “Kegiatan ini bertujuan untuk mendorong percepatan penyerapan APBD. Menyiapkan anggaran yang cukup untuk pengendalian inflasi di daerah, khususnya di Kabupaten Raja Ampat. Serta, meningkatkan penggunaan Produk Dalam Negeri (PDN) dalam rangka menyukseskan Bangga Buatan Indonesia,” tegas Fatoni.

Dalam acara tersebut, Fatoni mengingatkan pentingnya penggunaan produk dalam negeri (P3DN) dalam pengadaan barang/jasa di pemerintah daerah (pemda). “Karena itu, dibentuk tim Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) yang beranggotakan unsur pemda dan unsur dunia usaha untuk melakukan koordinasi, sosialisasi, pengawasan, dan evaluasi pelaksanaan peningkatan penggunaan produk dalam negeri dalam pengadaan barang/jasa di pemda masing-masing,” ujar Fatoni.

Baca Juga:  Ketua Umum DPP FPPI Kawal Hak Ganti Rugi Lahan Warga Kutai Timur 2026

Dilain sisi, Fatoni juga menekankan agar Pemda dapat menggunakan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) sebagaimana amanah Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 79 Tahun 2022. “Maksud penyusunan KKPD yaitu, pertama, adanya dinamika kebijakan dan SPBE dalam pengelolaan keuangan daerah sebagaimana amanat PP 12/2019 dan Pemendagri 77/2020. Kedua, efisiensi biaya administrasi. Ketiga, fleksibilitas, kemudahan dan jangkauan pemakaian secara luas termasuk untuk belanja secara elektronik, seperti media dalam jaringan dan toko daring. Keempat, meningkatkan keamanan bertransaksi. Kelima, mengurangi cost of fund/idle cash. Keenam, mengurangi potensi fraud dari transaksi secara tunai. Ketujuh, memudahkan pejabat Pelaksana APBD untuk belanja barang/jasa melalui e-payment dlm mendukung percepatan penggunaan PDN,” kata Fatoni.

Lebih lanjut, Fatoni menguraikan realisasi APBD Provinsi dan Kabupaten/Kota Se-Papua Barat pada Akhir September 2022. “Untuk realisasi pendapatan Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Papua Barat pada akhir September 2022 sebesar 13.236,04 miliar rupiah atau 61,00 persen. Sementara, untuk Kabupaten Kepulauan Raja Ampat menjadi daerah realisasi tertinggi dengan presentase sebesar 83,55 persen. Sedangkan Kabupaten Manokwari Selatan menjadi daerah realisasi terkecil dengan presentase sebesar 37,78 persen. Berikutnya, realisasi belanja dalam Provinsi dan Kabupaten/Kota se-Papua Barat pada akhir September 2022 10.190,27 miliar rupiah atau sebesar 45,41 persen. Kabupaten Sorong menjadi daerah realisasi tertinggi dengan presentase sebesar 56,97 persen sedangkan Kota Sorong menjadi daerah realisasi terendah dengan presentase sebesar 32,13 persen,” tutur Fatoni.

Baca Juga:  Presiden Jokowi Pimpin Sidang Kabinet Paripurna Perdana 2023 Bahas APBN

Oleh karenanya, Fatoni menekankan agar pemda mengoptimalkan capaian target belanja APBD TA 2022 dan segera melakukan percepatan dengan berbagai strategi. “Kemendagri telah menerbitkan surat Dirjen Bina Keuda kepada Gubernur/Bupati/Wali Kota Nomor 903/9232/keuda tanggal 16 Desember 2021 tentang persiapan pelaksanaan APBD TA 2022 dan mendorong penetapan pejabat pengelola keuangan daerah sebelum dimulainya tahun anggaran. Selain itu, pemda segera menyusun anggaran kas pemda yang akuntabel dengan prinsip kehati-hatian sesuai dengan rencana pelaksanaan kegiatan. Strategi berikutnya adalah Kemendagri telah menerbitkan Nota Kesepahaman Kemendagri dengan LKPP dan BPKP No. 027/6692/SJ dan No. 2 Tahun 2022 dan MOU-8/K/D3/2021, tanggal 1 Desember 2021, serta mendorong penerapan pelaksanaan proses lelang dini yang dimulai sebelum tahun anggaran berkenaan,” tegas Fatoni. (Oking)

Rekomendasi Produk Shopee
Mesin Vacuum Sealer MakananLihat di Shopee

Trending Topic

Leave A Reply

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Top News

Diskominfo Bogor Perkuat Tata Kelola Aplikasi

MEGAMENDUNG, JURNALISWARGA.ID - Pemerintah Kabupaten Bogor melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor terus memperkuat tata kelola aplikasi dan website pemerintah untuk meningkatkan pelayanan publik.Penguatan tersebut dilakukan atas arahan Bupati Bogor. Langkah ini menjadi

Workshop Verifikasi Masyarakat Adat Mamasa

MAMASA, JURNALISWARGA.ID - Workshop verifikasi masyarakat adat Mamasa menjadi kegiatan yang dihadiri Bupati Mamasa Welem Sambolangi pada 8 Oktober 2026.Kegiatan tersebut merupakan Workshop Penyusunan Formulir Identifikasi dan Panduan Verifikasi Masyarakat Adat Mamasa. Informasi dalam sumber menyebut

Kunjungan Menko PMK ke SDN Cirimekar Tinjau Program MBG

CIBINONG, JURNALISWARGA.ID - Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mendampingi kunjungan Menko PMK Sugiono ke SDN Cirimekar.Sugiono merupakan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. Kunjungan kerja tersebut mencakup peninjauan pembelajaran dan program MBG di SDN Cirimekar.Kunjungan Men

Revitalisasi SMAN 2 Cibinong Ditinjau Bupati Bogor

CIBINONG, JURNALISWARGA.ID - Revitalisasi SMAN 2 Cibinong ditinjau langsung Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Sugiono untuk meningkatkan kenyamanan belajar.Rencana Revitalisasi SMAN 2 CibinongPeninjauan itu dilakukan di SMAN

Menko PMK Dorong Revitalisasi Sekolah dan Pembelajaran Digital

PARUNG, JURNALISWARGA.ID - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Republik Indonesia, Sugiono, mendorong agar revitalisasi sekolah diiringi transformasi pembelajaran digital.Dorongan tersebut disampaikan dalam berita bertanggal 7 Oktober 2026. Item RSS menyebutkan

 

ARTIKEL TERKAIT