MAMASA, JURNALISWARGA.ID — Budidaya nenas di Kecamatan Buntumalangka menunjukkan prospek yang semakin menjanjikan sebagai salah satu komoditas hortikultura unggulan Kabupaten Mamasa. Potensi tersebut diharapkan dapat menjadi penggerak ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat sektor pertanian daerah. Pemkab Mamasa Dorong Prospek Nenas Buntumalangka Bernilai Ekonomi 2026
Kondisi tanah yang subur dan iklim yang sejuk menjadikan sejumlah wilayah di Kabupaten Mamasa, khususnya Kecamatan Buntumalangka, sangat cocok untuk pengembangan tanaman nenas. Seiring meningkatnya permintaan pasar, semakin banyak petani yang mulai memperluas areal tanam komoditas tersebut.
Salah seorang petani nenas di Kecamatan Buntumalangka, Swingli, mengungkapkan bahwa budidaya nenas awalnya dilakukan sebagai hobi. Namun, melihat peluang pasar yang terus berkembang, ia bersama sejumlah petani lainnya mulai mengembangkan usaha tani dalam skala yang lebih besar.
“Melihat prospek pasaran yang semakin menjanjikan, di mana para pembeli biasanya datang langsung ke desa untuk mengambil hasil panen dan dipasarkan ke wilayah perkotaan, kami semakin bersemangat menanam lebih banyak nenas,” ujar Swingli.
Menurutnya, tantangan yang masih dihadapi petani saat ini adalah keterbatasan jaringan pemasaran. Ketika jumlah panen meningkat sementara distribusi belum optimal, hasil panen berpotensi menumpuk di tingkat petani.
Untuk mengatasi kondisi tersebut, para petani tidak hanya mengandalkan pengepul, tetapi juga memasarkan hasil panennya secara langsung melalui kios maupun lapak di pinggir jalan.
Melihat potensi tersebut, pengembangan budidaya nenas dinilai memiliki peluang besar untuk meningkatkan pendapatan masyarakat apabila didukung dengan penguatan hilirisasi produk, perluasan akses pasar, serta peningkatan nilai tambah hasil pertanian.
Petani berharap dukungan pemerintah daerah dan para pemangku kepentingan dapat diarahkan pada penyediaan sarana pengolahan hasil panen, seperti mesin pengolah nenas menjadi selai, produk olahan lainnya, hingga fasilitas pengemasan yang memenuhi standar pemasaran.
Langkah tersebut diyakini mampu memperpanjang masa simpan produk, memperluas jangkauan pemasaran, sekaligus meningkatkan nilai ekonomi komoditas nenas yang dihasilkan masyarakat.
Pemerintah Kabupaten Mamasa terus mendorong pengembangan sektor pertanian sebagai salah satu pilar pembangunan ekonomi daerah. Potensi komoditas lokal seperti nenas di Kecamatan Buntumalangka diharapkan dapat berkembang menjadi produk unggulan yang mampu meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat daya saing daerah.
Dengan kolaborasi antara petani, pemerintah, dan pelaku usaha, budidaya nenas di Buntumalangka berpeluang menjadi salah satu motor penggerak ekonomi lokal yang berkelanjutan dan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat Mamasa.(nR)
Sumber Berita: Klik disini >>>> Petani Nenas Kecamatan Buntumalangka / Kominfosandi Kabupaten Mamasa, 4 Agustus 2026.
